20 Juli 2016

Sharing Parenting With Ummu Nawazim

Edit Posted by with 3 comments
Saya selalu merasa kagum setiap kali bertemu dengan ibu yang memiliki banyak putra. Misalnya memiliki 4,5,6 atau 7 putra. Bagi saya hal tersebut merupakan hal yang luar biasa. Apalagi jika ibu tersebut mampu mendidik setiap anak dengan hasil yang baik. Menurut saya itu keren banget. Sejujurnya saya pribadi senang juga sih misalnya bisa memiliki banyak anak, karena pasti suasana rumah nggak akan pernah sepi. Tapi sepertinya saya memang belum mampu mengemban amanah sebesar itu, karena baru punya anak 2 saja rasanya sudah rempong banget. Masalahnya saya dan suami sama-sama bekerja dan saya juga nggak terbiasa hidup dengan bantuan dari asisten rumah tangga. Maunya apa-apa saya urus sendiri, nggak usah pakai asisten. Lha kalau misalnya saya punya banyak anak sepertinya imposible juga untuk menjalani pola hidup yang tetap harus kerja tapi tetep keras kepala nggak mau pake jasa asisten rumah tangga.

Oh..ya ngomong-ngomong soal anak saya punya lho seorang teman blogger yang pengalamannya dalam mendidik anak lebih senior daripada saya dan kiprahnya sebagai seorang ibu juga sangat luar biasa, karena beliau ini mampu mendidik dan membesarkan 5 orang anak. Meski sibuk mengurus 5 buah hatinya tapi teman saya ini juga masih sempat ngeblog dan nulis buku juga. Penasaran dengan teman yang saya maksud ini? 

Teman saya ini bernama Nunung nurlaela, saya biasa memanggilnya mak nunung. Alamat blognya ada di http://www.nunungnurlaela.com/Saat pertama kali bertemu kesan keibuan sudah langsung terpancar dari wajahnya yang teduh. Orangnya juga ramah dan baik banget. Saya pertama kali ketemu sama mak nunung ini pas acara demo masak fiesta seafood dengan bintang tamu chef Arnold. Waktu itu mak Nunung sedang hamil putranya yang ke-4. Dan di tahun 2016 ini alhamdulilah mak Nunung baru saja melahirkan putranya yang ke-5. selamat ya maaak...

Mak Nunung & Keluarga. Sumber : Fb Nunung Nurlaela

Jujur saya itu suka penasaran kalau ketemu sama emak yang punya anak banyak. Penasaran pengen nyuri ilmu tentang bagaimana sih caranya kok bisa hamil dan melahirkan sampai 5 kali tapi kayaknya nggak pernah kena sindrom baby blues? Saya yang cuma baru 2 kali melahirkan aja kena baby blues terus. Yang kedua saya juga kepo tentang bagaimana caranya bisa mendidik 5 anak biar semuanya bisa tumbuh jadi anak yang saleh dan saleha? ini penting banget buat contekan saya. Lalu yang terakhir saya kepo banget pengen tahu bagaimana cara membagi waktu supaya tetap bisa punya waktu buat me time meskipun setiap hari punya aktivitas padat mengurus 5 buah hati?

Berikut jawaban dari mak nunung yang berhasil saya peroleh dari wawancara singkat beberapa waktu lalu ;

Jumlah putra mak nunung itu 5 ya? kalo lahiran itu biasanya ada ibu yang suka ngalamin baby blues, kalo mak nunung kayaknya ga pernah ya. tipsnya apa mak biar gampang ngelahirin dan nggak ngerasain baby blues?

Haha...kata siapa ga pernah? Kelahiran anak pertama saya baby blues mak...tapi nggak parah. Biasa. Cuma khawatir nggak bisa merawat anak dsb. Karena tinggal di tempat mertua juga sih. Nah, baru yang kedua dst itu sudah nggak merasakan lagi. Tips nya ya, yakin aja mak. Sugestikan diri kita ini bisa merawat bayi kita. Kita tidak sendiri, ada banyak yang sayang sama kita. Minta dukungan doa dan support dari orang terdekat kita.

Aku punya anak 2 aja rempong banget rasanya, nah kalo mak Nunung mendidik 5 anak rasanya gimana mak? bagi tips dong untuk mendidik anak agar tumbuh jadi anak yang soleh dan saleha

Rasanya hidup kayak permen nano- nano mak :) tipsnya saya nggak berpijak pada ilmu-ilmu parenting yang banyak itu. Karena tiap kondisi anak berbeda. Pertama menanamkan aqidah kepada mereka. Dari situ akan terurai yang lain. Menanamkan nilai atau qimah dalam beraktivitas yaitu nilai ruhiyah, insaniyah, akhlaqiyah, dan madiyah. Tips yang lain, jalani aja mak, hadapi anak-anak dengan yakin. Jangan takut gagal. Syukuri apa pun kondisi anak. Tidak terburu-buru dan memaksa anak dalam hal yang tidak wajib terutama. Jangan lupa, segera istighfar dan tarik nafas jika kita menghadapi anak yang nggak sesuai. Atau kalau kita keceplosan marah atau memukul anak, segera minta maaf dan beri alasan mengapa kita marah/memukul dia.

Gimana cara mak Nunung menikmati me time setelah mengurus 5 anak?

Minta waktu izin sama suami mak...minta me time :) Nanti suami yang akan handle semua. Biasanya malem, misal pingin ngeblog. Ya pokoknya dinikmati aja apa yang ada mak...soalnya ga selalu mulus me time nya haha...

Cuma ada 3 pertanyaan sih. Tapi ternyata jawaban yang diberikan oleh mak Nunung bikin ilmu saya jadi nambah. Yang paling saya garis bawahi adalah tips untuk Tidak terburu-buru dan memaksa anak dalam hal yang tidak wajib terutama. Jangan lupa, segera istighfar dan tarik nafas jika kita menghadapi anak yang nggak sesuai. Ini perlu saya beri cetak tebal karena terkadang saya masih suka nggak sabaran dalam mendidik anak, pengennya anak cepetan bisa ini dan itu. Padahal kemampuan anak belum tentu seperti yang kita inginkan. Terimakasih ya mak Nunung sudah diingatkan. Ternyata meski wawancaranya cuma singkat, tapi ada banyak manfaat yang bisa saya dapatkan dalam sharing soal parenting bersama Ummu Nawazim ini. 


15 Juli 2016

Cantik itu Peduli

Edit Posted by with 1 comment

Kecantikan terpancar dari dalam hati, yaitu dari keindahan kebaikan kecil dan sederhana yang kita lakukan sehari-hari. Dengan selalu menebar peduli maka kau akan menemukan kecantikan sejatimu.

Secara kodrati setiap wanita pasti punya keinginan untuk selalu terlihat cantik. Itulah sebabnya kebanyakan wanita suka sekali berdandan. Kebutuhan untuk berdandan ini mendorong banyak diciptakannya berbagai macam produk untuk menunjang penampilan para wanita seperti produk kosmetik, fashion, perhiasan, pernak-pernik aksesoris dan lain sebagainya. Dengan semakin marak bermunculan produk pendukung tersebut maka kini sangat mudah bagi wanita untuk bisa tampil cantik secara maksimal. Kekurangan fisik yang membuat penampilan jadi kurang menarik bisa dikoreksi dengan menggunakan kosmetik. Misalnya dengan menerapkan tehnik shading yang pas maka hidung yang pesek bisa jadi terlihat lebih mancung, atau kulit yang kurang mulus bisa tampak lebih halus saat ditutup dengan menggunakan foundation. Bibir yang terlalu tebal bisa terlihat lebih tipis jika disiasati dengan menerapkan tehnik penggunaan lipstik yang benar. Sehingga menjadi cantik itu sekarang memang bukan perkara yang sulit.

Menjadi cantik secara fisik memang mudah tapi butuh biaya. Apalagi jika memilih untuk melakukan perawatan kecantikan secara rutin di salon atau beauty klinik yang kini semakin banyak bermunculan. Biaya yang dibutuhkan tentu akan semakin mahal. Meski mahal, namun banyak juga wanita yang tidak merasa keberatan mengeluarkan uang ratusan ribu bahkan hingga jutaan rupiah hanya demi mendapatkan yang namanya kecantikan fisik. Padahal sebenarnya kecantikan fisik bukan merupakan kecantikan sejati. Pelan tapi pasti kelak kecantikan fisik akan memudar seiring dengan pertambahan usia kita.

Kecantikan sejati sebenarnya adalah kecantikan yang terpancar dari dalam hati. Bagi saya hal ini mengandung makna yang sangat dalam. Cantik itu peduli, begitu cara saya memaknai tentang cantik dari hatiKecantikan terpancar dari keindahan kebaikan kecil dan sederhana yang kita lakukan sehari-hari. Seperti memberikan senyuman yang tulus kepada orang-orang di sekitar kita. Seulas senyum cantik dan tulus yang ditujukan untuk mengirimkan cinta dan kasih sayang bagi orang lain. Selain itu rasa peduli juga bisa diwujudkan dengan selalu menjaga perkataan kita agar tidak menyakiti hati lawan bicara. Selalu mengucapkan kata-kata yang baik yang membangun persahabatan dan menghapuskan rasa benci.

Namun sayangnya di era modern seperti sekarang rasa peduli pada sesama sudah menjadi hal yang langka. Jangankan berbagi senyum, kebiasaan bertegur sapa saja kini sudah dikalahkan dengan kebiasaan khusyu bercengkerama dengan gadget masing-masing. Saat sedang naik angkutan umum misalnya, terkadang kita lebih suka menundukkan kepala asyik dengan gadget kita sendiri tanpa peduli lagi dengan lingkungan sekitar. Padahal mungkin di samping kita ada perempuan tua yang tidak mendapatkan tempat duduk sehingga terpaksa harus berdiri lama, namun kita tidak bisa melihatnya karena sudah asyik bermain dengan gadget. Sehingga tak ada salahnya jika sekali waktu kita coba untuk menyimpan dulu gadget kita dan memanfaatkan waktu untuk lebih peduli serta bertegur sapa dengan orang-orang disekitar kita. Percaya deh, hanya dengan melakukan kepedulian kecil semacam ini maka derajat kecantikan kita akan bertambah.

Peduli juga bisa diwujudkan dengan kebiasaan   memberi seperti bersedekah untuk orang miskin, menyenangkan kaum fakir, menyantuni anak yatim dan mengenyangkan perut orang-orang yang lapar. Dengan membahagiakan mereka maka kita juga akan ikut merasakan kebahagiaan. Hati yang bahagia tentu juga akan semakin memancarkan kecantikan kita.

Rasa peduli juga harus selalu kita tunjukkan kepada orang-orang terdekat kita seperti peduli kepada buah hati dengan cara mendidik anak-anak sesuai ajaran agama, sunnah serta memberi nasihat yang bermanfaat bagi mereka. Termasuk menunjukkan rasa bakti terhadap orangtua dan suami, bersilaturahmi kepada saudara maupun tetangga serta berlaku penuh kelembutan kepada sesama tanpa memandang status sosial. Pada kenyataannya kelembutan merupakan keindahan yang memiliki makna tanpa batas. Kelembutan dalam bersikap dan bertutur kata akan menambah kecantikan wanita menjadi berlipat-lipat.

Dengan kecantikan fisik yang dimiliki, seorang wanita memang akan tampak lebih indah dari bunga-bunga di taman. Namun kecantikan fisik yang didukung dengan akhlak yang baik serta sikap tawadlu yang selalu dikedepankan akan semakin meninggikan derajat kecantikan tersebut hingga lebih tinggi daripada purnama. Dengan rasa cinta dan peduli kepada sesama maka kecantikan sejati seorang wanita akan semakin terpancar dan menjadikannya bagai wanita paling cantik sejagat raya.

Kecantikan yang seutuhnya adalah ketika seorang wanita mampu mensyukuri karunia penampilan fisik yang dia miliki apapun kondisinya dan mau peduli untuk menjaga dan merawatnya. Dia berusaha menjaga dan menggunakan kecantikannya tersebut untuk kebaikan sebagai tanda syukur terhadap karunia yang diberikan Tuhan. 

Sebagai wanita saya akui, saya juga ingin selalu terlihat cantik meskipun sebenarnya ada banyak kekurangan secara fisik yang saya miliki. Sejujurnya saya juga merasa sangat terbantu dengan adanya kosmetik karena dengan menggunakan kosmetik maka flek hitam yang mulai bermunculan di kulit wajah saya sedikit demi sedikit mulai bisa berkurang. Selain itu penampilan wajah saya juga bisa tampak selalu segar sepanjang hari sehingga lebih nyaman dipandang mata terutama saat dipandang oleh suami. 

Cantik dengan Wardah Kosmetik

Dalam memilih kosmetik, syarat halal sudah jadi harga mati bagi saya karena sebagai seorang wanita muslim perkara halal ini memang bukan hal main-main. Maka dari itu saya selalu memilih Wardah sebagai kosmetik yang sangat saya percaya selama bertahun-tahun. Wardah merupakan perusahaan kosmetik yang sangat serius berkomitmen dalam mengedepankan kualitas produk serta memformulasikannya secara halal dan berkualitas sesuai dengan karakteristik kulit wanita. 


Kosmetik Wardah untuk Penampilan Sehari-hari
Selain itu saya juga sangat suka dengan filosofi wardah yang menyatakan bahwa kosmetik tidak hanya untuk tubuh tetapi juga untuk jiwa. Kecantikan seorang wanita akan membuat ia merasa mencintai dirinya sendiri sebanyak dan sedalam ia mencintai orang-orang di lingkungan sekitarnya.

Ya, cantik itu peduli sehingga mari kita tebarkan rasa peduli kepada sesama agar kecantikan sejati selalu terpancar dari dalam hati. Tentunya juga supaya kecantikan yang kita miliki bisa abadi baik di dunia maupun di akherat kelak.



5 Juli 2016

Family Reading Time With Oatbits

Edit Posted by with 10 comments

"Reading aloud and sharing stories with our child is a great way to spend time together. Reading and storytelling also helps promote language, literacy and brain development"

Sejak anak-anak saya masih bayi, saya sudah terbiasa meluangkan waktu khusus bersama mereka untuk membaca dan bercerita bersama. Anak sulung saya Tayo sejak berumur 6 bulan sudah saya belikan beberapa buku yang memang didesain untuk bayi yaitu berupa cloth book. 

Baby Tayo with his favourite clothbook

Buku yang terbuat dari kain semacam ini terbukti aman digunakan membaca oleh para bayi, karena buku ini tidak mungkin sobek ataupun rusak misalkan digigit-gigit oleh mereka. Gambar-gambarnya juga sangat menarik dan berwarna-warni sehingga selain bisa digunakan untuk menstimulasi kecerdasan linguistik anak, cloth book ini juga bisa digunakan untuk menstimulasi kecerdasan visual spatial. 




Selain cloth book, saya juga menggunakan sound book untuk menanamkan kebiasaan membaca sejak kecil kepada anak saya. Sound book yang kami miliki kebetulan tidak menggunakan bahasa Indonesia karena buku ini saya dapatkan dari oleh-oleh seorang teman yang baru saja pulang berwisata dari Jepang. Jadi bukunya bertuliskan huruf kanji. Tapi anak saya dulu suka sekali dengan buku ini karena buku ini bisa mengeluarkan suara berbagai macam binatang yang sangat mirip dengan suara aslinya.
  
Membaca buku bersama anak-anak memang sudah jadi kebiasaan saya dalam rangka menikmati quality time bersama mereka. Sebagai ibu yang bekerja, waktu saya memang sangat terbatas. Saya tidak bisa selalu berada disamping mereka selama 24 jam non stop karena waktu saya terbagi juga untuk bekerja di kantor. Sehingga saat berada di rumah, saya selalu meluangkan waktu sekitar 1 jam yaitu pada pukul 7-8 malam untuk membaca buku bersama anak-anak. Dulu saat Tayo belum bisa membaca, saya selalu membacakan buku dengan bersuara keras sambil menunjukkan gambar dan tulisan yang ada pada buku. Dan Tayo juga selalu tertarik untuk menyimak buku-buku yang saya bacakan untuknya.

Sejak balita Tayo sudah suka membaca buku

Kebiasaan ini kami sebut dengan istilah Family Reading Time. Setiap habis sholat isya' Tayo pasti selalu bersemangat mengingatkan saya dan suami untuk membaca buku bersama. "Its Family Reading Time!" begitu katanya. Kebiasaan keluarga kami ini memang sangat banyak manfaatnya. Lantaran terbiasa membaca sejak masih bayi, anak sulung saya Tayo sudah lancar membaca saat ia berusia 4 tahun. Padahal dulu saya sama sekali tidak pernah mengajarinya membaca secara khusus misalnya dengan cara mengenalkan huruf satu per satu atau mengeja. Tayo bisa membaca dengan sendirinya hanya karena terbiasa menikmati Family Reading Time bersama mama dan papanya.

Beberapa koleksi buku bacaan milik Tayo

Membaca merupakan aktivitas yang menyehatkan. Dengan membaca buku bersama keluarga, stress saya jadi berkurang. Setelah dari pagi hingga sore saya dan suami sibuk bekerja di kantor maka aktivitas Family Reading Time pada malam hari terbukti bermanfaat untuk merilekskan kembali otak dan pikiran. Selain itu menurut penelitian para ahli, kebiasaan membaca juga dapat menghindarkan kita dari resiko penyakit alzheimer atau kepikunan, karena saat membaca otak kita akan mendapat rangsangan dan stimulasi secara teratur sehingga sel-selnya akan terus tumbuh berkembang serta terhubung satu sama lain.

Nah, supaya aktivitas Family Reading Time ini semakin menyehatkan maka saat ini saya biasa menyediakan snack yang menyehatkan juga untuk keluarga saya yaitu Oatbits. Ini adalah biskuit oat pertama di Indonesia yang diproduksi oleh PT. Agel Langgeng pada tahun 2011. Saat awal diproduksi Oatbits terdiri dari 3 varian rasa yaitu Raisin, Vitafruit (jeruk,wortel dan tomat) dan Strawbery Yoghurt. Kemudian pada tahun 2014, Oatbits melaunching produk baru yaitu Oatbits Oat 8 dan Oatbits Hi Cal. Biskuit Oatbits Oat 8 memiliki 2 varian yaitu Mung Bean dan Almond. Sementara Oatbits Hi Cal terdiri dari 2 varian yaitu raisin dan madu. 

Oatbits is our favourite biscuit
Salah satu varian Oatbits yang jadi favorit keluarga saya adalah Oatbits Raisin. Ini merupakan biskuit sehat yang dibuat dari oat alami pilihan dan diberi taburan kismis sehingga rasanya semakin lezat dan sehat. Kismisnya terbuat dari anggur pilihan yang kaya antioksidan sementara serat oat nya juga sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Di dalam biskuat Oatbits terdapat kandungan kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang serta Vitamin B1 dan B2 yang berfungsi sebagai ko-enzim dalam pembentukan energi. Biskuit Oatbits ini sudah memiliki sertifikasi halal dari MUI serta memiliki ijin edar dari BPOM RI.

Biasanya sesudah aktivitas membaca selesai, kami sekeluarga akan langsung tidur. Kami memang terbiasa tidur lebih awal supaya esok hari bisa selalu bangun pagi dengan kondisi tubuh yang segar. Meskipun habis ngemil oatbits kami langsung tidur, tapi kami nggak khawatir kebiasaan tersebut bisa menimbun kolesterol karena biskuit oatbits yang saya sajikan ini kandungan kolesterolnya  0 mg sehingga sangat aman untuk kesehatan jantung. 


Kami sekeluarga suka banget makan biskuit Oatbits sambil menikmati Family Reading Time. Rasa biskuit ini memang enak dan crunchy. Rasa manisnya pas banget di lidah, nggak terlalu manis tapi juga nggak terasa hambar. Kalau pinjam istilahnya Tayo katanya rasa biskuit Oatbits nendang banget!
Tayo said : Oatbits rasanya nendang !
Eniwei hingga kini aktivitas Family Reading Time sudah berjalan selama 6 tahun lebih dalam keluarga kami. Kini usia Tayo sudah 6 tahun dan tahun ini ia sudah mulai masuk SD. Sekarang Tayo juga sudah punya adik yang berumur 5 bulan namanya Baby Tifa. Kebiasaan membaca buku sejak dini juga saya tularkan pada baby Tifa. Malahan sekarang selain saya dan papanya yang bergantian membacakan buku untuk Baby Tifa secara rutin ternyata Tayo juga tidak mau ketinggalan ikut membantu saya membacakan buku cerita untuk adiknya. Hubungan Tayo dan baby Tifa jadi semakin akrab dan rukun satu sama lain karena kebiasaan ini.
Family Reading Time with Oatbits
Membaca buku cerita bersama dengan anak-anak memang bermanfaat dalam membangun bonding yang kuat antara orang tua dengan anak serta memperlancar hubungan komunikasi diantara kami sekeluarga. Selain itu membaca buku cerita juga bisa memicu imajinasi anak, merangsang rasa ingin tahu dan membantu perkembangan otak mereka sejak dini. Makanya daripada nonton sinetron pas jam 7 malam mendingan ikutan saya aja yuk ngadain Family Reading Time juga di rumah masing-masing. Jangan lupa juga snacknya pilih Oatbits. Biskuat lezat dan sehat untuk seluruh keluarga. Produk ini bisa dibeli di Indomaret, Superindo, Alfamart, Giant, Hypermart dan beberapa outlet lain yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Oatbits bisa didapatkan di outlet-outlet berikut
Jujur saja nyari produk ini memang gampang-gampang susah, seringnya udah kehabisan karena memang laris manis di pasaran. So, kalau udah ubek-ubek supermarket sana sini tapi masih nggak ketemu juga sama Oatbits, kita bisa lho membeli Oatbits secara online via e-store. Atau kalau mau kontak-kontak admin buat cari info lebih lanjut tetang Oatbits, bisa banget hubungi #EverydayIsHealthy via sosmed dengan klik link-link berikut ini :


30 Juni 2016

Merawat Kulit Wajah Dengan Mudah With Cetaphil

Edit Posted by with 6 comments

Membersihkan wajah merupakan aktivitas yang sangat penting untuk dilakukan oleh setiap wanita. Namun banyak wanita yang justru merasa malas melakukannya. Terkadang setelah pulang kerja banyak wanita yang lebih suka untuk langsung beristirahat merebahkan diri ketimbang duduk di depan meja rias untuk membersihkan wajah. Padahal dengan mengabaikan aktivitas membersihkan wajah ini efeknya bisa memicu munculnya jerawat, membuat pori-pori kulit tersumbat bahkan bisa menyebabkan terjadinya penuaan dini

Kulit wajah memang harus selalu disayang. Kalau nggak pernah disayang maka ia akan mudah berubah jadi kusam. Salah satu cara menyayangi kulit wajah adalah dengan cara rajin membersihkannya. Sebagai wanita, selama ini saya biasa membersihkan kulit wajah saya dengan menggunakan sabun wajah yang diresepkan dokter. Jika menggunakan sabun pembersih wajah sembarangan, kadang pada kulit sekitar cuping hidung saya malah jadi kering dan mengelupas. Agak ribet juga sih kalau pakai sabun dari dokter seperti ini. Saat sabunnya habis belinya ya harus datang ke dokter langganan karena sabun yang saya gunakan tersebut tidak dijual bebas. Padahal lokasi praktek dokternya cukup jauh dari rumah saya.

Saya memang termasuk wanita yang memiliki jenis kulit sensitif. Hal ini ditandai dengan gejala sering terasa gatal pada kulit apabila saya menggunakan produk perawatan kulit yang tidak sesuai dengan jenis kulit saya. Selain itu kulit wajah saya juga gampang jerawatan terutama di daerah T. Tapi anehnya, di kulit pipi cenderung kering sehingga mudah muncul flek hitam. Punya jenis kulit sensitif kayak gini sering bikin saya bingung dalam memilih produk perawatan kulit wajah.


Kemudian suatu hari saya mengenal sabun pembersih wajah bernama Cetaphil. Bisa dapetin Cetaphil ini awalnya karena saya mengisi form online yang saya dapat dari teman blogger. Setelah isi form online tersebut dikirimkanlah produk Cetaphil ini ke rumah saya. Saat pertama kali menerima produk ini, saya baca-baca dulu kandungannya apa. Kira-kira aman nggak ya dipakai buat merawat kulit saya yang sensitif ?


Pas saya baca-baca ternyata bahan yang terkandung di dalam produk ini memang aman buat kulit dan ada juga tulisan Gentle Skin Cleanser For All Skin Types. Wah saya jadi tertarik untuk cobain produk Cetaphil ini, secara produk ini ternyata juga Dermatologist Recommended. Pastinya aman untuk semua jenis kulit dan nggak ada efek samping berbahaya.

Kesan awal saat pertama kali cobain Cetaphil

Tekstur cairannya lembut banget, berwarna putih rada bening dan sama sekali nggak ada aroma wangi. Waktu digosok-gosokkan ke tangan ternyata nggak berbusa. Trus saya coba deh buat cuci muka. Hasilnya memang bisa bersih maksimal dan nggak bikin kulit wajah saya jadi kering. Justru sehabis cuci muka, kulit wajah saya rasanya jadi lembut dan kenyal. Nyaman banget deh rasanya.


Kelebihan dari produk ini adalah bisa dipakai buat cuci muka tanpa menggunakan air. Sehingga sangat praktis digunakan saat kita sedang berada di perjalanan, misalnya saat sedang berada di dalam pesawat, mobil atau kereta. Cukup usapkan Cetaphil ke wajah, gosok-gosok sampai bersih lalu dilap aja pakai kain bersih, nggak perlu pakai air. Langsung bersih sempurna deh wajah kita dari debu dan kotoran. Cihuy bangetkan?

Cetaphil, barang wajib yang nggak boleh lupa dibawa saat bepergian

Eniwei..setelah seminggu merasakan Cetaphilexperience, kulit wajah saya terasa makin lembut dan nggak kusam. Jerawat di wajah saya juga mulai berkurang lho..malah sekarang udah bersih nggak ada jerawat lagi. Cetaphil ini benar-benar sudah jadi solusi buat wanita yang memiliki kulit sensitif seperti saya. Sekarang saya juga nggak perlu lagi pakai sabun wajah yang diresepkan dokter karena saya sudah menemukan sabun perawatan wajah yang cocok buat kulit saya.

Kamu tertarik pengen ikut cobain cetaphil juga. Boleh kok cek-cek dulu informasi seputar produk ini di Cetaphilindonesia atau Cetaphilid.

Cetaphil, Every Age, Every Stage, Every Day !


28 Juni 2016

Diary Kulit Sehat Baby Tifa Bersama Lactacyd Baby

Edit Posted by with 31 comments



4 Februari 2016

Welcome to the world my baby ! Ini adalah hari pertama bagi baby Tifa melihat dunia. Alhamdulilah proses persalinan berjalan dengan normal dan lancar. Saat lahir, baby Tifa langsung menangis keras. Tak lama kemudian bu dokter meletakkan baby Tifa di dada saya untuk menjalani proses IMD. Saat itulah pertama kalinya saya bisa menatap wajah bayi mungil yang selama 9 bulan lamanya berada di dalam kandungan saya serta menyentuh kulitnya yang lembut. 


Telapak tangannya yang mungil bergerak-gerak menyentuh kulit saya. Momen ini bikin saya jadi sangat terharu merasakan betapa bahagianya menjadi seorang ibu. Ketika saya mencium tangan mungil baby Tifa, saya melihat pada jari tangannya tampak ada putih-putih seperti kulit yang mengelupas. Kata dokter putih-putih tersebut bukan merupakan hal yang perlu dikhawatirkan. Itu adalah vernix casseosa yaitu lapisan yang melindungi kulit janin selama trimester terakhir kehamilan. Di dalam vernix casseosa tersebut terdapat kandungan zat yang bersifat seperti antibiotik. Zat ini berfungsi untuk melindungi bayi dari mikroba dan membantu kulit bayi beradaptasi dengan lingkungan baru serta menjaga kulit bayi baru lahir agar tidak mudah kehilangan panas tubuh. Lapisan putih ini nanti akan mengelupas dan hilang dengan sendirinya. Kulit bayi baru lahir memang masih sangat sensitif, sehingga sayapun menyentuhnya dengan perlahan dan hati-hati. Pasca IMD, bu bidan segera mengambil baby Tifa dari dada saya untuk distabilkan suhunya. Sesudah lahir, baby Tifa memang tidak langsung mandi namun ditunggu dulu selama 8 jam supaya tubuhnya yang mungil bisa beradaptasi dengan suhu lingkungan. Jika langsung dimandikan, dokter khawatir baby Tifa akan mengalami hipotermi karena waktu kelahiran sudah menjelang maghrib.

5 Februari 2016


Good morning my sweet pea! Pagi ini baby Tifa sudah mandi. Habis mandi kulit wajahnya jadi tampak lebih segar dan semakin terlihat putih bersih. Duh..cantik dan gemesin banget deh anak mama, tapi sayangnya pada pipi kirinya tampak garis berwarna merah karena bekas tergores kuku. Kata bu bidan, semalam sarung tangan yang dipakaikan di tangan kiri baby Tifa terlepas sehingga saat tangan mungilnya menggosok-gosok bagian wajah jadi kena cakar kukunya sendiri deh. Kuku bayi baru lahir ini memang tajam, kulitnya juga masih tipis sehingga tergores sedikit saja langsung meninggalkan bekas berwarna merah. Kata bu bidan, saya nggak perlu khawatir dengan bekas goresan tersebut karena kulit bayi pulihnya bakal cepet kok. Hal ini disebabkan karena proses regenerasi selnya juga berjalan dengan lebih cepat. Jika saya belum bisa memotong kuku pada jari-jari tangannya, bu bidan menyarankan agar saya memakaikan sarung tangan yang fungsinya selain untuk menghangatkan tubuh bayi juga untuk melindungi resiko bayi mencakar kulitnya sendiri.

7 Februari 2016

Yeay..akhirnya baby Tifa bisa pulang ke rumah. Saat tiba di rumah itu artinya saya harus mulai mengurus segala sesuatunya sendiri karena sudah nggak ada lagi bu bidan yang membantu saya. Tantangan terbesar buat saya adalah memandikan bayi yang baru lahir. Hehehe..jujur saja saya masih agak takut memandikan bayi baru lahir karena kulitnya masih sensitif banget dan tali pusarnya juga belum puput. Jadi terpaksa harus mendatangkan bala bantuan buat mandiin baby Tifa yaitu call my mother ..hahahaha...

11 Februari 2016

Nggak terasa usia baby Tifa sudah 7 hari. Saat ini tali pusar baby Tifa sudah puput dan saya juga sudah mulai berani memandikan bayi. Di usia ini juga tiba waktunya untuk melaksanakan aqiqah. Banyak tamu yang akan datang, tapi sayangnya saat ini justru mulai muncul bintik-bintik merah kecil di kulit baby Tifa. Mulai dari kulit wajah, daerah lipatan leher dan tangan semuanya tampak beruntusan. Kata ibu saya, baby Tifa kena biang keringat lalu ibu saya menyarankan untuk diberi bedak tabur. Tapi ternyata bukannya berkurang justru malah biang keringatnya semakin bertambah banyak.

Duh..gimana nih padahal baby Tifa mau ketemu banyak orang, tapi kulitnya malah jadi nggak mulus lagi. Kemudian datang salah seorang teman sekantor saya menjenguk baby Tifa. Saat melihat kulit baby Tifa yang banyak beruntusnya, teman saya itu menyarankan pada saya untuk memandikan baby Tifa pakai Lactacyd Baby supaya terjaga kesehatan dan kelembutan kulitnya. Tapi saya masih menanggapinya dengan sambil lalu saja. Ada sih niat mau cobain lactacyd baby tapi kemudian terlupakan karena kesibukan.

18 Februari 2016

Saya belum juga sempat beli lactacyd baby karena masih sibuk dengan para tamu yang tiap hari bergantian datang ke rumah untuk menjenguk baby Tifa. Namun ternyata masalah kulit baby Tifa tidak bisa menunggu. Ruam biang keringatnya belum juga sembuh, eh malah muncul gangguan kulit lain yang sempat bikin saya panik. Di betis kanan baby Tifa muncul benjolan kecil berisi air yang makin lama semakin membesar. Ketika saya amati dengan lebih seksama di dalam benjolan tersebut juga terdapat cairan kuning seperti nanah.
Karena panik, langsung saya bawa baby Tifa untuk periksa ke dokter. Kata dokter, baby Tifa terkena gangguan kulit yang bernama impetigo. Impetigo merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus (Staph) dan Streptococcus (Strep). Impetigo ini katanya nggak bahaya kalau cuma ada satu biji. Tapi kalau sampai muncul dalam jumlah banyak pada kulit bayi maka penyembuhannya harus dilakukan dengan cara dirawat di Rumah Sakit karena rasanya bakal perih banget kalau sampai muncul dalam jumlah banyak pada sekujur tubuh bayi. Kata dokter, impetigo ini bisa menyebar ke kulit tubuh yang lain dan terjadinya kemungkinan karena bayi mandinya kurang bersih. Iya sih, saya akui karena masih takut mandiin bayi, saya memang belum berani nyemplungin baby Tifa ke dalam air sehingga mandinya cuma dilap pakai washlap. Kemudian dokter memberikan salep kulit serta menyarankan pada saya untuk menambahkan lactacyd baby pada air mandi baby Tifa. Kata dokter, saya harus berani nyemplungin bayi ke dalam air jangan cuma dilap pakai washlap kalau mandiin bayi. Kulit bayi yang baru lahir itu masih sangat rentan terhadap infeksi berbagai macam kuman sehingga mandinya harus benar-benar bersih. Dengan menggunakan lactacyd baby pada saat mandi bisa berfungsi untuk menyeimbangkan pH kulit bayi sehingga tidak mudah terkena infeksi kuman atau bakteri.




Dari obrolan saya dengan dokter, saya baru tahu lho kalau ternyata kulit bayi baru lahir itu memiliki pH yang mendekati netral yaitu berkisar antara 6,6-7,5. Kondisi pH ini juga tergantung pada daerah tempat tinggal bayi. Biasanya air yang digunakan mandi oleh bayi akan sangat mempengaruhi kondisi pH kulit bayi. Secara umum, air dengan nilai pH lebih rendah dari 7 dianggap asam dan nilai pH lebih dari 7 dianggap basa. Air mandi yang biasa digunakan sehari-hari entah itu air PAM atau air sumur rata-rata memiliki pH yang cenderung ke arah basa yaitu antara 6,5-8,5. Kata dokter semakin tinggi pH kulit bayi maka akan jadi semakin rentan untuk terkena gangguan kulit. Saat pH kulit bayi naik menjadi basa maka bakteri jadi lebih mudah berkembang serta kulit juga lebih mudah kehilangan minyak dan kelembabannya. Hal ini menyebabkan kulit bayi jadi mudah iritasi dan terkena infeksi. Makanya oleh dokter disarankan agar baby Tifa mandi pakai lactacyd baby yang memiliki kandungan pH 3-4, hal ini untuk menjaga agar pH kulit baby Tifa tidak menjadi lebih basa.


Penjelasan dari dokter tersebut jadi bikin saya lebih paham kenapa bayi perlu banget mandi pakai lactacyd baby untuk menjaga kesehatan kulitnya. Ah..iya..saya baru ingat bahwa teman saya juga pernah menyarankan untuk menggunakan lactacyd baby. Akhirnya sepulang dari klinik, saya langsung mampir ke apotek untuk membeli lactacyd baby.

19 February 2016

Hari ini baby Tifa mulai mandi pakai lactacyd baby. Ternyata cara pakainya simple banget yaitu dengan cara mencampurkan 3-4 sendok penuh cairan lactacyd baby ke dalam air mandi bayi kemudian mandikan bayi seperti biasa dengan menggunakan air tersebut. Cairan lactacyd Baby ini berwarna putih seperti susu dan rasanya lembut banget di tangan. Saat menuangkan Lactacyd Baby disarankan untuk menggunakan sendok teh ukuran 5 ml supaya pas takarannya. Lalu untuk ukuran air mandinya cukup pakai ember bayi yang biasa digunakan sehari-hari tapi diisi airnya jangan terlalu penuh.


Lactacyd baby ini juga bisa digunakan seperti memakai sabun cair saat kita melakukan perawatan kulit bayi atau jika hendak merawat kulit kepala bisa digunakan seperti memakai shampo. Tapi saya lebih suka menggunakannya sebagai campuran air mandi baby Tifa seperti yang disarankan oleh dokter. Lactacyd baby mengandung lactic acid dan lactoserum yang berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit bayi. pH nya juga pas untuk kesehatan kulit bayi yaitu pH 3-4. 


Oh..iya sebelum menggunakan lactacyd baby, jangan lupa dikocok dulu ya, supaya semua konsentratnya bisa tercampur rata. Saat menuangkan lactacyd baby ke dalam air mandi, memang airnya jadi agak sedikit berbusa. Aromanya juga harum dan segar. Tapi nggak bikin airnya jadi terasa licin di kulit bayi. Tetap bersih dan segar buat mandiin bayi serta tentunya aman banget karena formulanya memang dikhususkan untuk bayi.


Kemarin saya beli lactacyd baby yang ukuran 230 ml, sengaja beli yang paling gede sekalian biar nggak cepat habis. Lactacyd baby ini tersedia dalam 3 ukuran kemasan yaitu 60 ml, 150 ml dan 230 ml. Saya juga beli sih yang kemasan kecil 60 ml, biar lebih praktis saat dibawa-bawa kalau pas bepergian sama baby Tifa, misalnya pas pergi menginap di rumah nenek.

25 February 2016

Setelah 5 hari menjalani pengobatan sesuai petunjuk dokter, akhirnya impetigo yang nempel di kulit baby Tifa mulai pecah dan mengering. Alhamdulilah impetigonya juga nggak sampai menyebar kemana-mana. Selain itu beruntusan pada kulit wajah serta daerah lipatan kulit seperti leher, kaki dan tangannya juga mulai berkurang. Ternyata memang lactacyd baby ini ampuh banget buat merawat kesehatan kulit bayi, efeknya langsung kelihatan setelah 5 hari pemakaian. Saya jadi bisa bernafas lega, karena gangguan kulit yang dialami oleh baby Tifa kini sudah ada solusinya. Sejak beruntusnya menghilang, baby Tifa juga jadi jarang rewel. Mungkin kemarin dia sering rewel karena merasa gatal. Alhamdulilah sekarang kulit putihnya sudah kembali mulus bebas bruntus. Wah..jadi makin semangat deh mandiin baby Tifa pakai lactacyd baby setiap hari biar kulitnya semakin mulus dan putih bersih.

4 Maret 2016

Nggak terasa usia baby Tifa kini sudah genap 1 bulan. Sekarang berat badannya sudah 4,56 Kg. Dulu waktu lahir berat baby Tifa 3.52 Kg. Wow..dalam waktu 1 bulan ternyata pertumbuhannya benar-benar pesat, padahal cuma minum ASI saja lho. Rasanya puas deh bisa memberikan yang terbaik untuk baby Tifa. 


Di usia 1 bulan ini baby Tifa juga sudah mulai banyak bisanya. Dia sudah bisa menunjukkan ekspresi senang terutama saat sedang mandi, ini jadi aktivitas favorit baby Tifa. Di usia ini baby Tifa juga sudah diimunisasi BCG. Kemarin sesudah imunisasi, dokter menjelaskan bahwa nanti sekitar beberapa minggu atau beberapa bulan ke depan akan muncul semacam benjolan kecil di bekas suntikan BCG dan benjolan tersebut akan mengeluarkan cairan seperti nanah. Ini bukan hal yang berbahaya, justru reaksi ini menunjukan keberhasilan imunisasi BCG yang sudah dilakukan. Benjolan kecil dikulit bekas suntikan tersebut tidak perlu diberi obat. Dokter hanya berpesan agar saya selalu menjaga kebersihan kulitnya, untuk mencegah terjadinya infeksi. Tidak perlu menggunakan cairan anti septik, karena hal tersebut malah akan membuat kulit bayi jadi kering. Dokter lebih menyarankan penggunaan lactacyd baby ketimbang cairan mandi antiseptik untuk menjaga dan merawat luka bekas suntikan BCG dilengan baby Tifa agar bisa cepat sembuh.

25 Maret 2016

Apa yang dikatakan dokter pada beberapa minggu yang lalu tentang benjolan pasca imunisasi BCG ternyata benar. Pagi ini pas lagi mandiin baby Tifa, saya menemukan benjolan kecil berwarna merah pada lengan kanan bekas suntikan BCG. Karena sudah mendapat penjelasan dari dokter sebelumnya maka saya jadi nggak panik deh. Tetap tenang dan memandikan baby Tifa pakai Lactacyd Baby seperti biasa. Baby Tifa juga sama sekali nggak rewel, berarti benjolan kecil dilengannya itu memang tidak terasa sakit dan tidak membuat baby Tifa merasa terganggu. Benjolan tersebut lama-lama memang jadi semakin besar kemudian muncul cairan kuning seperti nanah. Setelah cairan tersebut keluar, besoknya muncul lagi sampai terulang beberapa kali.

4 April 2016

Hari ini baby Tifa genap berusia 2 bulan. Badannya makin gendut aja deh, sekarang berat badannya sudah 6 Kg. Lipatan-lipatan lemak di kulitnya juga semakin tebal, terutama di bagian leher dan paha..hahaha..ini sih jadi semakin rawan kena biang keringat. Apalagi aktivitasnya juga semakin aktif, gampang banget keringetan.


Tapi so far..alhamdulilah kulit baby Tifa masih aman-aman saja. Ini semua karena tiap hari baby Tifa mandi pakai lactacyd baby sehingga kulitnya aman dari beruntusan dan iritasi. Oh iya..luka bekas suntikan BCG juga masih belum hilang, kadang-kadang masih suka keluar lagi cairan seperti nanah namun tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan. Kemarin waktu cek lagi ke dokter katanya sih luka bekas suntikan BCG ini memang agak lama sembuhnya. Yang penting adalah saya harus selalu menjaga kebersihan kulit baby Tifa. Itu saja kok, nggak perlu dikasih salep atau obat.

4 Mei 2016

Alhamdulilah..akhirnya luka bekas suntikan BCG di lengan kanan baby Tifa sudah sembuh dan kering sempurna. Luka ini memang akhirnya meninggalkan bekas, tapi syukurlah bekasnya cuma kelihatan kecil dan tidak mengganggu. Oh..iya, di usianya yang saat ini menginjak 3 bulan, baby Tifa mulai suka miring-miringin badan lho.

 

Aktivitas bermain dan bergerak jadi semakin aktif, alhasil kulitnya juga semakin gampang berkeringat. Untuk mencegah terjadinya iritasi karena biang keringat, saya selalu memakaikan baju yang nyaman dan longgar serta memilih bahan kain yang mudah menyerap keringat. Selain itu mandi pakai Lactacyd Baby juga sudah jadi kebiasaan rutin. Ini semua saya lakukan supaya kegiatan bermain dan stimulasi baby Tifa bisa berjalan dengan nyaman tanpa terganggu oleh rasa gatal atau pedih akibat biang keringat maupun iritasi akibat ruam popok.

4 Juni 2016

Horee..baby Tifa sudah masuk usia 4 bulan. Sekarang baby Tifa sudah bisa tengkurap. Saat ini saya juga mulai suka mendandani baby Tifa dengan memakaikan rok berwarna-warni agar penampilannya semakin terlihat cantik dan menggemaskan. Penampilan baby Tifa jadi terlihat semakin cantik karena didukung oleh kulitnya yang sehat dan putih bersih. 


Kulit bayi yang selalu terjaga kesehatannya selain penting untuk menjaga penampilan ternyata juga penting lho dalam mendukung optimalisasi tumbuh kembang bayi. Karena baby Tifa jadi terhindar dari berbagai macam gangguan kulit sehingga ia bisa bebas bergerak secara aktif dan menikmati waktu istirahat yang berkualitas tanpa gangguan rasa gatal. Menjaga kebersihan kulit pada bayi dapat menghindarkan mereka dari berbagai gangguan atau penyakit, seperti gatal-gatal, ruam, dan infeksi kulit lainnya. Makanya sampai sekarang saya masih tetap pakai Lactacyd Baby buat mandiin baby Tifa setiap hari untuk selalu menjaga kesehatan kulitnya. 

6 Juni 2016

Bulan Ramadhan tiba. Saya berniat untuk ikut menjalankan ibadah puasa ramadhan meskipun sedang menyusui. Tapi misalkan nanti ternyata produksi ASI jadi terganggu maka saya akan berhenti puasa dulu karena Ibu menyusui sebenarnya diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Saya memang sudah bertekad bulat untuk selalu memberikan yang terbaik untuk baby Tifa, mulai dari pemberian ASI secara eksklusif sampai usianya 6 bulan hingga memilihkan produk perawatan kulit terbaik untuk Baby Tifa. Ngomongin soal perawatan kulit bayi, saya sih udah cocok banget sama Lactacyd Baby. Ini sudah kayak partner mandinya Baby Tifa yang nggak boleh ketinggalan. Saat memandikan bayi saya juga selalu memperhatikan suhu air mandi yang digunakan Baby Tifa. Jangan sampai terlalu panas, cukup hangat-hangat kuku saja dengan suhu kurang lebih 36-37 derajat celcius. Jika terlalu panas, justru akan membuat kulit bayi jadi kering dan melepuh. Usai mandi biasanya saya hanya membalurkan minyak telon saja ke kulit baby Tifa. Penggunaan bedak sangat jarang saya lakukan karena hal ini bisa mengganggu pernapasan bayi apabila sampai terhirup
Eh iya..ngomong-ngomong di bulan Ramadahan ini, baby Tifa juga punya kebiasaan baru lho yaitu selalu bangun tiap jam 3 pagi. Tapi bangunnya bukan karena rewel, melainkan hanya bangun saja sebentar buat minum ASI trus bobok lagi deh. Hehehe..mungkin maksudnya, dia  mau bangunin papa dan mamanya untuk makan sahur. Happy Ramadhan everyone..semoga puasanya lancar ya..

28 Juni 2016

Nggak terasa bulan Juni sudah hampir berakhir, itu artinya bulan Ramadhan juga akan segera berlalu. Alhamdulilah masih bisa menikmati ibadah ramadhan tahun ini, semoga tahun depan saya juga masih diberi kesempatan untuk bertemu lagi dengan bulan suci yang penuh rahmat ini. Eniwei sebentar lagi lebaran tiba. Tahun ini akan jadi lebaran pertama buat baby Tifa. Ngomongin soal lebaran, kemarin saya sudah beliin beberapa baju lebaran buat baby Tifa lho. Sampai di rumah langsung deh, baby Tifa fitting baju..hehehe..ternyata kalau pakai jilbab baby Tifa udah kelihatan kayak nona-nona lho, cantik deh. Saat lebaran nanti baby Tifa bakal ketemu dengan keluarga besar, mulai dari kakek, nenek serta saudara-saudara yang akan berkumpul di Jogja dalam rangka mudik lebaran. Kemarin budhenya baby Tifa yang tinggal di Bandung juga sudah nelpon katanya gemes tiap kali lihat foto baby Tifa di instagram. Jadi pengen cepetan ketemu dan nyiwelin pipi baby Tifa yang tembem banget.

Kalau memakai baju berwarna putih seperti ini, kulit baby Tifa jadi terlihat makin bening aja. Bersyukur banget rasanya punya bayi berkulit putih seperti baby Tifa sehingga dipakaikan baju warna apapun tetap kelihatan cocok di kulitnya. Hehehe..senangnya punya anak cewek, berasa punya boneka barbie deh :) 


Saat ini kulit baby Tifa memang tampak semakin sehat, halus dan bersinar. Ini semua karena setiap hari saya selalu merawat kulit baby Tifa dengan menggunakan Lactacyd Baby. Selama ini saya sudah merasakan beberapa pengalaman mengatasi masalah gangguan kulit pada bayi. Mulai dari masalah beruntusan akibat biang keringat, impetigo, merawat luka bekas imunisasi BCG semua sudah terlewati dengan hasil yang baik bersama Lactacyd Baby. Bahkan hingga kini baby Tifa sangat jarang lho mengalami masalah ruam popok meskipun setiap hari selalu memakai popok bayi sekali pakai.


Perawatan kulit bayi memang harus dilakukan sejak dini, karena perawatan kulit merupakan langkah awal yang mendukung optimalnya pemberian stimulasi bagi tumbuh kembang bayi. Dengan kulit yang sehat maka bayipun akan merasa nyaman dalam menjalani kegiatan bermain dan belajar hal-hal baru bersama kita setiap harinya. Lactacyd Baby ini memang recomended banget lho buat bayi. Buat yang ingin tahu lebih banyak tentang produk ini yuk langsung cuss aja ke fpnya disini :

https://www.facebook.com/LactacydBaby/