26 Mei 2016

Pegadaian, Sahabatku Dikala Krisis Maupun Surplus


Bulan Februari 2016 yang lalu adalah bulan paling krisis dalam sejarah pengelolaan anggaran keuangan rumah tangga saya. Bagaimana kondisi keuangan saya tidak krisis apabila pada bulan tersebut ada begitu banyak tagihan yang harus dibayarkan dan masing-masing butuh biaya yang tidak sedikit. Semua tagihan tersebut sama sekali tidak bisa ditunda, harus dibayarkan pada bulan itu juga. Kebutuhan yang biayanya paling besar adalah saat saya harus melunasi angsuran pembelian sebidang tanah kosong yang terletak persis di belakang rumah. Saya memang membeli tanah kosong di belakang rumah seluas 200 meter2  dengan tujuan untuk memperluas bangunan. Kebetulan sang pemilik juga menjualnya dengan harga yang relatif murah dan pembayarannya juga boleh diangsur hingga 5 kali. Menurut perjanjian dengan pemilik tanah, saat angsuran terakhir semua biaya harus dibayar lunas sesuai harga tanah yang sudah dihitung secara resmi dihadapan notaris.

Sebidang tanah di belakang rumah yang kami beli

Kebetulan jatuh tempo pelunasan angsuran tanah tersebut jatuh pada bulan Februari 2016, bersamaan dengan kelahiran anak kedua saya serta jadwal pendaftaran masuk SD untuk anak pertama saya. Sebenarnya saya sudah mempersiapkan tabungan untuk biaya persalinan dan biaya masuk SD bagi anak saya sejak jauh hari sebelumnya, namun pada prakteknya ada perhitungan biaya yang agak meleset yaitu pembayaran jatuh tempo untuk pelunasan angsuran tanah. Menurut rencana sebenarnya jatuh temponya masih sekitar Bulan Maret atau April 2016. Diluar perkiraan ternyata proses pengurusan sertifikat tanah sudah hampir selesai pada Bulan Februari 2016 sehingga kami diminta untuk segera melunasi pembayaran. Saat itu tabungan saya dan suami sampai terkuras habis untuk membiayai semua keperluan yang tidak sedikit tersebut, bahkan setelah dihitung-hitung kami ternyata masih butuh tambahan biaya sebesar 10 jutaan.

Tabungan kami berdua sudah habis terkuras, tapi dana masih kurang sekitar 10 jutaan. Lalu bagaimana solusinya? padahal waktunya sudah sangat mepet. Satu-satunya solusi adalah kami harus mengajukan pinjaman uang. Namun untuk mengajukan pinjaman uang ke bank rasanya tidak mungkin karena prosedurnya cukup rumit dan membutuhkan waktu lama. Akhirnya setelah berdiskusi dengan suami, saya memutuskan untuk meminjam uang di pegadaian dengan cara gadai emas. Saya memang punya simpanan berupa perhiasan emas yang bisa digunakan sebagai "tabungan" disaat kondisi krisis seperti ini. Dengan menggadaikan emas di tempat pegadaian emas yang terpercaya maka saya bisa mendapatkan dana tunai yang saya butuhkan secara mudah dan cepat, tidak perlu melalui prosedur peminjaman yang rumit. Selain prosesnya mudah dan cepat, biaya administrasi dan bunga yang harus saya bayarkan untuk dana pinjaman yang saya ajukan juga cukup rendah. Proses penebusan kembali atas emas yang saya gadaikan tersebut juga sangat fleksibel.


Saya sedang bertransaksi di Pegadaian

Saat sedang membutuhkan dana pinjaman seperti ini, saya cukup datang ke kantor pegadaian terdekat sambil membawa barang perhiasan emas yang akan saya gunakan sebagai agunan. Di kantor layanan pegadaian, saya hanya perlu mengisi selembar formulir dan menyerahkan ID card berupa KTP/SIM kepada petugas loket serta menyerahkan barang yang akan saya gadaikan. Selanjutnya petugas loket akan menaksir harga barang tersebut. Emas yang saya bawa ditaksir seharga nominal tertentu, kemudian petugas menyampaikan batas maksimal pinjaman yang bisa saya ajukan. Jika saya hanya mengajukan pinjaman di bawah nilai maksimal tersebut tidak masalah, yang penting tidak melebihi batas maksimal peminjaman. Lalu petugas loket akan segera menerbitkan surat bukti kredit kemudian menyerahkan uang tunai yang saya butuhkan sesuai dengan pengajuan saya. Total hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit saja dan saya sudah bisa memperoleh dana tunai yang saya butuhkan.

Hanya butuh waktu 15 menit, dana tunai langsung cair
Surat Bukti Kredit saya dengan Nomor CIF : 1007350308

Eniwei, jenis barang yang bisa dijadikan sebagai jaminan untuk meminjam uang di pegadaian juga tidak terbatas pada perhiasan emas atau emas batangan saja. Namun bisa berupa barang lain seperti laptop/notebook, handphone/Iphone, TV/LCD/LED, Sepeda motor/mobil dan barang elektronik lainnya. Bahkan kini perusahaan BUMN milik pemerintah ini juga menerima gadai BPKB kendaraan berupa sepeda motor atau mobil sebagai jaminan untuk sewa modal hingga 100 juta rupiah atau lebih melalui program kredit usaha mikro kecil pegadaian khusus bagi para pelaku bisnis UKM.

Proses peminjaman uang atau sewa modal melalui pegadaian memang terbukti mudah, cepat dan murah. Untuk jenis pinjaman umum melalui program KCA (Kredit Cepat dan Aman) seperti yang saya lakukan, bunga yang dikenakan cukup ringan dan dihitung per 15 hari. Jangka waktu pinjaman hingga 120 hari dan bisa diperpanjang. Jadi misalnya saya menggadaikan perhiasan emas maka saya punya waktu hingga 120 hari untuk menebus kembali barang tersebut. Jika dalam waktu 120 hari saya belum punya cukup uang untuk melakukan penebusan, maka saya bisa melakukan perpanjangan waktu dengan cara membayar sewa modal saja atau mengangsur sebagian uang pinjaman. Dengan membayar angsuran ini maka waktu jatuh tempo akan diperpanjang hingga 120 hari lagi. Pelunasannya juga bisa dilakukan sewaktu-waktu. Sebaliknya jika saya tidak melakukan perpanjangan ataupun pelunasan hingga waktu jatuh tempo habis maka saya akan mendapatkan pemberitahuan dari pegadaian bahwa barang yang saya gadaikan akan dilelang.


Sumber gambar : http://www.pegadaian.co.id
 

KCA (Kredit Cepat dan Aman) merupakan jenis layanan kredit dengan sistem gadai yang diperuntukkan bagi semua golongan nasabah, baik untuk kebutuhan konsumtif maupun produktif. Pinjaman yang diajukan bisa sampai di atas Rp. 200 Juta. Proses pinjaman dilakukan secara tunai dan tidak perlu membuka rekening. Sangat praktis terutama jika sedang dalam kondisi krisis seperti yang pernah saya alami. Sehingga jika kita butuh sahabat dikala krisis keuangan melanda maka pegadaian adalah solusi yang paling tepat.

Sumber gambar : http://www.pegadaian.co.id
 

Sebaliknya jika kondisi keuangan sedang surplus, pegadaian juga bisa hadir sebagai sahabat terbaik untuk membantu menginvestasikan uang kita secara aman dan bijak. Kita bisa melakukan investasi melalui program MULIA dari pegadaian yaitu dengan cara membeli logam mulia yang tersedia di pegadaian dengan berat mulai 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, 250 gram dan 1 kg. Pembelian logam mulia di pegadaian ini bisa dilakukan secara tunai atau angsuran hingga 3 tahun. Investasi dalam bentuk logam mulia merupakan investasi yang sangat menguntungkan karena sifatnya likuid sepanjang masa, nilainya tidak akan terpengaruh oleh inflasi. 

Sumber gambar : Materi presentasi pegadaian

Bicara soal investasi emas sebenarnya ada 3 jenis emas yang beredar di masyarakat yaitu emas dalam bentuk perhisan emas, koin emas dan emas batangan. Semuanya bisa bernilai investasi, namun jenis emas yang paling tepat untuk investasi jangka panjang adalah dalam bentuk emas batangan. 

Kenapa harus emas batangan? 

Karena hanya jenis emas batangan saja yang kemurniannya bisa mencapai 99,99% sehingga bernilai tinggi. Emas dalam bentuk perhiasan tidak bisa memiliki kadar kemurnian hingga 99,99% karena untuk bisa dibentuk jadi perhiasan maka dibutuhkan campuran logam lain agar lebih mudah dalam proses pembentukan dan hasilnya juga bisa sempurna. Jika tidak dicampur dengan logam lain, justru hasilnya akan jadi kurang baik karena sifat dari emas murni cenderung lembek dan sulit dibentuk jika tidak dicampur dengan logam jenis lain. Hal ini menyebabkan kadar emas perhiasan yang beredar di masyarakat rata-rata hanya sebesar 12 K (50%), 18 K (75%) dan 22 K (90%). Sementara untuk emas dalam bentuk dinar atau koin yang beredar saat ini juga memiliki standar sebesar 4,25 gram dengan kadar 22 K. Satu-satunya jenis emas yang kadar kemurniannya bisa mencapai 24 K (99,99%) adalah emas batangan yang bisa ditemukan dalam bentuk emas batangan lokal dan emas batangan produksi PT. Aneka Tambang (antam). Jenis emas batangan yang bisa kita beli di pegadaian adalah dalam bentuk emas batangan antam. Ini merupakan jenis investasi logam mulia yang paling direkomendasikan. Apabila kita sedang mempunyai kelebihan dana (surplus) akan lebih baik jika uang tersebut diinvestasikan dengan membeli emas batangan di pegadaian secara tunai. Membeli emas batangan di pegadaian juga lebih terpercaya karena kita akan mendapatkan sertifikasi jaminan emas asli

Jaminan emas asli dari pegadaian
 

Jika jumlah uang yang kita miliki masih belum cukup untuk membeli emas batangan secara tunai, kini ada cara yang lebih mudah dan fleksibel untuk bisa memiliki emas batangan sebagai investasi. Beberapa waktu lalu saya mengikuti acara Road Blog 10 Cities yang diselenggarakan Excite Indonesia di Hotel Neo Yogyakarta. Salah satu sponsor dari kegiatan ini adalah pegadaian. Lantaran mengikuti acara ini, saya jadi tahu bahwa ternyata sekarang ada produk layanan baru dari pegadaian yang semakin memudahkan kita untuk bisa berinvestasi dalam bentuk emas batangan yaitu melalui program tabungan emas. Ini merupakan layanan penjualan dan pembelian emas batangan dengan fasilitas titipan. Dalam sesi presentasi oleh narasumber dari pegadaian, dijelaskan bahwa setoran minimal untuk tabungan emas ini juga sangat terjangkau. Hanya dengan menabung sebesar Rp.5000,- jika rutin dilakukan maka kita bisa memiliki investasi dalam bentuk emas batangan. 

Buku tabungan emas milik  saya

Usai mendengarkan presentasi tersebut, saya langsung tertarik untuk membuka rekening tabungan emas di pegadaian. Syarat untuk membuka rekening cukup mudah yaitu :

  • Menyerahkan identitas diri berupa KTP/SIM/Paspor
  • Membayar biaya administrasi Rp.5.000 dan membayar biaya pengelolaan rekening Rp.2.500
  • Membeli emas batangan dengan berat mulai 0,01 gram atau senilai Rp.5.000-an.

Tabungan emas ini jika saldonya sudah terakumulasi dan senilai dengan harga emas minimal seberat 5 gram, maka kita bisa melakukan pencetakan emas batangan dengan membayar biaya pencetakan. Ini akan jadi investasi yang sangat menguntungkan karena harga emas murni seperti emas batangan antam yang dijual oleh pegadaian ini sifatnya cenderung stabil dan tidak terpengaruh inflasi. Sampai kapanpun nilainya akan selalu mengikuti harga emas yang berlaku. Investasi emas ini manfaatnya sangat banyak. Bisa digunakan untuk tabungan sekolah atau kuliah anak di masa depan, bisa untuk tabungan ongkos naik haji atau bisa juga digunakan sebagai penyelamat saat kondisi krisis keuangan seperti yang sudah saya ceritakan di atas.



Program layanan dari pegadaian kini memang semakin lengkap. Selain saya bisa meminjam uang dan membeli emas di pegadaian, saat ini pegadaian juga bisa melayani transfer uang baik di dalam negeri maupun ke luar negeri tanpa harus memiliki rekening bank dengan menggunakan fasilitas pegadaian remittance. Saya juga bisa melakukan pembayaran tagihan listrik, telepon, TV kabel, pulsa handphone, tiket kereta api dan lain sebagainya melalui pegadaian dengan memanfaatkan fasilitas multi pembayaran online (MPO).

Dulu image pegadaian itu hanya sebagai sahabat di saat krisis keuangan melanda, namun ternyata kini layanan yang disediakan oleh pegadaian tidak hanya terbatas pada peminjaman uang saja. Saat kita sedang dalam kondisi surplus keuangan, pegadaian juga bisa hadir sebagai sahabat terbaik yang membantu kita dalam menginvestasikan kelebihan dana yang kita miliki secara tepat dan bijaksana. 

Yuk..ke pegadaian,  Mengatasi Masalah Tanpa Masalah.

 

21 Mei 2016

Berbagi di Tanggal Tua

Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X MatahariMall. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher mataharimall dan hadiah disponsori oleh MatahariMall.
mataharimall-kompetisi

Tanggal tua biasanya identik dengan kondisi uang yang pas-pasan, dompet yang kosong melompong atau kehidupan yang sempit bin pailit. Hal semacam ini sepertinya sudah jadi fenomena yang sangat umum terjadi di kalangan masyarakat Indonesia terutama di kalangan anak kost. Tanggal tua artinya hidup menderita. Dulu jaman masih jadi anak kos, derita tanggal tua semacam ini juga sering banget aku alami. Saat tanggal tua tiba, 1 bungkus indomie itu rasanya jadi sangat berharga. Bahkan aku dan beberapa teman kosku dulu sering banget ngutang telur dan indomie di warung depan kos sekedar untuk menyambung hidup tiap kali menjelang tanggal tua. Selain marak dengan fenomena berhutang, ada fenomena lain yang sering muncul di kalangan anak kost saat tanggal tua tiba, yaitu fenomena pelit. Kalau ada anak kost yang punya bahan makanan yang sedikit berlebih, pasti langsung disembunyiin di dalam kamar karena khawatir bakal disatronin sama anak kost lain yang lagi bokek dan kelaparan. Iya hidup di tanggal tua itu memang terasa sangat sempit, sehingga terkadang kita jadi pelit untuk berbagi. Gimana nggak pelit, lha wong duit untuk mencukupi kebutuhan diri sendiri saja pas-pasan atau malah kadang nggak ada sama sekali, jadi apa yang mau dibagi. Bukannya pelit tapi memang lagi pailit, begitu kami dulu sering beralasan untuk tidak berbagi saat tanggal tua tiba.

Kemudian suatu hari aku mendapatkan pengalaman yang sangat berharga yang jadi mengubah mindsetku setiap kali tanggal tua tiba. Justru tanggal tua itu adalah saat yang paling tepat untuk berbagi karena banyak sekali orang yang butuh bantuan, so jangan pelit di saat tanggal tua tiba.

Begini kisah yang berhasil mengubah mindsetku tentang tanggal tua. Jadi ceritanya suatu hari saat masih hidup jadi anak kos, duitku di dompet tinggal Rp.10.000,- saja. Padahal saat itu aku harus ke warnet untuk mencari bahan dalam rangka memenuhi tugas kuliah. Dari tempat kos aku sudah berhitung bahwa uang terakhir ini masih cukup untuk bayar ongkos warnet dan untuk makan siang ala kadarnya. Untuk makan malam aku sudah berencana mau ngutang indomie aja. Toh besok pagi sudah tanggal 1 dan aku sudah dapat kiriman lagi dari orang tuaku di Jogja. 

Lalu berangkatlah aku ke warnet dengan berjalan kaki. Selama di warnet aku browsing, nyari bahan buat bikin tugas kuliah selama kurang lebih 1 jam. Setelah merasa cukup aku segera ke kasir untuk bayar ongkos warnet sebesar Rp. 3.000,-. Sesudah itu aku berniat mau beli nasi bungkus di warung yang terletak tak jauh dari warnet dengan uangku yang masih tersisa Rp.8.000,-. Saat aku sedang berjalan menuju warung, aku bertemu dengan seorang nenek tua. Nenek tersebut sedang duduk di pinggir trotoar sambil meminta belas kasihan kepada setiap orang yang lewat, namun tak ada satupun yang mau menggubrisnya. Padahal wajah nenek itu tampak sangat memelas, badannya juga sangat kurus seperti orang yang jarang makan. Bisa jadi saat itu nggak ada seorangpun yang mau memberi uang karena kondisinya memang sedang tanggal tua. Rata-rata yang berjalan melewati trotoar itu memang statusnya mahasiswa yang jadi anak kos. Kemungkinan besar mereka juga lagi pailit sama seperti aku yang saat itu cuma tinggal punya duit Rp. 8.000,- saja.

Ketika lewat di depan nenek tua itu, entah kenapa aku merasa jatuh iba. Kemudian dengan spontan kuberikan uang sebesar Rp.5.000,- kepadanya. Nenek tua itu tampak sangat bersyukur dengan pemberianku, dia mengucapkan banyak terimakasih sambil mendoakan aku dengan menggunakan bahasa jawa, " Maturnuwun mbak, mugi-mugi njenengan diparingi kathah rejeki engkang berkah kaliyan Gusti" begitu doa si nenek kepadaku. Dan akupun mengaminkannya di dalam hati.

Begitu sampai di warung makan, aku jadi bingung karena uangku tinggal Rp.3.000,- saja. Itu artinya aku cuma bisa beli tempe mendoan tanpa nasi. Padahal perut rasanya udah laper banget. Tapi mau gimana lagi, nggak bisa ngutang di warung ini karena aku juga nggak kenal akrab sama penjualnya. Akhirnya siang itu aku cuma bisa makan pakai tempe mendoan saja. 

Selanjutnya aku pulang menuju tempat kost dengan berjalan kaki lagi. Sebelum masuk gang menuju tempat kost, aku iseng-iseng mampir ke ATM. Niatnya mau cek saldo, siapa tau ibuku sudah kirim uang. Tapi rasanya nggak mungkin ibuku kirim uang pas tanggal tua begini. Aku sudah sangat hafal dengan jadwal pengiriman uang dari ibuku. Jika tanggal 1 jatuh pada hari kerja ibu akan mentransfer pada hari itu juga sekitar jam 2 siang. Namun apabila tanggal 1 jatuh pada hari libur maka proses transfer uang baru bisa dilakukan pada tanggal 2. Dalam sejarah pengiriman uang selama aku kost di Semarang, ibuku belum pernah melakukan transfer pada saat tanggal tua. Jadi kalau pas tanggal tua begini kok aku iseng ngecek saldo ATM itu artinya aku sedang sangat amat kurang kerjaan dan sedikit frustasi. Kadang aku memang suka iseng ngecek saldo ATM pas tanggal tua sambil berharap siapa tau ada mukjizat misalnya ada orang yang salah transfer uang dan masuk ke rekeningku. Tapi hal semacam itu belum pernah terjadi padaku.

Kembali ke ATM, aku segera masuk ke dalam ruang ATM dan memasukkan kartu serta PIN untuk cek saldo. Saat itulah keajaiban itu terjadi untuk pertama kalinya. Aku sangat kaget ketika melihat ada saldo sebesar Rp.750.000,- di rekeningku, saking nggak percayanya aku sampai ngucek-ngucek mata berkali-kali. Duit siapa ini nyasar ke rekeningku? banyak amat, pikirku. Apa mungkin kiriman dari ibuku? nggak mungkin deh kayaknya. Biasanya ibu kirim uang hanya Rp.500.000,- itupun nggak pernah dikirimkan pas tanggal tua. Jadi aku langsung mikir ini pasti ada orang salah transfer. Kalau begitu bisa saja besok uang ini ditarik lagi sama bank, jadi aku nggak berani ambil uang itu walaupun sebenarnya lagi butuh banget.


Besoknya, saat pulang kuliah aku kembali cek saldo rekening. Ternyata saldonya sudah bertambah Rp.500.000,- karena transferan dari ibuku sudah masuk. Jadi saat itu total aku punya uang sebesar Rp.1.250.000,-. Wah..baru kali ini saldo rekeningku mencapai 1 juta lebih dan aku merasa sangat "nggumun". Tapi aku masih penasaran dengan status uang Rp.750.000,- yang kuterima. Apa benar itu salah transfer atau memang hakku? Akhirnya aku putuskan pergi ke bank untuk menanyakan darimana asal transferan misterius tersebut.

Singkat cerita sampailah aku ke Bank. Aku langsung berjalan menuju costumer service dan minta print rekening koran untuk melacak siapa yang mentransfer uang kepadaku kemarin. Setelah mendapat print out rekening koran, aku baru tau kalau pengirimnya adalah nama sebuah perusahaan ternama yang nggak asing buatku. Itu adalah nama perusahaan yang sering ngasih beasiswa buat mahasiswa kere tapi luar biasa smart semacam diriku ini. Oalah..ternyata pengajuan beasiswaku beberapa bulan lalu di acc, tapi aku memang belum menerima surat pemberitahuannya. Malah uangnya dulu yang sudah langsung kuterima. Alhamdulilah rejeki tanggal tua, ucapku bersyukur dalam hati.

Rejeki yang kuterima tersebut kemudian jadi mengingatku pada nenek tua yang pernah mendoakanku. Bisa jadi ini merupakan berkah berbagi di tanggal tua yang pernah aku lakukan beberapa waktu lalu. Sehingga sejak saat itu aku jadi punya niat untuk semakin banyak berbagi terutama di tanggal tua. 

Kenapa berbagi di tanggal tua? Karena saat tanggal tua biasanya banyak orang yang butuh suntikan dana, dan saat tanggal tua juga jarang ada orang mau berbagi. Bayangkan saja jika ada orang yang mau berbagi kepada kita saat kita sedang kesulitan uang di tanggal tua, pasti rasanya langsung "mak nyess" di hati dan di dompet. Selain itu berbagi di tanggal tua juga bisa semakin melancarkan rejeki yang seret. Meskipun sedang dalam kondisi keuangan yang sulit jika kita tetap mau ikhlas berbagi, kata pak ustadz pahalanya juga lebih besar lho.

Eniwei sekarang statusku sudah bukan anak kos kere lagi seperti jaman dulu. Kini aku sudah bekerja dan sudah berkeluarga. Derita tanggal tua kini sudah jarang aku alami, karena aku selalu menerapkan manajemen pengelolaan yang baik dalam anggaran keuangan pribadiku. Intinya jangan pernah lebih besar pengeluaran daripada pendapatan. Kita harus pandai-pandai membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan. Jangan menuruti hawa nafsu untuk belanja kalap saat baru terima gaji. 

Selain itu kebiasaan berbagi di tanggal tua juga masih kulakukan sampai sekarang. Hal ini memang terbukti membawa banyak berkah bagi keluargaku. Setiap tanggal tua justru rejeki yang kami terima semakin berlimpah. Jika saat tanggal muda aku dan suamiku rutin menerima gaji pokok, maka di tanggal tua aku dan suamiku kini rutin menerima tunjangan kinerja. Selain itu terkadang aku juga dapat rejeki dari menang lomba blog atau dapat job review yang semakin membuat rejekiku semakin berlimpah saat menjelang tanggal tua. Rejeki yang berkecukupan harus tetap dikelola dengan baik, nggak boleh buat berfoya-foya. Menabung hukumnya wajib. Dengan menabung masa depan anak-anak juga jadi lebih terjamin dan saat ada kebutuhan darurat juga nggak perlu pusing cari pinjaman kesana-sini.


Oya, saat ini tiap kali menjelang tanggal tua aku biasanya memilih untuk berbagi sembako kepada orang-orang yang banyak membantu di sekitarku seperti tukang sampah yang biasa ngangkut sampah di rumah setiap hari, atau untuk tukang londri yang biasa ngantar jemput cucian ke rumah. Kenapa sembako?karena sembako merupakan barang yang jelas dibutuhkan oleh setiap rumah tangga dan menjelang tanggal tua biasanya stok sembako juga mulai menipis. Biasanya sembako ini aku buat dalam bentuk paket-paketan gitu. Satu paket sembako isinya beras, gula, minyak, teh dan sabun cuci. 

Berhubung aku orangnya cukup sibuk, jadi aku biasa belanja sembako ini via online. Untuk menghemat pengeluaran aku selalu belanja online di situs belanja online yang bebas ongkos kirim. Situs belanja online favoritku adalah MatahariMall.com. Ini tuh situs belanja yang barang jualannya lengkap banget, mulai dari sembako, fashion, aksesoris, gadget, barang elektronik, dan lain-lain semuanya lengkap tersedia di sini. Selain lengkap, promo diskon yang ditawarkan juga sangat istimewa. 


Diskon ini sangat bisa membantu kita saat ingin belanja di tanggal tua. Kita bisa belanja hemat dengan memanfaatkan diskon TTS (Tanggal Tua Surprise) dari shopcoupons. Diskonnya bisa sampai 80% lho...istimewa bangetkan? TTS ini rutin diadakan pada minggu ke-3 setiap bulan. Lihat nih, cerita Budi yang hidupnya jadi bahagia karena nemu diskon TTS saat tanggal tua tiba sehingga ia bisa belanja hemat untuk memenuhi kebutuhannya.


Sekarang tanggal tua sudah bukan jamannya lagi hidup menderita. Apalagi sudah ada TTS dari MatahariMall.com. Dengan memanfaatkan TTS, kini aku juga bisa belanja sembako dengan harga lebih hemat. Dengan adanya promo diskon yang cukup lumayan maka aku juga bisa dapat paket sembako dengan jumlah yang lebih banyak sehingga aku jadi bisa lebih banyak berbagi di tanggal tua. 

Ini #KisahTanggalTuaKu, mana kisahmu?

18 Mei 2016

Ragam Model Busana Muslim Terbaik 2016

Seperti apa ragam model busana muslim terbaik tahun 2016 ini? Dunia fashion sepertinya tidak ada hentinya, semakin berkembang pesat dan trend busana muslim dunia yang acuan awalnya berasal dari Eropa dan Amerika kini sudah mulai dipengaruhi oleh desainer dari Asia, salah satunya Indonesia. Banyak perancang busana muslim Indonesia yang memiliki prestasi brilian di kancah internasional. Rancangannya pun diakui oleh berbagai negara mayoritas muslim bahkan non muslim. 
 
 
Ya! Setiap wanita ingin tampil cantik, trendy, dan juga modis. Saat ini wanita berhijab pun tidak kalah saing, busana muslim yang dikenakan merupakan trend fashion yang diikuti dan digemari bukan hanya oleh mereka yang berhijab. Pakaian panjang tertutup menampilkan sisi wanita yang anggun dan menawan. Memilih model busana muslim terkini terbilang gampang-gampang susah. Busana yang dipakai itu harus nyaman, desainnya sederhana, dan bisa menampilkan sisi elegan dari muslimah yang memakainya. Di bawah ini adalah beberapa model busana muslim terbaik 2016:

Baju Muslim dengan Hijab Yang Sederhana

Model hijab sederhana ini biasanya untuk gaya casual atau bisa juga digunakan untuk bekerja ke kantor. Walaupun sederhana muslimah harus tetap tampil fashionable.
 
Busana Muslim dengan Blazer

Busana muslim dengan blazer biasanya digunakan untuk muslimah eksekutif yang bekerja di kantoran atau yang berprofesi sebagai pengajar. Dengan perpaduan antara rok panjang dan blazer, muslimah akan enak dipandang mata dengan baju muslimnya yang elegan. Bisa juga menambahkan bros atau aksesoris lainnya agar tampilan lebih cantik.

Busana Muslim Rok Panjang

Saat ini yang paling digemari dan bahkan telah menjadi trend busana muslim terbaru adalah penggunaan kain rok yang lebar, halus, dan nyaman. Rok pun bisa dipadukan dengan kaos atau kemeja.
 
Busana Muslim yang Elegan Menawan

Trend busana muslim modern saat ini sebenarnya ditekankan kepada model yang sederhana namun anggun. Gaun-gaun pesta muslimah pun banyak dibuat cantik walaupun tidak berlebihan.

Ngomong-ngomong saat ini kita  bisa mendapatkan beberapa model busana muslim terbaik di banyak toko pakaian muslim, baik butik atau toko online yang tersebar dan mudah didapatkan.