Januari 17, 2017

Family Dinner Ala Restoran With Bakmi Mewah

Edit Posted by with 2 comments

Makan malam bersama merupakan kebiasaan yang rutin dilakukan oleh keluarga saya. Alasannya karena malam hari merupakan saat paling nyaman untuk menikmati santap bersama. Berbeda dengan situasi di pagi hari dimana waktu kami sangat terbatas lantaran terburu-buru hendak pergi bekerja dan mengantar anak sekolah, sehingga sarapan pagi tidak bisa dilakukan dalam suasana santai. Saat makan siang, kami juga tidak bisa melakukan kegiatan makan bersama karena saya dan suami biasa makan siang di kantor masing-masing dan anak juga makan siang dengan teman-temannya di sekolah. Sehingga saat malam tiba dimana semua anggota keluarga sudah berkumpul di rumah dan suasananya sudah lebih santai maka barulah kami bisa makan bersama sambil ngobrol tentang aktivitas masing-masing selama seharian. Kegiatan makan malam bersama dengan keluarga ini merupakan momen istimewa karena kami bisa menggunakannya sebagai sarana untuk berkomunikasi dan menjalin ikatan antar anggota keluarga serta mengajarkan kepada anak-anak tentang sopan santun di meja makan. 

Supaya suasana makan malam bersama ini tidak membosankan maka setiap weekend, saya kadang mengajak anak-anak untuk makan malam bersama di restoran. Nggak harus restoran mahal sih, yang penting adalah kami bisa mendapatkan suasana baru sambil menikmati makan malam. Namun sayangnya, momen makan malam di restoran saat weekend ini kadang tidak bisa terealisasi seperti rencana manakala saya atau suami terpaksa harus pergi keluar kota lantaran ada tugas/pekerjaan. Seperti yang terjadi pada saat weekend minggu kemarin. Papanya anak-anak tiba-tiba harus pergi ke Jakarta karena ada urusan penting selama seminggu, dan saat weekend tiba anak saya jadi kecewa karena tidak ada acara Family Dinner di restoran. 

Saat pergi makan ke restoran saya memang butuh ditemani suami karena kalau saya pergi sendiri tanpa ada suami, pasti akan repot sebab ada Tifa yang masih bayi sehingga sebagai gantinya kemarin saya ajak kedua anak saya, Tayo dan Tifa untuk belanja di supermarket saja. Rencananya saya mau memasak menu makan malam yang bisa bikin suasana makan di rumah jadi terasa seperti makan di restoran agar Tayo tidak terlalu kecewa. Walaupun sebenarnya saya bingung mau masak apa karena saya juga tidak pandai memasak. 


Saat sedang pilih-pilih belanjaan di supermarket, akhirnya saya putuskan untuk membeli Bakmi Mewah saja. Ini adalah produk bakmi siap saji istimewa dengan daging ayam dan jamur asli yang mudah cara penyajiannya serta rasanya juga enak. Bakmi Mewah juga bebas MSG dan tanpa pengawet sehingga aman dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga.


Begitu sampai di rumah saya langsung masak Bakmi Mewah karena Tayo juga sudah mulai merasa lapar. Sambil masak saya masih bisa mengawasi Tifa bermain karena memasak bakmi mewah ini memang praktis banget dan nggak repot sama sekali. Tinggal cemplung-cemplung saja, nggak perlu repot bikin bumbu tambahan karena bumbu dan bahan yang ada di dalam kemasan sudah bisa bikin rasanya mewah seenak bakmi restoran.


Cara memasaknya juga sangat mudah, hanya butuh waktu kurang lebih 2 menit saja. Berikut langkah-langkah memasak Bakmi Mewah :

Sumber : Bakmimewah.com

Bakmi mewah memiliki tekstur mie yang berbeda dari mie yang lain. Tekstur bakmi mewah ini sangat lembut dan juga empuk. Saat disantap, mienya terasa kenyal dan nggak mudah putus. Toping ayam dan jamurnya juga asli dan rasanya benar-benar mewah. Bakmi tanpa kuah ini tidak mengandung MSG sehingga rasanya tidak tajam di tenggorokan dan nggak bikin eneg. Pokoknya rasanya itu bedaa banget dengan mie instan lain.


Saat memasak bakmi mewah untuk dinner bersama anak saya kemarin saya hanya menambahkan rebusan brokoli, irisan tomat dan telur mata sapi supaya rasanya semakin spesial. Meskipun aslinya saya nggak pintar masak tapi ternyata hasil masakan saya bikin anak saya Tayo jadi sukaaa banget dengan menu makan malamnya kali ini. Iya sih, kami hanya dinner bertiga saja di rumah tanpa si papa, tapi suasananya tetap terasa mewah seperti dinner ala restoran. 


Sambil makan malam kami berbincang tentang banyak hal salah satunya adalah tentang perasaan Tayo saat nggak ada papanya di rumah seperti saat ini. Tayo bilang ke saya bahwa selama papa pergi ke Jakarta maka Tayo yang akan menjaga saya dan Tifa karena dia jadi satu-satunya lelaki di rumah. Bahkan sesudah selesai makan malam, Tayo malah bilang ke saya bahwa dia yang akan mencuci piring bekas malam kami. Waah..so sweet ya..saya jadi terharu lho. Ternyata anak saya sudah tumbuh jadi lelaki yang gentleman seperti papanya. 

Terimakasih Bakmi Mewah, yang sudah membuat suasana dinner di rumah saya jadi terasa semakin spesial.

Capture post Instagram



Januari 15, 2017

Merawat Baju Agar Selalu Tampak Baru

Edit Posted by with 4 comments

Pernah nggak kamu ngalamin kejadian kayak gini? mau pergi ke suatu acara formal tapi begitu membuka lemari pakaian jadi galau karena merasa nggak ada baju yang pantas untuk dipakai. Iya sih..bajunya sebenarnya ada banyak tapi sayangnya tampilan bajunya sudah nggak prima lagi, seperti warnanya kusam atau bladus sehingga kita jadi nggak pede mengenakannya. Ujung-unjungnya kemudian kita jadi merasa perlu untuk beli baju baru lagi. Padahal jika kita bisa merawat baju yang kita miliki dengan baik, tentu hal semacam ini tidak perlu terjadi. 

ilustrasi : brightside.me

Bicara soal perawatan baju sebenarnya hal ini hanya terletak pada masalah ketelatenan saja, karena perawatan baju itu harus dimulai dari sejak awal mencuci baju, menjemur, menyetrika hingga menyimpannya. 

Saat akan mencuci baju, sebaiknya jangan terbiasa memasukkan semua baju jadi satu ke dalam mesin cuci tanpa dipilah terlebih dulu. Langkah pertama pisahkan terlebih dahulu antara baju yang berwarna putih dengan baju lain yang berwarna. Jika ada baju yang berpotensi luntur maka pisahkan juga baju tersebut agar warnanya tidak meluntur pada baju lain. Apabila hendak mencuci baju berbahan batik, maka jangan sekali-kali mencucinya dengan menggunakan detergen karena hal tersebut akan membuat warna batik jadi "bladus". Gunakan lerak untuk mencuci baju berbahan batik. Atau cukup dengan menggunakan air hangat saja tanpa detergen. 

Saat menjemur baju juga sebisa mungkin jangan dikenakan langsung pada sinar matahari, cukup diangin-anginkan saja di tempat teduh hingga kering. Jangan lupa juga untuk selalu membalik baju supaya sisi bagian luar baju tidak terkena sinar matahari secara langsung. 

Saat menyetrika gunakan pelicin atau pewangi. Hal ini akan membuat hasil setrikaan jadi tampak lebih rapi, halus, dan wangi. Selain itu juga jangan menggunakan suhu yang terlalu tinggi namun sesuaikan dengan jenis kain yang disetrika. 

Saat menyimpan baju, usahakan juga jangan terlalu banyak baju berada di dalam lemari dalam waktu lama. Seimbangkan antara baju yang keluar dan masuk ke dalam lemari. Maksudnya jika kita membeli baju baru maka harus ada baju lama yang dikeluarkan untuk diberikan pada orang lain. Lemari baju yang terlalu penuh akan membuat baju yang kita simpan jadi lebih mudah kusut dan lembab karena tidak ada space untuk menata baju sehingga posisinya jadi saling berdesak-desakan. Jika lemari terlalu penah sesak maka baju juga akan lebih mudah apek dan suasana lembab akan merangsang munculnya jamur.

Pada dasarnya kunci perawatan baju yang kita miliki terletak pada petunjuk yang ada pada baju itu sendiri. Hanya saja banyak orang mengabaikannya. Padahal tiap jenis baju sebenarnya memiliki petunjuk perawatan yang berbeda-beda dan petunjuk tersebut digambarkan dengan menggunakan kode-kode yang belum tentu semua orang bisa memahaminya. Berikut beberapa contoh kode perawatan yang biasa tertera dibalik baju yang biasa kita kenakan : 



  • Tanda segitiga menunjukkan bahwa pakaian boleh dicuci dengan menggunakan pemutih. Sementara tanda segitiga yang disilang menunjukkan bahwa pakaian tidak boleh dicuci dengan pemutih karena hal tersebut dapat merusak warna. 
  • Logo P/W/F dalam lingkaran menunjukkan bahwa pakaian harus dicuci oleh seorang profesional sementara tulisan dry clean berarti pakaian harus dicuci di dry clean, tidak boleh dicuci menggunakan air. 
  • Logo lingkaran menunjukkan bahwa baju boleh dikeringkan dengan mesin pengering, namun jika ada tanda lingkaran dengan tanda silang artinya baju tidak boleh dikeringkan dengan mesin pengering sebab dikhawatirkan dapat merusak bahan. 
  • Gambar setrika dengan satu titik berarti pakaian harus disetrika dengan suhu rendah, gambar setrika dengan dua titik menunjukkan bahwa pakaian harus disetrika dengan suhu sedang dan gambar setrika dengan tiga titik menunjukkan bahwa diperlukan suhu tinggi untuk menyetrika baju tersebut. 
Selain perlu memperhatikan logo perawatan yang terdapat pada masing-masing baju ternyata ada juga cara tradisional yang bisa kita gunakan untuk merawat warna baju agar tetap cerah dan selalu tampak seperti baju baru yaitu dengan menggunakan cuka. Sebelum mencuci larutkan 2 sendok makan cuka ke dalam air lalu rendam pakaian dalam larutan tersebut. Untuk bahan denim biasanya saat pencucian pertama warna denim akan luntur, dalam kasus ini kita bisa menggunakan larutan cuka dicampur garam yang berfungsi mengikat warna pada bahan denim agar tidak luntur. 

Untuk baju berwarna hitam atau gelap biasanya jika tidak dirawat dengan baik juga akan muncul masalah seperti noda-noda berwarna putih yang membuat tampilan pakaian jadi terkesan kusam. Untuk mencegah hal tersebut sebaiknya baju hitam dicuci menggunakan detergen cair. Penggunaan detergen bubuk akan meninggalkan noda putih yang bisa merusak kain. Ketika menjemur juga jangan lupa untuk selalu membalik pakaian agar warnanya tidak rusak kena sinar matahari. Saat menyetrika juga sebaiknya jangan menggunakan suhu tinggi karena hal tersebut bisa meninggalkan bekas garis-garis hitam pada baju. 

Nah, kalau baju dirawat dengan baik seperti ini maka nggak akan kejadian deh kita bingung cari baju baru saat hendak menghadiri suatu acara spesial.Tapi kalau memang dirasa perlu untuk membeli baju baru juga tidak masalah sih, seperti saat momen hari raya tiba atau saat momen spesial lainnya sebagai contoh dalam waktu dekat ini tahun baru imlek 2016 akan segera datang. Busana khas yang dikenakan pada Tahun Baru Imlek biasanya bernuansa merah. Bagi orang Tionghoa, warna merah sendiri melambangkan keberuntungan serta pengharapan akan keuntungan yang besar di tahun yang baru nanti. Buat kamu yang merayakan imlek nggak usah bingung mau beli baju baru dimana, karena di Zalora Indonesia, kamu bisa menemukan koleksi baju imlek yang sesuai dengan fashion style kamu. Nah.., kalau kamu sudah beli baju baru jangan lupa untuk selalu melakukan perawat terhadap koleksi baju yang kita miliki agar baju awet dan selalu tampak seperti baru.

ilustrasi : Zalora Indonesia
Dengan merawat baju secara telaten semacam ini maka koleksi baju yang kita miliki akan dapat tampil prima lebih lama dan selalu siap dikenakan saat kita hendak menghadiri suatu acara maupun sekedar pergi jalan-jalan bersama teman maupun keluarga. 



Januari 13, 2017

Mengelola Rasa Cemburu

Edit Posted by with 5 comments

Rasa cemburu bisa dialami oleh semua orang dan nggak pilih-pilih, baik pria maupun wanita bisa didera oleh rasa cemburu. Namun secara fitrah, kaum perempuan memang cenderung lebih sensitif terhadap perasaan ini. Terkadang saat dibakar rasa cemburu, perempuan akan lebih mengedepankan perasaan dibanding logika. Padahal rasa cemburu sebenarnya juga tidak selalu berkonotasi negatif, contohnya adalah cemburu pada hal-hal yang bersifat positif seperti cemburu melihat orang yang bisa bersikap lebih sabar, dengan begitu justru kita akan termotivasi untuk berbuat lebih baik dan lebih mengontrol diri. Cemburu akan berubah jadi negatif manakala berubah menjadi cemburu yang membabi buta dan mengedepankan emosi, egoisme serta rasa curiga yang berlebihan.

Dalam kehidupan berumahtangga, rasa cemburu terkadang juga membuat galau hubungan antara suami istri. Walaupun sebenarnya sah-sah saja sih jika seorang istri maupun suami merasa cemburu kepada pasangannya. Namun tetap harus dikontrol agar jangan sampai rasa ini jadi merusak hubungan harmonis dengan pasangan kita. Secara pribadi, saya sendiri juga pernah dilanda perasaan cemburu semacam ini, alasannya sih bukan karena ada wanita lain. Namun karena kesibukan masing-masing terkadang komunikasi diantara saya dan suami jadi terasa kurang. Saya pengen curhat tapi suami saya sudah capek, padahal kalau bosnya yang telpon dia langsung siaga. Hal semacam ini sering bikin saya merasa cemburu dan kadang merasa dikesampingkan, kemudian mulai deh saya ngedumel ke suami.

Saya akui bahwa rasa cemburu memang tak bisa dielakkan dalam perjalanan biduk rumah tangga. Saat cemburu melanda tentu rasanya sangat tidak nyaman dihati. Kalau saya sih biasanya memang langsung menyampaikan ke suami tentang uneg-uneg yang saya rasakan terhadap sikapnya yang bikin saya cemburu dan suami juga alhamdulilah mau introspeksi dan sadar diri walaupun kadang juga masih diulangi lagi. Iya saya kezzeel..banget kalau pas lagi curhat tapi malah suami saya nggak ngasih solusi apapun, cuma diam mendengarkan atau kadang tidur. Iiih...rasanya kesel banget, padahal kalau dia ngobrol sama teman-teman geng cowoknya kayaknya nggak gitu deh. Gimana nggak bikin saya jadi cemburu? Tapi capek juga sih kalau kita terus memelihara rasa cemburu dihati, makanya kalau udah capek saya biasanya melakukan hal-hal berikut :

  • Istighfar, menyebut asma Allah dan mohon perlindungan dari godaan setan yang mengobarkan rasa cemburu di dalam dada. Dengan begitu, hati yang panas akan berubah jadi dingin manakala segala sesuatu kita pasrahkan kepada sang pemilik kehidupan.
  • Wudhu dan Sholat, dinginnya air wudhu dapat memberikan kesegaran dan ketenangan tersendiri. Dengan dilanjutkan sholat maka hati akan jadi semakin tenang.
  • Berpikir Positif, mencoba membayangkan posisi suami. Mungkin memang dia benar-benar sedang capek sehingga saat saya curhat dia tak sengaja tertidur, bukan karena tidak peduli pada saya. Mungkin saat bosnya yang menelpon dia selalu siaga karena terkait dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Rasa cemburu memang bisa jadi bumbu dalam sebuah hubungan, dan juga bisa jadi penanda cinta kepada pasangan. Sebenarnya cemburu juga bukan masalah besar jika kita bisa berlaku bijak dalam mengelolanya. Namun pada pasangan yang masih "labil" cemburu bisa jadi masalah yang sangat besar dan merusak hubungan.

Labil yang saya maksud disini adalah pada pasangan usia muda. Biasanya pasangan usia muda yang berpacaran misalnya sangat mudah tersulut oleh rasa cemburu. Contohnya jika saya lihat di reality show yang tayang di TV itu tuh..duh..cemburunya kok kayak lebay banget ya? Betewe itu aslinya settingan apa beneran sih?

Tapi nggak semua juga sih, pasangan muda yang masih pacaran bersikap begitu karena saya punya teman blogger yang usianya jauh lebih muda dari saya dan saat ini juga sedang menjalani hubungan jarak jauh dengan pasangannya namun mereka tetep rukun dan jarang cemburu-cemburuan, namanya atanasia rian. Saya biasa memanggilnya mak rian atau mbak berbie..hehehe. Jadi mbak berbie ini adalah seorang blogger femes yang punya blog berniche kuliner dan wisata di http://www.kulinerwisata.com/. Berhubung blognya udah femes banget rasanya saya nggak perlu ya mengulas tentang blognya, buat yang penasaran boleh cuss langsung kesana.

Mak Rian dan Mastah Femes (tapi ini bukan pasangannya lho)
Kali ini saya mau mengulas tentang rahasia mbak berbie dalam mengelola rasa cemburunya terhadap pasangan yang posisinya kini sedang berada jauh di ibukota sana. Menurut pengakuan mak Rian, sebagai kaum hawa pernah juga sih merasa cemburu terutama saat sama-sama masih kuliah dulu. Nah, saat rasa cemburu itu hadir, mak Rian mengelolanya dengan cara meningkatkan intensitas komunikasi dengan pasangan. Trus kalau lagi emosi, mak Rian memilih untuk sibuk dengan kegiatan sehingga terlupakan segalanya. Tapi meski dalam keadaan marah doski tetap menjaga komunikasi dengan pasangannya misalnya tetap pamit kalau mau pergi kemana-mana, jadi bukan lalu putus hubungan komunikasi. Menurut pengakuannya, selama pacaran mereka berdua paling lama marahan itu cuma 3 hari.

Nah, sekarang nih pas udah sama-sama lulus kuliah dan menjalani hubungan jarak jauh mak Rian malah mengaku jarang cemburu karena sudah sama-sama percaya dengan pasangan. Itu semua karena mereka selalu menjaga komunikasi dan bercerita secara detail tentang kegiatan masing-masing. Apalagi mak Rian dan pasangannya ini adalah tipe orang yang sama-sama hobi berkomunitas sehingga mereka juga udah saling paham soal etika komunitas. Jadi kuncinya itu tetep di komunikasi ya.

Duh..so sweet bangetkan mereka ini, udah kompak banget satu sama lain soal mengelola rasa cemburu. Btw kalau udah kompak gitu saya sih cuma bisa mendoakan semoga hubungan mak Rian dan pasangan yang udah jalan selama 11 tahun ini bisa segera diresmikan dan awet hingga kakek nenek ya :) Amin


Januari 06, 2017

Mencintai Pekerjaan Dengan Sepenuh Hati

Edit Posted by with 3 comments

Dulu waktu masih SMA cita-cita saya itu jadi dokter. Saya ingin jadi dokter karena keluarga besar saya rata-rata berprofesi sebagai dokter yaitu pakde, dan tante saya. Selain itu orang tua saya juga menginginkan saya untuk bisa jadi seorang dokter. Dalam benak saya kala itu profesi dokter itu adalah segalanya. Tapi kemudian saat ikut UMPTN saya gagal masuk fakultas kedokteran, justru saya malah berhasil masuk fakultas kesehatan masyarakat yang saya jadikan pilihan cadangan paling akhir. Untuk kuliah di universitas swasta, jelas orang tua saya nggak mampu membiayai. Sehingga saya tetap berusaha mencoba ikut UMPTN lagi sampai 3 kali demi bisa masuk fakultas kedokteran tapi semua berakhir gagal. Takdir saya adalah kuliah di fakultas kesehatan masyarakat dan sampai akhirnya saya lulus dengan gelar sarjana kesehatan masyarakat (SKM). Tanpa saya duga, begitu saya lulus kuliah dan belum sempat di wisuda saya malah diterima kerja di sebuah NGO dengan posisi sebagai konselor. Setahun kemudian saya diterima kerja sebagai PNS di Instansi Dinas Kesehatan dan 4 tahun kemudian saya dapat promosi jabatan menjadi kasubbag tata usaha puskesmas hingga sekarang.

Lalu apakah saya mencintai pekerjaan saya yang sekarang? atau ini hanya merupakan pengalihan dari cita-cita jadi dokter yang kandas? hmm..tidak juga sih, jujur saja sekarang saya sudah merasa enjoy menjalani pekerjaan saya. Mungkin ini memang sudah takdir saya dan saya bisa menerimanya. Walaupun sebenarnya pekerjaan yang saya jalani saat ini bertolak belakang dengan minat saya. 

Mungkin pekerjaan yang saya jalani saat ini sebenarnya kurang sesuai dengan bidang saya tapi nyatanya saya bisa bertahan menjalaninya selama hampir 6 tahun. Awalnya saya memang kurang suka dengan pekerjaan saya namun hal tersebut justru malah membuat saya jadi sulit menjalaninya. Dalam hati selalu saja ada suara-suara untuk meninggalkan pekerjaan dan berangan-angan untuk menjalani profesi lain. Tapi kenyataannya angan tak selalu sesuai dengan kenyataan, sehingga akhirnya saya memilih untuk mensyukuri kenyataan yang ada pada saya saat ini. Saya percaya dengan menekuni pekerjaan yang ada saat ini dan serius mengerjakannya maka suatu hari saya akan menemukan keahlian baru yang jadi nilai lebih bagi diri saya. Saya percaya bahwa bekerja dengan profesi apapun haruslah bisa memberi makna kehidupan dan juga bermanfaat untuk sesama.

Apapun profesi yang sedang saya jalani, saya harus mencoba untuk mencintai pekerjaan saya. Love Your Job, sebuah kalimat sederhana yang bisa diucapkan oleh siapa saja tapi tak semuanya bisa mengucapkannya dengan setulus hati. Mencintai pekerjaan adalah hal yang mutlak jika ingin menuai kesuksesan. Bagaimana bisa sukses jika kita tak mencintai pekerjaan kita sendiri ? Bekerja dengan penuh rasa cinta akan jauh berbeda dengan orang yang bekerja karena uang semata. Semua orang yang sukses adalah mereka yang mencintai apa yang mereka kerjakan.



Hal pertama yang saya lakukan untuk mencintai pekerjaan saya adalah berusaha ikhlas menerima takdir, ikhlas menjalani amanah yang saya emban saat ini. Dengan ikhlas maka saya bisa enjoy menjalani pekerjaan saya serta tak banyak mengeluh dengan segala rutinitas pekerjaan yang harus saya jalani.

Yang kedua, saya berusaha untuk belajar mencintai pekerjaan saya dengan sepenuh hati. Saya percaya bahwa Tuhan sudah memilih saya untuk menjalani pekerjaan ini dan saya memang dianggap mampu. Diluar sana ada ribuan orang yang masih harus berjibaku untuk mendapatkan pekerjaan, sementara saya sudah punya pekerjaan didepan mata, apa iya masih tidak bersyukur?

Selanjutnya saya berusaha untuk menguasai bidang pekerjaan yang sedang saya geluti saat ini meskipun sebenarnya kurang sesuai dengan minat saya dan ini bukan merupakan pekerjaan impian saya. Tapi saya tetap berusaha menciptakan prestasi yang terbaik dan terus belajar dari berbagai pengalaman. Dengan semangat belajar yang tinggi akhirnya lama kelamaan saya bisa melupakan angan-angan tentang sebuah pekerjaan ideal dan selanjutnya merencanakan target untuk meraih kesuksesan dengan pekerjaan yang sudah terhampar di depan mata.

Dari pengalaman ini terbukti akhirnya saya bisa mempelajari banyak keahlian baru, seperti belajar berdamai dengan diri sendiri, hingga belajar menuliskan semua uneg-uneg dalam hati yang selama ini saya rasakan dalam sebuah catatan blog. Iya, saya bisa ngeblog seperti sekarang awalnya juga karena mencari pelarian untuk melepaskan rasa frustasi akibat pernah merasa tidak cocok dengan pekerjaan yang sedang saya jalani. Awalnya saya membeli laptop murah untuk menyalurkan keinginan curhat, kemudian berlanjut blogging dan lama-kelamaan hobi curhat tersebut mengantarkan saya kepada dunia baru yang mampu menyeimbangkan hidup saya dan juga mengajarkan kepada saya tentang bagaimana cara mencintai pekerjaan dengan sepenuh hati.


Desember 31, 2016

Aroma Terapi Favorit di Galeri Indonesia Blibli.Com

Edit Posted by with No comments
Menjelang akhir tahun seperti sekarang, saya sangat butuh yang namanya relaksasi. Setelah penat dengan segala deadline yang harus diselesaikan menjelang akhir tahun, ingin rasanya bisa menikmati me time di rumah sambil menghirup wangi aroma terapi untuk menghilangkan stres. Saya memang senang menggunakan aroma terapi untuk memberikan rasa segar dan juga merawat kecantikan. Kenapa aroma terapi? karena aroma terapi merupakan sistem perawatan dan penyembuhan yang menggabungkan antara ilmu pengetahuan dan seni. Aroma terapi dapat memberikan sensasi pada memori tubuh manusia, memberi ketenangan, keuntungan kesehatan dan juga rasa rileks.
Sumber gambar ilustrasi : shutterstock
Saat ini ada berbagai macam jenis produk aroma terapi yang ditawarkan. Namun jika salah pilih, tidak mustahil wangi yang dikeluarkan malah bisa bikin kepala pusing lantaran wanginya tidak cocok atau malah bikin alergi. Makanya saya selalu pilih aroma terapi yang bahannya 100% natural dan juga memilih jenis aroma yang sesuai dengan kebutuhan saya. Misalnya aroma jasmine yang berfungsi untuk menyejukkan dan menjaga keseimbangan pikiran serta mampu menghilangkan rasa sakit saat haid. Atau aroma lavender yang bisa menenangkan dan mengatasi stres dan aroma lemon yang berfungsi untuk menstimulasi, menjernihkan dan mengatasi tekanan darah tinggi.

Biasanya saat sedang dilanda stres saya mengatasinya dengan cara mengombinasikan uap dan aroma terapi dalam satu alat yang sangat mudah dilakukan. Cara ini cukup ampuh untuk menghilangkan stres dan tubuh juga bisa jadi sehat dan bugar kembali. Stress dapat berkurang saat direlaksasi menggunakan wangi-wangian essential oil sehingga pikiran yang tegang jadi lebih rileks. Aroma terapi juga bagus untuk mencegah gejala-gejala gangguan pernafasan dan efektif untuk menyembuhkan infeksi saluran nafas misalnya sinusitis.

Nah..karena keterbatasan waktu maka saya memilih untuk hunting essential oil yang saya butuhkan tersebut secara online. Dan kini dengan mudah saya bisa menemukannya di Galeri Indonesia Blibli.Com. Iya di Blibli.Com kini ada kategori belanja baru yang khusus menjual berbagai macam produk kreatif asli Indonesia.
Kategori Belanja Galeri Indonesia di Blibli.com

Produk yang terdapat di galeri Indonesia Blibli.com ini juga sangat beragam, tak hanya terbatas pada galeri produk kecantikan saja. Namun ada juga kategori Galeri Batik Indonesia, Galeri Buku dan Musik Indonesia, Galeri Kriya Indonesia, Galeri Kuliner Lokal Indonesia, Galeri Local Brand Indonesia, Galeri Pakaian Muslim Indonesia, Galeri Tiket dan Travel Lokal Indonesia dan Galeri Workshop.

Salah satu galeri favorit saya adalah galeri produk kecantikan. Di galeri ini terdapat berbagai macam brand produk kecantikan yang merupakan produk lokal dengan kualitas premium. Meskipun brand lokal tapi kualitasnya tetap bisa bersaing dengan brand internasional.
Galeri Produk Kecantikan Asli Indonesia

Vimala merupakan salah satu brand produk kecantikan favorit saya. Vimala adalah 100% produk kreatif asli Indonesia yang kini bisa saya dapatkan di Galeri Indonesia Blibli.com. Brand asli Indonesia ini memiliki berbagai macam produk perawatan tubuh seperti sabun mandi, essential oil, parfum, body scrub, lip balm dan produk lainnya yang berbahan dasar lokal dan 100% natural. Selain mengedepankan kualitas produk, Vimala juga punya keunggulan dalam hal packaging produk yang simple dan artsy. 
Vimala Pure Lavender Essential Oil
Saat hunting aroma terapi di Galeri Indonesia Blibli.com akhirnya pilihan saya jatuh pada Vimala Pure Lavender Essential Oil ukuran 10 mL. Ini merupakan produk Essential Oil yang dapat menciptakan suasana santai dan menenangkan pada tubuh dan pikiran. Cocok banget dengan apa yang saya butuhkan saat ini. Produk kecantikan dari Vimala memang berasal dari minyak tumbuhan dan bunga-bungaan, herbal serta serat tumbuhan yang berkualitas tinggi. Selain punya efek menenangkan pikiran, produk essential oil ini juga bisa memberikan vitamin dan nutrisi untuk jaringan kulit jika diusapkan pada permukaan kulit.
Belanja Vimala Essential Oil di Blibli.com dapat gratis biaya pengiriman

Saya akui bahwa harga essential oil memang relatif mahal, karena proses produksinya memang tidak mudah serta butuh biaya besar. Bahan bakunya juga mahal, seperti bunga mawar atau lavender. Belum lagi persoalan minimnya ketersediaan bahan baku. Misalnya, untuk membuat 10 ml essential oil melati membutuhkan 10 kg kuntum bunga melati. Begitu juga dengan minyak esensial mawar. Namun harga yang dibandrol memang sepadan dengan manfaat kesehatan dan kecantikan yang bisa kita dapatkan.

Cara Penggunaan Aroma Terapi

Cara melakukan aroma terapi bisa beraneka macam, misalnya dengan penguapan, parfum, pijatan atau lilin yang disisipi dengan aroma essential oil. Rangsangan dari wewangian tumbuhan ini akan masuk ke saluran pernafasan dan membawa rangsangan terhadap syaraf yang langsung ditangkap oleh otak. Selanjutnya aroma terapi yang terhirup lewat sistem penciuman ini akan dapat mempengaruhi kondisi psikis, daya ingat dan juga emosi.
Sumber gambar ilustrasi : IG Vimala
Menikmati aroma terapi di rumah, memang merupakan sebuah aktivitas me time yang highly recomended. Dengan memilih essential oil dari vimala untuk aroma terapi, saya juga sekaligus membantu program pemerintah dalam meningkatkan kecintaan dan kebanggaan kita menggunakan produk-produk dalam negeri. 
Sumber gambar ilustrasi : IG Vimala
Apalagi jaman sekarang dimana teknologi informasi semakin maju dan sangat mudah diakses, tentu tak ada lagi hambatan bagi kita jika ingin membeli dan menggunakan berbagai macam produk dari luar negeri. Misalnya membeli kosmetik, baju, tas atau sepatu branded asli dari luar negeri. Dengan kemudahan ini maka tak jarang konsumen berlomba-lomba dalam membeli produk-produk dari luar negeri tersebut baik secara online maupun offline sehingga produk dari dalam negeri kadang malah jadi terpinggirkan. Apalagi jika produk-produk asli dari luar negeri tersebut menawarkan diskon promo, wah..pasti bakalan makin banjir orderan.

Menyikapi hal semacam ini, saya sih cenderung memilih untuk tetap setia menggunakan produk dalam negeri karena ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan jika kita tetap setia menggunakan produksi dalam negeri yaitu :

  1. Harganya lebih bersaing
  2. Kualitas Tak Kalah Oke
  3. Membantu Pemerintah Menciptakan Lapangan Kerja
  4. Meningkatkan pendapatan masyarakat
  5. Memajukan perekonomian nasional
Makanya saya selalu berusaha untuk memilih menggunakan produk dalam negeri karena jika sampai produk luar negeri yang menguasai pasar Indonesia, tentu hal itu akan sangat merugikan bangsa. Saya juga merasa bangga menggunakan produk buatan dalam negeri karena sesungguhnya produk Indonesia itu tidak kalah kualitasnya dengan produk asing, hanya saja mungkin masih kurang dikenal oleh masyarakat secara umum. Sehingga langkah Blibli.com dalam membuat kategori belanja Galeri Indonesia ini bisa membantu promosi berbagai produk kreatif asli Indonesia agar semakin dikenal oleh masyarakat luas. Semua produk yang dijual disini merupakan Produk kreatif 100% Indonesia yang mendunia.

Yuk, sama-sama kita tingkatkan kecintaan dan kebanggaan kita terhadap produk kreatif asli Indonesia dengan berbelanja di galeri Indonesia Blibli.com. 


Desember 28, 2016

Menjadi Ecomom dan di apresiasi. Ini yang saya lakukan!

Edit Posted by with 1 comment
Menjadi ibu yang baik dan selalu berusaha memberi yang terbaik untuk keluarga. Setelah menjadi ibu, pernah kepikiran gak kalau kita akan di apresiasi oleh anak kita? Terlebih anak kita masih kecil? Sekedar Ia memberikan gambar yang Ia buat sendiri dan bertuliskan “I love you, Mom!”

Bangga, karena Ia bisa mengekspresikan perasaanya melalui gambar yang Ia buat untuk saya. 
Bangga, karena Ia sudah mampu mengapresiasi orang lain atau saya sebagai Ibunya.
Bangga, karena Ia punya inisiatif untuk memberikan hadiah kecil di momen hari Ibu ini.

Tapi ini membuat saya berpikir juga, Mengapa si kecil bisa seperti itu di momen hari ibu kemarin. Dan kalau melihat kebelakang, mungkin hal-hal yang saya lakukan juga berdampak pada sikapnya. Beberapa hal yang saya lakukan dan mungkin berdampak pada sikapnya adalah:

1. Menemaninya bermain ataupun belajar


Hal yang sebenarnya simple banget, menemani Ia bermain ataupun belajar. Tapi ini pun sebenarnya butuh usaha. Karena sebagai ibu yang juga bekerja, gak mudah mengatur waktu untuk menemaninya bermain ataupun belajar. Namun saya bisa menyiasatinya dengan menemaninya belajar di malam hari, sehabis saya pulang dari kantor dan mengajaknya bermain saat akhir pekan ataupun saat libur tiba. Memang tidak banyak waktu yang dihabiskan, namun waktu yang diluangkan cukup berkualitas.

2. Melatih kreatifitasnya sejak kecil


Melatih kreatifitas disini banyak bentuknya. Biasanya saya menemani Ia menggambar, mewarnai, atau mengajaknya mengkreasikan makanan. Saat hari libur atau akhir pekan tiba, selain bermain bersama, saya biasanya juga menemani si kecil menggambar atau mewarnai. Terbiasa saya temani saat menggambar bukan berarti saat menggambar harus ada saya. Bukti nyatanya ketika Ia memberi saya gambar bertuliskan “I Love you, Mom!” saat momen hari ibu. Kadang saya juga mengajaknya mengkreasikan makanan. Biasanya saya mengajaknya membuat bento, yang nantinya Ia bisa hias sendiri tapi gak jarang juga bikin kreasi makanan lainnya sehabis baca ide-ide menarik di internet. Kalau membuat bento ini sendiri, selain melatih kreatifitasnya, ini juga membuat Ia lahap memakan makanan yang kami buat.

3. Memberinya makanan yang sehat dan bergizi


Memberikan makanan yang sehat berarti kita juga harus memperhatikan bahan makanan yang akan kita olah menjadi masakan. Sebagai Ibu yang juga bekerja, saya tidak mungkin setiap hari membeli bahan makanan. Biasanya saya membeli bahan makanan setiap seminggu atau dua minggu sekali, kemudian saya simpan di lemari es. Kalau beberapa Ibu takut menyimpan makanan di lemari es karena dapat menyebabkan kerusakan pada bahan makanan, saya tidak begitu. Saya biasa menyimpan makanan di lemari es milik saya dengan tenang karena memiliki fitur kontrol kelembapan yang dapat menjaga sayuran saya di kondisi terbaik. Ataupun saat menyimpan daging, ayam dan ikan sekalipun, Fitur prime fresh pada lemari es Panasonic saya mampu membekukan sekitar -3°C sehingga yang dibekukan hanya permukaanya saja. Pembekuan makanan dengan cara inilah yang akan menjaga bahan makanan kita dalam kondisi terbaiknya. Dengan memiliki bahan makanan yang baik dan fresh, tentunya saya dapat memberikan makanan yang sehat dan bergizi untuk anak saya 

4. Mengajarkannya mencintai lingkungan


Mencintai lingkungan yang saya ajarkan pada si kecil mulai dari hal-hal simple yang biasa kita lakukan. Mulai dari mencintai lingkungan dengan menghemat energi ataupun menghemat air. Untuk menghemat air, biasanya saya ajarkan saat Ia memperhatikan saya mencuci pakaian. Atau terkadang Ia membantu sekaligus bertanya-tanya tentang mencuci kepada saya. Pertanyaan sederhana yang kadang Ia tanyakan, “kenapa air yang saya gunakan terlihat lebih sedikit jika dibanding dengan air yang digunakan tante-nya saat mencuci?” Langsung jawab saja, karena cara mencucinya berbeda. Didukung dengan mesin cuci Panasonic yang memiliki teknologi econavi, saya bisa menghemat air, menghemat waktu dan menghemat energy pastinya. Jadi saat menggunakan cara yang berbeda, hasilnya pun berbeda.

5. Mengajarkannya mengepresiasi orang lain


Sesederhana mengucapkan terimakasih saat diberi bantuan oleh orang lain. Saya belajar bahwa sebenarnya orang lain akan senang jika kita apresiasi. Begitupun saat saya di apresiasi si kecil, saat Ia menulis “I Love You, Mom!” di gambarnya. Ia membuat saya senang dan terharu, saat itu. Yang kemudian saya balas dengan ucapan terimakasih dan peluk untuknya.

Beberapa hal yang saya sebutkan diatas yang saya sudah ajarkan pada si kecil. Saya rasa ini cukup berdampak pada sikap dan kepribadiannya. Saya percaya, hal-hal yang saya (sebagai Ibu) ajarkan akan berdampak besar pada si kecil di masa depannya. Menjadi Ibu yang baik, Menjadi smart mom, Berarti saya menjadi Ecomom. Yang pasti, saya akan terus memberikan yang terbaik untuknya. Bukan terbaik untuk saat ini saja, tapi terbaik untuk masa yang akan datang juga. 


Thanks child, you made me as a good mom, you made me an ecomom!

Bu-ibuuuu, apa yang kalian ajarkan ke anak kalian dan sangat berpengaruh pada sikap serta kepribadiannya sekarang? Coba cari tau dan share di komentar yuk! Terimakasih :)

Desember 23, 2016

Ini Dia 6 Bahan Alami Yang Mampu Menghilangkan Jerawat

Edit Posted by with 2 comments
Memiliki wajah yang berjerawat tentu akan membuat kamu tidak pede, jerawat memang menjadi salah satu musuh terbesar untuk semua wanita. Saat jerawat muncul pasti kamu akan melakukan apapun agar si jerawat segera menghilang, mulai dari memakai cara tradisional sampai mencoba produk anti jerawat yang ada di pasaran. 


Tidak semua jenis kulit wajah akan cocok dengan produk anti jerawat yang dijual dipasaran, salah memilih produk malah akan membuat kulit wajah kamu semakin memburuk nantinya. Oleh sebab itu tidak ada salahnya untuk mencoba menghilangkan jerawat dengan cara tradisional. Dengan cara perawatan kulit tradisional yang lebih aman akan membuahkan hasil yang memuaskan dibandingkan dengan menggunakan produk kecantikan yang dijual diluaran. Nah berikut ini beberapa cara yang ampuh untuk menghilangkan jerawat membandel diwajh kamu. 

1. Kayu Manis dan Madu 

Kayu manis dan madu adalah salah satu perpaduan yang mampu menghilangkan jerawat. Kandungan antimikroba yang terdapat di dalam kayu manis serta madu yang bersifat sebagai antibiotic alami akan membantu menghilangkan jerawat yang betah bersarang di wajah kamu. 

2. Lemon 

Lemon merupakan salah satu buah yang mengandung vitamin c yang tinggi. Kamu bisa menjadikan lemon sebagai salah satu masker wajah yang ampuh untuk menyembuhkan jerawat membandel. Namun bagi yang mempunyai kulit sensitive tidak disarankan untuk menggunakan lemon. 

3. Susu 

Banyak orang beranggapan bahwa susu merupakan salah satu penyebab munculnya jerawat diwajah. Namun kenyataannya susu atau bahkan yogurt merupakan salah satu bahan alami yang dapat menghilangkan jerawat. Kamu juga bisa menggunakan yogurt sebagai masker untuk menghilangkan jerawat, alasannya karena asam yang terdapat di dalam yogurt bersifat anti bakteri selain itu lemak susu juga bisa membuat kulit wajah kamu jadi lebih lembab. 

4. Bawang Putih 

Mungkin akan terdengar cukup aneh, namun ternyata bawang putih juga mampu menghilangkan jerawat yang menempel di wajah. Bawang putih yang mengandung antioksidan merupakan antijamur, antivirus serta antiseptic yang bermanfaat untuk wajah berjerawat. Selain itu bawang putih juga mengandung sulfur yang mampu mempercepat proses penyembuhan jerawat. 

5. Putih Telur 

Putih telur merupakan cara yang paling banyak digunakan untuk menghilangkan jerawat dan noda bekas jerawat di wajah. Kandungan protein dan vitamin yang terdapat didalam putih telur mampu mengembalikan sel kulit yang mati dengan cepat, selain itu putih telur juga berfungsi menyerap minyak sehingga bisa meminimalisir bakteri di wajah. 

6. Strawberry 

Kamu juga bisa mencampur strawberry dengan madu, asam salisilat yang terdapat didalam strawberry mampu menyembuhkn jerwat dengan cepat. Selain itu asam silasat juga merupakan bahan utama yang banyak digunakan sebagi obat penghilang jerawat di pasaran. 

Merawat muka berjerawat ternyata tidak lah susah bukan, kamu bisa menggunakan bahan alami yang juga banyak terdapat dirumah. Selamat mencoba.

Kolaborasi Gojek dan Arisan Mapan, Untuk Peningkatan Kesejahteraan Keluarga

Edit Posted by with No comments

Hari Sabtu kemarin, saya berkesempatan untuk hadir dalam acara launching kerjasama GO-JEK dan ARISAN MAPAN di Sindu Kusuma Edupark Sleman Yogyakarta. Setelah mengambil raport di sekolah anak, saya langsung meluncur ke taman wisata ini. 

Eniwei GO-JEK dan arisan mapan ini tentu sudah nggak asing bagi kita semua. GO-JEK merupakan aplikasi yang menyediakan berbagai layanan lengkap mulai dari transportasi, logistik, pembayaran, layan - antar makanan, dan berbagai layanan on demand lainnya. Sejak awal beroperasi hingga saat ini GO-JEK terbukti berhasil membuka lapangan kerja baru dan membantu peningkatan kesejahteraan keluarga dari pekerja sektor informal. Para tukang ojek offline yang tadinya hanya memiliki pendapatan di bawah UMR, setelah bergabung dengan GO-JEK kini bisa memperoleh pendapatan di atas UMR.

Andre dan Aldi sedang menjelaskan tentang kolaborasi Go-Jek dan ARISAN MAPAN
Begitu juga ARISAN MAPAN yang merupakan salah satu program yang dikeluarkan oleh RUMA untuk memudahkan masyarakat dalam mewujudkan barang impian secara nyaman, aman, bersama-sama dan terjangkau melalui sistem arisan. Program ini juga sudah berhasil membantu para ibu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan akan perabot rumah tangga dengan sistem pembelian secara arisan dan lebih terjangkau. Ketua ARISAN MAPAN juga akan mendapatkan fee yang bisa dijadikan sebagai sumber penghasilan tambahan untuk peningkatan kesejahteraan keluarga. 

Dalam kesempatan launching kemarin, Aldi selaku CEO PT RUMA dan Andre selaku presiden GO-JEK menjelaskan bahwa kini GO-JEK dan ARISAN MAPAN ingin bersinergi dengan tujuan untuk semakin meningkatkan kesejahteraan anggota keluarga sektor informal. Bagaimana caranya? Yaitu pasangan mitra GO-JEK bisa bergabung menjadi ketua arisan mapan dan mendapat penghasilan tambahan.Harapannya sih jika bapaknya sudah jadi member gojek, maka diharapkan ibunya jadi member arisan mapan. Begitu juga sebaliknya. Dengan demikian maka dalam satu keluarga baik laki-laki maupun perempuan bisa sama-sama berdaya dalam hal ekonomi. Saling bersinergi untuk meningkatkan pendapatan sehingga outputnya anak-anak juga bisa tumbuh dengan fasilitas pemenuhan gizi yang baik, pendidikan yang baik dan lain sebagainya. GO-JEK dan ARISAN MAPAN berharap upaya ini juga dapat membantu program pemerintah dalam rangka mengelola tenaga kerja sektor informal. Jika tingkat kesejahteraan dari pekerja sektor informal membaik maka dampaknya tentu juga akan sangat positif bagi pembangunan ekonomi Indonesia.

Wah..kalo menurut saya sih cita-citanya GO-JEK dan ARISAN MAPAN ini keren sekali. Selain untuk urusan bisnis, aplikasi GO-JEK dan ARISAN MAPAN juga punya dampak yang baik untuk pembangunan ekonomi di Indonesia. Dan yang lebih keren lagi, gojek dan arisan mapan ini adalah karya anak bangsa. Makanya saat launching di Sindu Kusuma Edupark kemarin kedua perusahaan ini mendapatkan apresiasi khusus dari ibu wakil bupati Sleman yang juga menyempatkan hadir dalam event ini. Dalam sambutannya ibu wakil bupati sangat mendukung kerjasama GO-JEK dan ARISAN MAPAN yang tujuannya sejalan dengan visi misi kabupaten Sleman. Disampaikan juga bahwa tenaga kerja sektor informal yang ada di Sleman saat ini didominasi oleh kaum perempuan sehingga dengan adanya ARISAN MAPAN diharapkan juga dapat membantu peningkatan kesejahteraan kaum perempuan di Sleman khususnya. 

Apresiasi dari Wakil Bupati Sleman
Ngomong-ngomong soal ARISAN MAPAN sebenarnya juga tidak hanya terbatas pada pasangan mitra GO-JEK saja lho yang bisa bergabung. Siapa saja bisa bergabung menjadi ketua ARISAN MAPAN. Keuntungannya selain bisa membeli barang impian secara mudah dan murah, juga bisa mendapat penghasil tambahan yang cukup lumayan. Jika tertarik siapapun bisa mendonlot aplikasi MAPAN via playstore atau kunjungi facebook MakinMapan untuk informasi lebih lanjut.

Desember 11, 2016

Cerita Seram Rumah Masa Lalu

Edit Posted by with 12 comments

Pagi ini saya lagi nyortir file foto-foto yang udah terlalu banyak kesimpen di laptop biar nggak menuh-menuhin memori. Foto yang nggak kepake saya pilihin untuk dihapus. Pas lagi bersih-bersih folder nemu deh foto ini.

Rumah Dinas yang pernah saya tempati. Itu yg pojok kanan lampunya remang warna kuning adalah rumah yg jadi gudang
Ini adalah foto rumah masa lalu saya. Kok masa lalu sih? Lha emang sekarang situ tinggal di rumah masa depan? Kuburan dong..hiks..syerem. Gini lho..rumah masa lalu itu maksudnya rumah saya pas jaman dulu, waktu saya belum punya rumah sendiri. Masa-masa ketika saya cuma numpang di rumah milik negara alias rumah dinas. Iya dulu pas belum punya rumah, saya tinggal di rumah dinas milik puskesmas tempat saya bekerja. Sebenarnya ada untungnya juga sih tinggal di rumah dinas karena saya nggak perlu keluar duit untuk bayar sewa rumah bulanan sehingga duitnya bisa ditabung.

Ngomongin soal rumah dinas yang saya tempati dulu, lokasinya ada di dusun Kalakan, Argorejo,Sedayu. Persis di belakang kecamatan Sedayu yang terletak di tepi jalan raya jogja wates. Di belakang kantor kecamatan ini ada 3 rumah dinas puskesmas yang lokasinya jejer-jejeran. Tahun 2010 saat saya dapat SK untuk pindah tugas di puskesmas Sedayu 2, dari tiga rumah dinas yang ada ternyata yang sudah ditempati baru satu rumah saja. Yang dua rumah kosong melompong sejak selesai dibangun belum ada yang mau menempati. Karena kosong maka rumah dinas itu dipakai buat nyimpen barang-barang puskesmas yang udah nggak kepake. Barang-barang tua jaman peninggalan orde baru yang belum sempat dihapus semua diletakkan di dua rumah dinas tersebut. Mulai dari bed pasien, tiang infus, meja kursi rusak, lemari obat dan barang-barang kuno lainnya semua disimpen disitu. 

Nah pas saya datang, bu kepala puskesmasnya nawarin saya untuk milih salah satu dari 2 rumah dinas yang kosong itu untuk ditempati. Nanti barang-barang milik puskesmas yang nggak kepake itu akan dikumpulkan jadi satu di rumah kosong satunya yang tidak saya pilih. Jujur saya memang butuh rumah karena memang belum punya rumah dan kalau saya mau tinggal di rumah dinas ini memang ada untungnya. Selain saya bisa ngirit nggak perlu bayar uang sewa rumah, saya juga bisa ngirit biaya BBM. Karena jarak rumah dinas ke puskesmas tempat saya kerja itu dekeeet banget. Nggak sampe 5 menit naik motor udah sampai. Yang jadi agak jauhan sih kantor suami. Kalau dari rumah dinas ke kantor suami mungkin bakal butuh waktu 1/2 jam lebih. Tapi buat suami saya sih nggak masalah yang penting kami bisa ngirit nggak perlu bayar sewa rumah.

Tapi jujur ya, pas pertama kali lihat penampakan rumah dinas ini saya sempat merinding. Suasananya itu bener-bener kayak rumah angker di film horor. Meskipun belum lama dibangun tapi karena belum pernah ada yang menempati, rumah dinas ini jadi nggak terawat. Rumputnya tinggi-tinggi, trus pas masuk ke dalam itu aromanya kayak bau rumah sakit jaman dulu. Ih..pokoknya serem deh. Ditambah lagi lingkungan sekitar situ cuma ada kebon, rumpun pohon bambu (yang katanya ada penunggunya berwujud pocong) sama ada rumah kuno yang gedeee banget dan halamannya luaaas banget. Yang tinggal di rumah kuno itu adalah direktur bank BPD jogja tapi jarang keluar rumah karena sibuk.

ini foto rumah tua yang luas banget milik pak direktur bank. abaikan fotonya tayo
rumpun bambunya di sebelah sana tuh, di belakang anak baju biru ( yg baju biru itu anaknya pak direktur bank)
Ya..tetangga terdekat saya cuma keluarga direktur bank itu dan mbak endang yaitu perawat gigi puskesmas yang tinggal di rumah dinas yang satu lagi. Well..karena nggak ada pilihan lain akhirnya saya mantapkan diri untuk sementara tinggal di rumah dinas ini. Saya akhirnya milih untuk menempati rumah dinas yang mepet sama rumah dinas yang ditempati mbak endang. Lalu rumah dinas yang sebelah saya (yang lebih deket sama rumpun bambu yang katanya ada pocongnya itu) akhirnya yang dijadikan gudang untuk nyimpen barang-barang lama milik puskesmas. Jadi posisi rumah yang saya tempati berada di tengah-tengah.
Rumah tua pak direktur itu dulunya bekas pabrik. Ini adalah satu-satunya tetangga depan rumah saya karena luas muka halaman rumahnya memang memanjang dari depan rumah dinas mbak endang sampai rumah dinas yg jadi gudang
Kalo digambarkan posisinya itu begini : tetangga sebelah kanan saya rumah mbak endang, tetangga kiri saya rumah yang jadi gudang. Trus tetangga depan rumah saya adalah rumah kuno maha luas milik pak direktur bank dan tetangga belakang rumah saya adalah kantor kecamatan sedayu. Nah, pas awal saya tinggal di rumah ini saya sih udah nebak bahwa lingkungan seperti ini pasti menyimpan banyak cerita seram. Lha wong dari auranya udah kerasa seremnya. Mbak endang tetangga terdekat saya yang sudah lebih lama tinggal disitu cerita kalau di rumah dinas yang dia tempati itu sering ada kejadian aneh. Pernah pas malam hari dari arah kamar mandi ada suara gebyur-gebyur seperti orang lagi mandi tapi begitu didatangi ternyata nggak ada siapapun di situ dan lantai kamar mandinya kering. Padahal kata mbak endang suara gebyur-gebyurnya jelas banget terdengar. 

Trus pas saya ikut arisan ibu-ibu dasawisma ada juga ibu yang cerita. Kalau rumpun bambu yang lokasinya nggak jauh dari rumah saya itu ada penunggunya. Tiap habis magrib orang kampung situ udah jarang yang berani lewat situ karena serem. Oh...i see...makanya kalau malam hari memang jalan di depan rumah saya itu sepiii banget. Nggak ada orang lewat sama sekali. Tapi udah nggak segelap dulu sih kata orang setempat, karena udah dipasangin lampu jalan sama suami saya terutama di jalan yang deket sama rumpun bambu itu. 

Oh..iya ngomongin soal suara orang mandi gebyar-gebyur di malam hari itu saya beberapa kali juga pernah dengar. Tapi sumbernya bukan dari rumah yang saya tempati. Melainkan dari kamar mandi kecamatan sedayu yang posisinya nempel dengan dapur rumah dinas yang saya tempati. 

Saya dengernya pas lagi duduk-duduk di dapur sama suami pada suatu malam sekitar jam 9 . Tiba-tiba dari balik tembok belakang rumah saya ada suara orang mandi. Tapi saya sama suami mikirnya positif aja, mungkin itu yang lagi mandi adalah penjaga malam kantor kecamatan. Jadi tiap kali kami denger suara gebyur-gebyur nggak pernah merasa takut karena kami yakin itu memang suara orang yang lagi mandi beneran. Tapi belakangan pas ngobrol sama orang kecamatan katanya sih kalau malam nggak ada orang yang jaga kantor kecamatan. Lha trus yang suka mandi tiap malam itu siapa dong?

Meski ada cerita-cerita seram yang beredar tapi alhamdulilah selama saya tinggal di rumah dinas puskesmas itu saya dan keluarga nggak pernah diganggu sama hal-hal gaib yang menyeramkan. Tayo yang saya ajak tinggal di rumah dinas itu sejak umur 5 bulan juga fine-fine aja. Gak pernah rewel malah tidurnya pules karena suasananya sepi banget. Enak buat tidur. Di lingkungan rumah dinas yang saya tempati ini Tayo juga punya beberapa teman akrab. Meskipun Tayo umurnya paling kecil tapi Tayo tetap bisa bergaul dengan baik dengan mas-mas kecil di dusun ini.

Tayo kecil, lagi jalan-jalan sama mas-mas nya
Akrab bangetkan mereka, kira-kira lagi pada ngobrol apa ya?

Justru yang paling bikin saya serem selama tinggal disitu malah bukan berasal dari makhluk gaib. Tapi makhluk nyata. Sudah 8 kali penampakan makhluk nyata menyeramkan itu mengganggu keluarga saya dan mendorong saya untuk segera membangun rumah sendiri dan secepatnya pindah dari rumah dinas. Makhluk apakah itu?

Makhluk itu adalah ULAR KOBRA! Iya ini tuh ular kobra beneran yang kepalanya bisa berdiri tegak seolah siap mau mematuk sasaran. Hiiiiy...serem banget kalau inget sama makhluk yang satu ini. Bulu kuduk saya sampe merinding. Saya nggak pernah takut sama cerita pocong yang tinggal di rumpun bambu dekat rumah saya. Saya juga nggak takut sama banyak cerita horor lain yang banyak beredar di daerah tempat saya tinggal. Yang paling bikin saya takut ya cuma si ular kobra ini. Selama tinggal di rumah dinas itu saya udah 8 kali didatangi sama ular kobra yang masih kecil tapi tetep aja nyeremin. Herannya lagi ular kobra itu seringnya masuk ke rumah justru pas suami saya lagi dinas keluar kota.

Ular kobra ini pernah hampir bikin Tayo celaka. Tapi untunglah Allah masih melindungi Tayo yang saat itu umurnya udah 1,5 tahun. Jadi ceritanya suatu sore sekitar jam 4 saya habis mandiin Tayo. Udah selesai mandi, pakai baju trus mau saya ajak dia jalan-jalan keluar rumah. Karena saya berencana mau beresin bekas mandinya Tayo maka saya suruh Tayo untuk ambil sendiri sandalnya yang ada di ruang tamu. Tapi Tayo nggak juga beranjak, dia masih aja duduk nungguin saya. Akhirnya saya gendong Tayo, saya bawa menuju ruang tamu mau ngambil sandal. Begitu sampai ruang tamu disitulah saya langsung shock. Ternyata di tengah ruang tamu sudah ada makhluk kecil panjang berwarna hitam dengan tubuh melingkar trus kepalanya tegak ke atas ngeliatin saya. Huwaaa...itukan si ular kobra, kenapa tiba-tiba dia bisa ada disitu? Dugaan saya dia masuk lewat celah pintu. Seketika saya langsung teriak manggil ibu saya yang saat itu nemenin saya di rumah karena suami saya lagi dinas di jakarta. "Mamaaaa....ulaaar...", teriak saya. Ibu saya juga ikut panik dan ternyata si ular juga sama paniknya, dia langsung mlungker-mlungker masuk ke kolong kursi tamu. Saya langsung lari keluar lewat pintu belakang sambil gendong Tayo. Saya lari ke rumah mbak endang nyari suaminya mau minta tolong buat ngusirin si kobra. Ibu saya tetep di rumah untuk ngawasin pergerakan si kobra biar gampang ditemukan. Akhirnya setelah suami mbak endang datang ke rumah masalah pun teratasi. Ularnya dibunuh pake bambu trus dibuang entah kemana. Saya lega sekaligus miris. Miris membayangkan apa yang terjadi kalau tadi Tayo beneran jalan sendiri ke ruang tamu untuk ngambil sandalnya seperti perintah saya. Untung Allah menjaga Tayo sehingga waktu saya suruh ambil sandalnya sendiri, Tayo tetep nggak mau beranjak.

Tapi ternyata teror si ular kobra ini nggak hanya berhenti sampai di sini saja. Pernah suatu malam, tiba-tiba ada suara "TLEPOK" berasal dari arah dapur rumah saya. Pas saya lihat ternyata si ular kobra udah nongkrong di lantai dapur rumah saya karena jatuh dari atap genteng dapur. Lagi-lagi suami mbak endang yang jadi penyelamat kami karena kejadiannya juga pas suami saya lagi dinas keluar kota.

Beberapa bulan kemudian pernah juga ada kejadian aneh. Sekitar jam 2 siang saya pulang kerja naik sepeda motor. Tayo duduk di depan karena sekalian saya jemput pulang dari daycare. Saya kalau naik motor sambil bawa anak pasti jalannya pelan-pelan, nggak pernah ngebut. Begitu sampai rumah, sepeda motor saya parkir dulu di halaman. Trus saya turunin Tayo dan saya ajak masuk ke dalam. Di rumah itu kalau siang ya saya memang cuma berdua sama Tayo. Suami masih di kantor biasanya baru pulang menjelang maghrib. Nah..setelah Tayo udah saya amankan di dalam rumah, saya buka pintu samping rumah untuk masukin sepeda motor yang tadi saya parkir di halaman. Saya buka pintunya dari arah dalam dan saat mau buka pintu itu saya juga nggak melihat sesuatu yang aneh di tempat saya biasa markir motor. Trus pas pintu samping udah kebuka, saya keluar dan segera nyalain motor untuk saya masukin ke dalam. Pas udah di dalam, motor saya parkir dan saya mau nutup pintu samping. Lha kok pas mau nutup pintu mak jegagik, ujug-ujug di dekat roda belakang motor saya sudah ada si ular kobra yang kejet-kejet sakaratul maut karena badannya separo gepeng lantaran ketlindes sepeda motor saya. Sontak saya kaget..lhaaah...ini ular dari mana lagi datangnya? Perasaan dari tadi nggak lihat ada ular kok tahu-tahu bisa ketlindes roda motor saya. Analisa saya sih kemungkinan ular itu emang nyelinap di roda motor saya waktu saya parkir di halaman tadi. Dan saat motor saya jalanin, si ular ini mungkin berusaha mau turun eh..tapi malah ketlindes...ya...Allah seremnya saya naik motor yang digubetin sama ular kobra. Untung masih dilindungi Allah..lagi-lagi saya sangat bersyukur.

Setelah kejadian itu teror ular kobra masih terus saja berlangsung. Yang paling epik horornya adalah ketika suatu hari ada ular kobra masuk lagi ke rumah saya, kemudian ular itu nggak berhasil ditemukan (tapi saya yakin ular itu masih sembunyi di dalam rumah saya) dan baru 3 hari kemudian ketemu. Jadi selama 3 hari ternyata ada ular kobra yang ikut nginep di rumah saya. Jadi ceritanya pas saya lagi kerja, Tayo saya tinggal di rumah dan di momong sama tetangga saya. Tetangga saya ini yang pertama kali lihat ada ular kobra gentayangan di dapur rumah saya. Lalu dia manggil orang untuk ngusir ular itu karena tetangga saya yang momong Tayo inikan ibuk-ibuk yang takut juga sama ular. Nah orang yang dipanggil nggak berhasil menemukan dimana si ular sembunyi. Trus karena takut, si ibuk ini juga gak berani masuk lagi ke rumah saya. Tayo dibawa pulang ke rumahnya yang lokasinya nggak begitu jauh dari rumah saya. Pas saya pulang kerja, saya lihat rumah saya kuncian rapat. Lalu saya nyusul ke rumah si ibuk ini karena yakin Tayo ada disana. Sampe sana saya diceritain soal ular kobra yang masih belum ketemu itu. Akhirnya saya jadi nggak berani pulang juga. Saya langsung telpon suami, ngabarin kalau ada ular masuk rumah dan belum ketemu. Saya tetep nunggu di rumah si ibuk itu sama Tayo sampai suami pulang. Sekitar jam 3an suami udah pulang, dia emang pamit pulang duluan demi mencari ular yang belum ketemu itu. Suami saya dibantu sama Pak dukuh dan suaminya mbak endang mulai sweeping seisi rumah buat nemunin si kobra yang menyelinap. Sampai jelang maghrib ularnya tetep nggak ketemu juga padahal katanya semua kolong dan sudut rumah udah di sweeping. Dugaan tim pencari ular ini sih kemungkinan ularnya udah keluar sendiri dari dalam rumah. Karena udah malam akhirnya saya mau juga di suruh pulang. Tapi sepanjang malam saya tetap aja gelisah nggak bisa tidur, takut gimana kalo ularnya masih ada di dalam rumah. Gimana kalo ularnya ada di bawah bantal saya? Atau di bawah bantalnya Tayo? Tiap mau ngapa-ngapain saya mesti clingak-clinguk dulu kalo aman ga ada penampakan apapun baru berani jalan. Kondisi kayak gini berlangsung selama 3 hari. Dan baru berakhir ketika suatu siang akhirnya ular itu ditemukan lagi ngadem di kamar mandi rumah saya. Tuh...benerkan feeling saya, ular kobra itu memang masih ada di dalam rumah. Untung selama 3 hari itu kami sekeluarga masih dilindungi Allah SWT. Terimakasih Ya..Allah..

Sesudah itu masih ada 4 ular lagi yang mampir ke rumah saya tapi baru sampai teras atau halaman udah langsung diusir sama suami yang kebetulan melihat. Saya bersyukur banget ketika akhirnya di tahun 2013 saya bisa punya rumah sendiri dan bisa segera pindah dari rumah dinas yang menyeramkan itu. Sebenarnya yang sering didatangi sama ular kobra juga bukan rumah saya sendiri. Rumah mbak endang, rumah pak direktur bank juga sering banget didatengin. Malah saya kadang suka mikir jangan-jangan rumah kosong yang jadi gudang di sebelah saya malah jadi sarang ular ya?..tapi saya juga nggak berani bongkar gudangnya. Saya pernah ngobrol sama pak RT tentang fenomena ular kobra di lingkungan kami. Kata pak RT memang di daerah sini udah biasa banget ada ular kobra. Datangnya juga musiman, kalo pas banyak yang kecil-kecil gitu kemungkinan emang baru aja pada netes telurnya. Yang jadi pertanyaan adalah kalau anaknya sebanyak itu lalu induknya itu ada berapa? gedenya seberapa? Dan sarangnya dimana? Kalo anaknya pada bisa jalan-jalan kemana-mana gitu pasti induknya juga nggak begitu jauh tinggalnya. Tapi belum ada warga disitu yang pernah lihat induknya. Dan sampai saya pindah rumah identitas si induk kobra ini tetap masih jadi misteri. 

Ah..saya sih makin serem aja kalo suruh bayangin dimana induknya sembunyi. Nulis cerita ini aja saya sambil merinding lagi. Mengenang rumah dinas yang saya tempati dulu memang berhasil bikin bulu kuduk saya jadi merinding lagi. Fiuh...untung sudah pindah rumah.