Cara Pinter Pakai Traveloka PayLater, Jujur Guna Banget !

by - January 08, 2022


Jangan coba - coba pakai PayLater. Bahaya, nanti bisa bikin boros dan banyak hutang !

Kalimat tersebut tak sengaja saya dengar saat sedang menunggu datangnya Kereta Api yang akan menuju Yogyakarta di Stasiun Tawang Semarang. Saat itu saya sedang duduk sendiri di bangku ruang tunggu penumpang. Di samping kanan saya, ada beberapa muda-mudi yang sedang asyik ngobrol. Sekilas saya dengar sepertinya belanja online yang menjadi topik obrolan mereka. Kemudian salah satu dari mereka ada yang bertanya kepada temannya, "Belanja online pakai PayLater itu aman nggak sih?". Lalu temannya menjawab, "Jangan coba-coba pakai PayLater, bahaya..nanti bisa bikin boros dan banyak hutang".
Stasiun Tawang Semarang. Foto : Dok.Pri
Saya memang tidak sengaja mendengar oborolan mereka, namun gara-gara nggak sengaja "nguping" pembicaraan anak-anak muda tersebut saya malah jadi penasaran dengan PayLater. Apa benar PayLater itu berbahaya?

Saya mulai kenal PayLater pada awal tahun 2020 sebelum pandemi. Gara - gara nggak sengaja "nguping' obrolan anak muda di stasiun, saya jadi tahu bahwa PayLater merupakan cara pembayaran yang kini sedang sangat populer. PayLater adalah pelayanan untuk menunda pembayaran yang selanjutnya wajib dilunasi di kemudian hari. Biasanya pelunasan ini dapat dibayarkan dalam bentuk cicilan dengan jangka waktu beberapa bulan tergantung jenis serta nominal transaksi / pembelian yang telah dilakukan. Bahasa gampangnya, PayLater sama saja dengan kredit online.

"Jadi PayLater itu semacam pinjaman atau hutang untuk membeli sesuatu ya? Bener dong bisa bahaya, karena berisiko membuat kita jadi banyak hutang?"
Hmm..memang ada benarnya juga sih pernyataan tersebut. Karena dengan menggunakan layanan PayLater untuk bertransaksi, maka kita akan diwajibkan juga untuk membayar bunga pinjaman dan jika pembayaran cicilan melebihi jatuh tempo maka akan ada denda yang dikenakan. Apabila kita tidak bijak dalam menggunakan layanan PayLater, maka resiko banyak hutang bisa saja terjadi.

Jujur saja, saat awal mencoba menggunakan PayLater saya sempat terlena. Kala itu saya mendaftar PayLater yang ditawarkan oleh sebuah marketplace. Saat pertama mendaftar saya langsung mendapat limit sebesar 3 juta. Lalu saya mencoba berbelanja menggunakan PayLater. Saat ingin membeli sesuatu di marketplace tapi kondisi keuangan mepet, langsung saja saya bayar pakai PayLater. Saking mudahnya belanja pakai PayLater, tak terasa akhirnya limit saya habis.

Saya pilih membayar tagihan PayLater secara cicilan. Bulan berikutnya saat tagihan PayLater keluar, sayapun langsung membayar tagihan sebelum jatuh tempo. Hal ini saya lakukan rutin setiap bulan sesuai dengan jangka waktu cicilan yang saya ambil. Pembayaran cicilan saya lancar dan tak pernah melebihi jatuh tempo. Hasilnya limit PayLater saya bertambah hingga mencapai 10 juta. Makin seneng dong saya, bisa tambah banyak belanjanya nih..

Lama - lama saya jadi kecanduan belanja dengan pembayaran PayLater dan belanja saya jadi boros banget. Kondisi ini tentu berisiko membahayakan kondisi keuangan saya. Wah, bisa klenger nih..dompet saya kalau begini terus. Apalagi barang - barang yang saya beli kala itu sebenarnya juga bukan barang yang benar - benar saya butuhkan. Well, bukan salah PayLater nya sih, tapi salah saya sendiri yang terlalu kompulsif menggunakannya. Beruntung saya segera sadar sebelum makin terlena dengan godaan belanja menggunakan PayLater. Akhirnya saya putuskan untuk stop dulu pakai PayLater hingga semua cicilan lunas.

Traveloka Paylater, Penyelamat di Kondisi Gawat

Setelah cicilan PayLater yang saya gunakan belanja di marketplace lunas, sayapun memutuskan untuk tidak lagi menggunakan PayLater. Namun saya jadi berubah pikiran lantaran suatu hari saya berada dalam situasi yang sungguh urgent dan justru PayLater jadi penyelamat saya.

Pada pertengahan tahun 2021 saya berkunjung ke rumah kakak ipar saya di Bandung bersama keluarga besar karena ada keperluan keluarga. Setiba di Bandung kami berencana untuk menginap di rumah kakak ipar. Namun ternyata rumah kakak ipar sedang direnovasi. Sebenarnya bukan renovasi total, hanya sebagian dari area rumah kakak ipar yang direnovasi. Kamar tidur untuk tamu masih bisa dipakai. Namun debu bahan bangunan dari kegiatan renovasi sangat mengganggu kesehatan pernafasan anak saya yang menderita alergi debu. Selama berada di rumah kakak ipar, alergi anak saya kambuh dan dia jadi agak kesulitan bernapas.

Demi kesehatan anak akhirnya saya memutuskan untuk mencari hotel yang tidak jauh dari rumah kakak ipar. Biaya hotel ini memang diluar rencana. Budget untuk berkunjung ke rumah kakak ipar di Bandung memang sudah saya susun dengan detail, namun saya tidak memasukkan anggaran biaya untuk menginap di hotel karena dari awal memang sudah berencana untuk menginap di rumah kakak ipar. Saat biaya menginap di hotel ini tiba-tiba muncul secara mendadak, jika dipaksakan tentu akan sangat mengganggu perencanaan keuangan yang sudah saya susun.

Tapi kondisinya memang darurat dan tidak terprediksi sebelumnya. Apalagi saat itu juga situasinya masih pandemi, sehingga kami harus mencari hotel yang sanitasinya benar-benar bagus dan tarifnya jadi cukup mahal. Padahal anggaran keuangan udah pas banget, nggak ada angaran buat menginap di hotel. 
Untung ada Traveloka PayLater
Pas lagi bingung cari hotel, saya buka aplikasi Traveloka. Niatnya mau cari hotel yang lagi ada promo. Tapi ternyata saya malah jadi tertarik untuk daftar Traveloka PayLater untuk pesan hotel. Saya sudah paham cara kerja PayLater berbekal pengalaman pernah pakai PayLater di sebuah market place. Dan saat saya mendaftar Traveloka PayLater kala itu kondisinya memang benar-benar sedang butuh bantuan. Dalam waktu singkat pengajuan PayLater saya disetujui dan langsung bisa saya gunakan untuk bertransaksi.

Untungnya ada Traveloka PayLater yang bisa saya gunakan untuk memesan hotel, tanpa mengganggu rencana keuangan saya saat itu. Dengan menggunakan Traveloka Paylater akhirnya anak saya bisa beristirahat dengan aman dan nyaman dan semua rencana anggaran yang kami susun selama berada di Bandung terwujud sesuai pos nya masing-masing. Biaya hotel yang saya bayar dengan menggunakan Traveloka PayLater, bisa saya cicil pada bulan berikutnya sesuai kemampuan keuangan saya. Jika saat itu saya tidak menggunakan Traveloka PayLater tentu rencana perjalanan kami selama di Bandung bisa berantakan semua. Jujur guna banget pakai PayLater.

Tentang Traveloka PayLater

Traveloka Paylater adalah salah satu pilihan metode pembayaran yang tersedia di aplikasi Traveloka. PayLater dari Traveloka ini bekerjasama dengan Caturnusa Sejahtera Finance yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. PayLater memberikan fasilitas pembayaran yang memungkinan kita untuk membayar pembelian Traveloka dalam jangka waktu 1 hingga 12 bulan.

Layanan keuangan dari Traveloka ini memudahkan kita untuk melakukan cicilan tanpa kartu kredit untuk pembelian tiket pesawat, reservasi kamar hotel, tiket kereta api, tiket atraksi & aktivitas, tiket bus & shuttle, rental mobil, restoran, bioskop, transportasi bandara, kereta bandara serta cicilan online lainnya. Traveloka PayLater bisa digunakan untuk membayar pembelian semua produk yang tersedia di Traveloka kecuali untuk beberapa produk pembayaran tagihan dan isi ulang seperti pulsa dan paket internet, voucher game, kartu kredit, angsuran kredit dan uang elektronik.
Semuanya jadi mudah, jujur guna banget pakai PayLater
Bahkan kini Traveloka juga memiliki layanan PayLater Virtual Number yang ditawarkan bagi pengguna dengan level PayLater yang lebih tinggi. Dengan menggunakan 16 digit nomor virtual number maka pengguna dapat bertransaksi online dengan limit PayLater di luar Traveloka.

Kenapa saya pilih menggunakan Traveloka PayLater?Hal ini karena Traveloka Paylater memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut :

  • Proses Pendaftaran Cepat dan Mudah, Siapapun bisa mendaftar PayLater dengan syarat memiliki KTP Indonesia dan berusia 21 - 70 tahun. Kita cukup menyediakan data pribadi dan pekerjaan untuk mendaftar langsung via aplikasi Traveloka. Hanya butuh waktu sekitar 10 menit untuk mengisi data dan verifikasi KTP. Selanjutnya jika data memenuhi syarat, maka pengajuan Traveloka Paylater akan langsung disetujui dalam waktu paling lama 60 menit.
  • Limit Awal Bisa Sampai Dengan 10 Juta Rupiah, Saat pengajuan Traveloka Paylater kita disetujui, maka kita akan mendapat limit awal yang nominalnya bisa mencapai 10 Juta tergantung data kemampuan keuangan kita. Saat pertama mendaftar Traveloka Paylater saya mendapatkan limit awal 4.500.000. Limit ini dapat langsung digunakan untuk membeli produk apapun di Traveloka serta membayar dengan cicilan 1-12 bulan dengan bunga yang rendah yaitu sebesar 2.25%-4.80% per bulan. Biaya ini diberlakukan untuk pengguna yang melakukan cicilan bulanan dan bunga berlaku flat
  • Pembayarannya Mudah, Kita bisa melakukan pembayaran Traveloka Paylater dengan cara transfer bank dan menggunakan BCA Virtual Account. Setelah melakukan pembayaran tagihan maka jumlah yang kita bayarkan akan dikembalikan ke limit PayLater sehingga bisa digunakan kembali.
  • Limit Bisa Digunakan di Luar Traveloka, Traveloka Paylater punya keistimewaan yaitu kita bisa mendapatkan virtual number yang penggunaannya mirip dengan kartu kredit. Dengan menggunakan virtual number ini maka limit Traveloka Paylater yang kita miliki bisa digunakan untuk melakukan pembayaran di situs belanja favorit di Luar Traveloka.
  • Belanja Lebih Fleksibel dan Budget Selalu Aman, Tidak perlu khawatir saat belanja di Luar Traveloka menggunakan virtual number karena semua transaksi yang kita lakukan akan terpantau secara real-time di aplikasi Traveloka. Kita bisa menggunakan 40-50% dari limit Traveloka Paylater kita untuk belanja di situs lain secara fleksibel dan bisa menggunakan cicilan jika memang diperlukan.
  • Banyak Promo, Selain menawarkan bunga pinjaman yang ringan, Traveloka PayLater juga sering menyediakan promo serta bonus poin yang bisa ditukarkan dengan diskon hotel, hiburan dan lain sebagainya. 
  • Tanpa Biaya Tambahan,  Pengguna Traveloka PayLater tidak akan dikenakan biaya tambahan seperti biaya administrasi maupun biaya tahunan, justru saat bertransaksi menggunakan PayLater pengguna akan mendapatkan bonus Traveloka points yang bisa dikumpulkan.
  • Bisa Refund, Pembelian menggunakan Traveloka PayLater bisa di refund, namun jumlah refund yang diterima tergantung pada regulasi produk yang kita beli. Selain itu kita juga tidak akan menerima refund penuh karena biaya cicilan tidak dapat di refund.
Traveloka PayLater kini juga menyediakan PayLater Card yaitu kartu kredit dari BRI dan Traveloka yang dapat digunakan untuk bertransaksi di toko fisik dan online seluruh dunia dengan dukungan jaringan VISA. PayLater Card ini ditawarkan kepada sejumlah pengguna tertentu yang memenuhi syarat saja. Saat pengguna melakukan upgrade ke PayLater Card, maka akun PayLater yang ada akan digantikan dan tidak bisa diakses lagi. Berikut perbandingan antara PayLater dan PayLater Card dari Traveloka :
Sumber referensi : Traveloka.com

Cara Pinter Pakai Traveloka Paylater

Pengalaman adalah guru yang paling berharga. Berkaca dari pengalaman saya dalam menggunakan PayLater di sebuah marketplace, maka saya tidak mau lagi mengulangi kesalahan saya tersebut. Saya sudah merasakan sendiri bahwa penggunaan PayLater secara kompulsif pada akhirnya akan memberatkan kondisi keuangan saya. Makanya setelah mendaftar PayLater untuk yang kedua saya pun menggunakannya dengan lebih bijak.

Menggunakan PayLater sebenarnya memang menguntungkan yaitu kita mendapatkan kemudahan dalam membeli produk tanpa harus membayarnya di hari yang bersamaan. Secara simple, kita dimungkinkan untuk membeli suatu produk dengan cicilan tanpa kartu kredit. 
Sumber ilustrasi : Traveloka.com
Sejak menggunakan Traveloka PayLater saya memang merasakan berbagai kemudahan terutama saat membayar reservasi hotel, pesan tiket perjalanan dan lain sebagainya. Traveloka PayLater juga membantu saya dalam membatasi pengeluaran saat saya memilih program cicilan dan bunga per bulan cukup ringan. Meskipun begitu banyak kemudahan yang saya rasakan, namun saya tidak mau terlena lagi seperti dulu. Kini saya berusaha untuk menggunakan PayLater secara pinter dengan melakukan hal-hal sebagai berikut :

1. Gunakan untuk kondisi darurat

Jika kita sedang berada dalam kondisi tidak ada uang di dompet, tidak ada orang yang bisa dipinjami uang, saldo rekening tidak mencukupi namun disisi lain kita mendadak harus pulang kampung karena orang tua sedang sakit misalnya, maka Traveloka PayLater bisa jadi solusi dalam kondisi darurat semacam ini. Dengan kata lain saat menggunakan Traveloka PayLater kita memang berhutang, namun konotasi ini tidak selalu buruk manakala kondisinya memang darurat.

Saat orang tua sedang sakit, tentu kita tidak mau menyesal di kemudian hari jika bertahan untuk tetap tidak mudik demi menengok orang tua dengan alasan sedang tidak punya uang untuk membeli tiket. Kita bisa menggunakan Traveloka PayLater dan pembayarannya dapat disesuaikan dengan kemampuan keuangan kita yaitu dengan menggunakan cicilan. Memang ada bunga yang harus dibayar, tapi coba hitung berapa sih bunganya? Apakah worthed dengan situasi darurat yang akhirnya bisa mendapatkan solusi?

2. Gunakan untuk kegiatan non konsumtif

Kini saya tidak mau lagi menggunakan PayLater untuk membeli barang-barang konsumtif yang sebenarnya tidak saya butuhkan. Memang sih, kadang saat sedang merasa badmood atau stres karena tekanan pekerjaan, saya seringkali menjadikan kegiatan belanja konsumtif sebagai pelampiasan. Biasanya saya membeli tas, baju, sepatu atau barang konsumtif lain yang saya inginkan dan bisa membuat saya merasa bahagia.

Sebenarnya memang sah-sah saja memberikan self reward untuk diri sendiri dengan cara seperti ini, namun sebaiknya kita tidak membelinya dengan menggunakan PayLater. Lebih baik menunda dulu keinginan tersebut serta mengumpulkan uang dengan cara menabung untuk membelinya. 

Namun sekali waktu saya memang pernah merasa gatel pengen pakai limit paylater buat belanja. Nggak apa-apa sih sekali waktu menggunakan limit paylater untuk belanja tapi pilihlah barang belanjaan "yang menguntungkan", misalnya nih saat ada flash sale dengan harga diskon yang bombastis banget tapi kok ya pas nggak ada uang, bolehlah bayar pakai PayLater sekali-kali. Atau saat harga emas lagi turun drastis, pengen beli tapi kondisi keuangan kok mepet banget. Sah-sah saja membeli perhiasan emas dengan menggunakan PayLater dalam kondisi semacam ini.

Hmm..memangnya Traveloka PayLater bisa digunakan untuk belanja di marketplace yang menjual barang-barang semacam itu? bisa dong..asalkan kita sudah memiliki Traveloka Virtual Number maka kita bisa menggunakan Traveloka PayLater untuk membeli barang-barang yang benar-benar berguna yang dijual oleh marketplace di luar Traveloka.

3. Gunakan untuk hal-hal yang produktif

PayLater bisa bikin untung jika kita gunakan untuk hal-hal yang produktif misalnya untuk keperluan bisnis. Traveloka PayLater memang sangat memungkinkan untuk digunakan sebagai sarana yang memudahkan kita pergi jalan-jalan kemana saja. Namun saat kita pergi jalan-jalan dengan menggunakan Traveloka PayLater sebaiknya bukan hanya sekedar jalan-jalan biasa. Namun jalan-jalan yang ada hasilnya, misalnya selama perjalanan kita bisa membuat konten yang bagus untuk channel Youtube yang kita kelola atau untuk membiayai perjalanan bisnis yang memang ada keuntungannya.

Atau kita juga bisa menggunakan Traveloka PayLater untuk modal usaha, misalnya membeli barang dengan harga lebih murah di sebuah market place kemudian barang tersebut kita jual kembali sehingga kita mendapatkan keuntungan.

4. Gunakan untuk mengatur cashflow

Mungkin kita pernah berada dalam kondisi dimana dalam satu waktu ada kebutuhan dana yang cukup besar, misalnya harus membayar biaya masuk sekolah atau kuliah anak. Disaat yang bersamaan laptop atau smartphone yang biasa digunakan untuk bekerja tiba-tiba rusak. Sebenarnya kita punya tabungan untuk membeli laptop atau smartphone baru, namun di satu sisi kita juga harus membayar kebutuhan untuk masuk sekolah atau kuliah anak. 

Jika semuanya harus dibayarkan dalam satu waktu maka cashflow kita bisa saja terganggu. Pengeluaran terlalu besar dalam satu bulan hingga menghabiskan seluruh saldo tabungan kita. Nah..dalam kondisi semacam ini, sah-sah saja jika kita memilih untuk menggunakan PayLater untuk membayar pembelian laptop atau smartphone dengan cara cicilan supaya semua kebutuhan terpenuhi tanpa menggangu cashflow dan masih bisa nabung.

5. Gunakan untuk menyelamatkan moment

PayLater bisa guna banget buat menyelamatkan moment, misalnya saat pasangan tercinta atau anak ulang tahun. Pengen banget bisa nyenengin mereka di hari spesial tapi belum gajian. Kita tetap bisa lho beli kado spesial untuk orang tersayang pakai PayLater, dan bayarnya bulan depan setelah gajian. Saat kita memilih bayar bulan depan dan nggak pakai cicilan, kita nggak akan dikenakan kewajiban membayar bunga.

Atau pengen banget pergi liburan bareng keluarga saat kondisi pandemi mulai mereda tapi tabungan masih belum cukup buat liburan. Kalau nunggu tabungan cukup, kita nggak tau situasi ke depan apakah level PPKM akan dinaikkan lagi atau tidak. Ya..karena situasi pandemi saat ini memang nggak bisa diprediksi. 

Seperti yang saya lakukan beberapa waktu lalu dengan Traveloka PayLater. Mumpung situasi Pandemi mereda, saya liburan tipis-tipis keluar kota bersama keluarga besar. Kami menyewa vila untuk kumpul bareng setelah 2 tahun lamanya nggak bisa kumpul - kumpul karena pandemi. Ada sih tabungan, tapi sebenarnya belum cukup buat liburan bareng. Untung ada Traveloka PayLater, jadi saya bisa liburan sekarang tanpa nunggu kelamaan sampai tabungannya cukup. Liburan dulu sekarang mumpung situasinya aman, bayarnya bulan depan.

6. Buat batasan pinjaman dan lunasi pembayaran tepat waktu

Saat menggunakan limit PayLater untuk bertransaksi, kita harus bisa menetapkan batasan yang disesuaikan dengan kemampuan kita dalam membayar cicilan. Hal ini penting, agar kondisi keuangan kita tidak semakin terbebani dengan tagihan yang harus dibayar. Idealnya komposisi penghasilan yang bisa dialokasikan untuk membayar cicilan adalah antara 30 - 35 %. Setelah menetapkan batasan dalam menggunakan PayLater, maka alokasikan anggaran khusus untuk membayar cicilan selama beberapa bulan ke depan. 

Agar tidak terkena denda, pastikan kita membayar cicilan PayLater tepat waktu sebelum jatuh tempo secara konsisten. Selain menghindarkan kita dari resiko terkena denda, pembayaran cicilan tepat waktu akan dapat meningkatkan skor dan kredibilitas kita sebagai pengguna PayLater.

7. Manfaatkan skor dan level PayLater

Skor dan level PayLater menentukan limit serta biaya cicilan kita. Semakin tinggi skor dan level maka semakin baik keuntungan yang akan kita peroleh. Saat awal mendaftar Traveloka PayLater kita akan masuk pada level perkenalan yang merupakan level untuk mengenali perilaku kredit beberapa pengguna. Setelah memenuhi beberapa persyaratan, pengguna dapat menuju fase selanjutnya yang terdiri dari level silver, gold dan platinum yang menawarkan keuntungan menarik seperti limit, biaya cicilan serta fitur eksklusif.

Untuk bisa meningkatkan skor maka kita harus memiliki perilaku kredit yang baik seperti rutin membayar tagihan tepat waktu, memanfaatkan cicilan, melakukan pembelian secara berkala, melakukan pemesanan lebih awal serta memesan produk yang beragam. Dengan menaikkan skor PayLater maka kita bisa mendapatkan limit yang lebih besar begitu pula sebaliknya.

Jujur Guna Banget Pakai PayLater

Bagi saya PayLater memang guna banget terutama di saat kondisi darurat. PayLater hadir untuk memudahkan kita yang kesulitan dalam mengakses layanan kartu kredit konvensional. PayLater juga bisa menjadi win-win solution bagi semua kalangan baik yang memang tidak mampu membayar transaksi pada saat itu juga maupun yang sebenarnya memang punya kemampuan membayar transaksi tapi nggak mau ribet. 


Karena menurut penelitian yang dilakukan RISED, ditemukan fakta bahwa kebanyakan pengguna PayLater merupakan orang yang sebenarnya mampu membayar transaksi, namun mereka malas repot saat bertransaksi online. Misalnya daripada harus buka m-banking, transfer dulu ke ATM atau verifikasi ini dan itu yang bikin ribet sehingga mereka memilih menggunakan PayLater terlebih dulu untuk membayar, selanjutnya dua atau tiga jam kemudian setelah memiliki waktu luang, barulah mereka melakukan pembayaran PayLater. 
Sumber data : RISED
Penelitian yang dilakukan oleh RISED ini dilakukan pada 2.000 responden untuk mengukur persepsi pasar Indonesia terhadap pemanfaatan fitur pembayaran PayLater dimana hasil survey menunjukkan bahwa 77,20 % responden sepakat bahwa akses terhadap PayLater lebih mudah dibandingkan dengan akses terhadap kartu kredit. Sebanyak 60,5 % responden juga sepakat bahwa kemudahan permohonan pengajuan kredit menggunakan PayLater jadi keunggulan utama dan 37,15% responden merasakan keunggulan lain dari PayLater yaitu berupa minimal transaksi yang kecil. Dengan PayLater pengguna juga dapat menetapkan limit tertentu untuk belanja online sehingga dalam satu bulan pengguna dapat menjaga diri untuk tidak berbelanja dengan nominal melebihi limit tersebut. Keunggulan lainnya yang disepakati yaitu tidak ada biaya administrasi jika PayLater tidak digunakan (31,54%) dan pengguna PayLater bisa berhenti sewaktu - waktu (30,45%).

PayLater memang guna banget untuk transaksi yang lebih mudah dan anti ribet. Selain itu transaksi menggunakan PayLater juga banyak promo seperti cashback, diskon hingga hadiah menarik, seperti YEAR ENDGAME PROMO (periode promo 20 Desember 2021 - 9 Januari 2022) yang ditawarkan oleh Traveloka PayLater sebagai berikut :

  • Diskon tambahan untuk tiket pesawat hingga Rp. 500.000,- 
  • Diskon tambahan untuk hotel dan holiday stays hingga Rp. 500.000,-
  • Diskon tambahan untuk tiket kereta api hingga Rp. 120.000,- 
  • Diskon tambahan untuk eats delivery hingga Rp. 40.000,- plus cicilan 0% 
  • Dan masih banyak promo menarik lainnya.
Waah..menarik banget promonya, bisa dimanfaatin buat traveling bareng teman atau keluarga saat moment liburan tahun baru seperti sekarang. Tapi jangan lupa untuk tetap jaga prokes ya. Biar semuanya tetap aman dan sehat selalu.
Yeay...akhirnya bisa juga liburan bareng rame-rame
Jujur guna banget pakai PayLater. Ternyata PayLater nggak bahaya seperti yang pernah saya dengar dari nggak sengaja "nguping" obrolan anak muda di stasiun. Namun ibarat dua sisi mata pisau PayLater tetaplah memiliki dampak merugikan serta menguntungkan. Semua tergantung pada penggunanya. PayLater memang harus digunakan secara pinter, supaya nggak bikin boros dan melakukan pinjaman uang yang sia-sia serta menumpuk banyak hutang. Apabila PayLater digunakan secara bijak dan penuh perhitungan justru keuntungan yang bisa didapatkan. Bahkan PayLater bisa menjadi penyelamat di kondisi gawat seperti yang pernah saya alami.

Referensi :
  1. https://finansial.bisnis.com/read/20210407/89/1377850/paylater-efektif-jadi-alat-penjaring-konsumen-serba-online-kartu-kredit-apa-kabar
  2. https://www.traveloka.com/id-id/travelokapay/paylater

You May Also Like

0 comments

Terimakasih Teman-Teman Semua Atas Komentarnya :)