September 19, 2017

Revolusi Produk Asuransi Jiwa di Indonesia, Dari Model Tradisional Hingga Unit Link

Edit Posted by with 1 comment
Sumber ilustrasi : picturesquote.com
Sekitar tahun 1994 saat saya masih berusia belasan tahun, bapak saya pernah "nyambi" bekerja sebagai agen asuransi jiwa. Sebenarnya pekerjaan utama bapak saya adalah PNS namun karena gaji yang diperoleh dari bekerja sebagai PNS kala itu dirasa masih belum mencukupi kebutuhan maka bapak saya memutuskan untuk mengambil pekerjaan sambilan sebagai agen asuransi jiwa. Saya masih ingat saat itu setiap malam sehabis maghrib bapak saya pergi menawarkan asuransi secara door to door kepada kenalan atau temannya dengan ditemani oleh ibu saya. Bapak saya sendiri juga mendaftar sebagai nasabah asuransi jiwa berjangka di perusahaan tersebut. Namun hal ini tidak bertahan lama. Belum sampai 1 tahun bapak saya sudah menyerah karena capek dan tidak banyak orang yang tertarik untuk mendaftar asuransi jiwa yang ditawarkan oleh beliau. Keanggotaannya sebagai nasabah asuransi jiwa juga hanya bertahan beberapa tahun saja. Bapak tidak berminat untuk melanjutkan membeli polis asuransi lagi karena saat tidak terjadi resiko apapun, uang yang sudah dibayarkan untuk membeli polis asuransi jiwa hangus dan bapak merasa tidak mendapatkan manfaat apa-apa. Sejak saat itu orang tua saya tidak lagi tertarik untuk ikut program asuransi jiwa.

Beberapa tahun kemudian saat saya sudah memasuki dunia kerja, seorang teman menawarkan kepada saya untuk ikut program asuransi jiwa. Saat mendengar tentang asuransi jiwa, ingatan saya langsung melayang pada pengalaman bapak beberapa tahun lalu yang merasa kecewa dengan asuransi jiwa. Karena ingat pengalaman Bapak, saya sempat juga merasa malas ikut asuransi jiwa. Paling-paling juga cuma begitu, pikir saya. Tapi kemudian teman saya ini bilang bahwa asuransi jiwa yang ditawarkannya ini berbeda. Tidak seperti asuransi jiwa tradisional pada umumnya. Kata teman saya, selain mendapatkan manfaat asuransi, kita juga akan mendapatkan manfaat investasi. Kalau menurut istilah teman saya sih, ini semacam menabung tapi bisa dapat manfaat asuransi jiwa. Nama produk asuransi yang ditawarkan teman saya itu adalah Unit Link.
Sumber Ilustrasi : Fb Equity Life Indonesia
Ternyata setelah sekian tahun berlalu, produk asuransi jiwa sudah mengalami revolusi yaitu dari model asuransi jiwa model tradisional menjadi asuransi jiwa model unit Link. Jaman dulu saat bapak saya masih nyambi bekerja sebagai agen asuransi hanya ada produk asuransi jiwa model tradisional saja. Asuransi jiwa tradisional semacam ini umumnya dibagi menjadi 3 yaitu berjangka, seumur hidup dan dwiguna. Perbedaan diantara ketiganya terletak pada jangka waktu berlakunya polis dan jangka waktu pembayaran manfaat. Pada asuransi jiwa tradisional berjangka biasanya jangka waktu yang disediakan oleh perusahaan asuransi bervariasi antara 1-20 tahun. Polis ini akan memberikan manfaat berupa uang pertanggungan kepada ahli waris jika terjadi resiko meninggal atas tertanggung sebelum polis jatuh tempo. Namun jika tertanggung meninggal saat polis sudah melewati masa jatuh tempo maka ahli warisnya tidak akan mendapatkan manfaat apa-apa. Sehingga pada produk asuransi jiwa tradisional berjangka dikenal istilah uang hangus. Ini adalah model asuransi jiwa yang pernah diikuti oleh bapak saya beberapa puluh tahun yang lalu. Sehingga bapak saya pernah merasa rugi dan kecewa karena tidak mendapatkan manfaat apa-apa.

Permasalahan ini kemudian mendorong perusahaan asuransi untuk menciptakan produk asuransi jiwa yang memberikan perlindungan seumur hidup dan memberikan manfaat berupa sejumlah uang yang dapat diperoleh tertanggung pada waktu-waktu tertentu atau disebut asuransi jiwa tradisional model seumur hidup dan dwiguna. Asuransi jiwa tradisional seumur hidup dapat memberikan perlindungan hingga usia 99 atau 100 tahun sehingga tidak ada lagi istilah uang hangus. Sementara asuransi jiwa tradisional model dwiguna, selain memberikan perlindungan asuransi jiwa seumur hidup juga menawarkan sejumlah uang yang dapat diambil pada jangka waktu tertentu oleh tertanggung sesuai kesepakatan dan sisanya juga dapat disisihkan untuk ahli waris. Namun premi asuransi model dwiguna ini cukup mahal dan uang yang akan diperoleh kurang memperhitungkan inflasi.
Sumber Ilustrasi : keluhkesahasuransi.wordpress.com
Seiring dengan tuntutan kebutuhan masyarakat, kemudian muncullah produk asuransi jiwa yang canggih bernama Unit Link. Model asuransi unit link sebenarnya mirip dengan model asuransi jiwa tradisional bernama dwiguna, namun bedanya sebagai nasabah kita berhak memilih dimana dana kita akan diinvestasikan. Pilihan jenis investasi kita ini nantinya akan dikelola oleh perusahaan asuransi melalui manajer investasinya. Sehingga model asuransi jiwa unit link ini kadang juga disebut sebagai gabungan antara asuransi tradisional dengan reksadana. Premi asuransi yang dibayarkan pada model Unit Link ini juga pilihannya bermacam-macam dan kita juga bisa mendapatkan manfaat investasi jauh melebihi dari apa yang kita bayarkan asalkan kita bisa memilih jenis instrumen investasi yang tepat.

Setelah mengenal dan memahami model asuransi jiwa unit link ini kemudian saya tertarik untuk mendaftar sebagai nasabah asuransi jiwa yang ditawarkan oleh teman saya. Walaupun sebenarnya saat membeli polis asuransi jiwa kala itu manfaat investasi bukan merupakan tujuan utama saya, namun hanya saya anggap sebagai bonus. Menurut saya jika murni ingin berinvestasi pilihannya memang bukan asuransi melainkan investasi dalam bentuk emas, saham atau properti.
Sumber ilustrasi : Fb Equity Life Indonesia
Namun jika ingin membeli polis asuransi jiwa untuk keperluan proteksi, maka model unit link semacam ini memang memiliki lebih banyak keunggulan ketimbang asuransi jiwa model tradisional.

Kenapa Asuransi Jiwa Penting?

Saat mendaftar sebagai nasabah asuransi jiwa model unit link usia saya masih 22 tahun dan saya belum berkeluarga. Kala itu saya merasa perlu punya asuransi jiwa karena saya tidak tahu kemungkinan apa yang akan terjadi didepan sana. Kapan akan sakit atau meninggal kita tidak pernah tahu kapan hal itu terjadi. Padahal yang namanya kematian adalah hal yang pasti akan dialami oleh setiap makhluk hidup. Apabila musibah tersebut datang menimpa, saya tidak ingin menjadi beban untuk keluarga saya. Dengan memiliki asuransi jiwa secara batin saya merasa tenang karena sudah bisa memberikan jaminan dan perlindungan finansial minimal untuk diri sendiri apabila tertimpa musibah. 
Sumber ilustrasi : Fb Equity Life Indonesia
Setelah saya berkeluarga saya juga semakin merasa tenang dengan adanya polis asuransi jiwa yang saya miliki karena hal ini bisa melindungi anak-anak saya dari resiko finansial apabila terjadi sesuatu pada diri saya. Dalam agama saya juga diajarkan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bisa memberikan manfaat bagi orang lain, bukan menjadi beban. Dengan memiliki polis asuransi jiwa saya berharap saat tiba waktunya untuk berpulang, kepergian saya tetap meninggalkan manfaat bagi orang-orang terkasih disekeliling saya.
Sumber Ilustrasi : Fb Equity Life Indonesia
Saat ini sudah lebih dari 10 tahun berlalu sejak saya pertama kali mendaftar asuransi jiwa model unit link. Tanpa terasa nilai investasi dari unit link saya juga berkembang cukup pesat. Selain mendapatkan perlindungan asuransi jiwa seumur hidup,  saya juga merasa lebih sejahtera karena minimal saya sudah punya cukup banyak tabungan yang bisa saya gunakan sewaktu-waktu apabila saya membutuhkan dana dalam jumlah besar misalnya untuk biaya sekolah anak atau mungkin untuk biaya liburan saat saya pensiun kelak. Ternyata menjadi nasabah asuransi jiwa model unit link ini sama sekali tidak rugi. Tidak ada lagi istilah uang hangus, justru uang kita malah semakin berkembang.
Sumber ilustrasi : lifeinsurancebyjeff.com
Sayangnya belum semua masyarakat Indonesia tahu dan paham tentang asuransi jiwa model canggih semacam ini. Tidak semua orang tahu bahwa saat ini produk asuransi jiwa telah mengalami revolusi dari model tradisional menjadi model unit link. Di era digital dimana teknologi informasi semakin berkembang seperti sekarang, sudah selayaknya jika perusahaan asuransi lebih gencar dalam menyampaikan informasi tentang produk asuransi jiwa yang dapat memberikan manfaat perlindungan lebih baik bagi masyarakat.

Tentang Equity Life Indonesia

Salah satu perusahaan asuransi Jiwa terbaik di Indonesia yang menawarkan berbagai macam produk asuransi jiwa adalah PT Equity Life Indonesia. Perusahaan yang bergerak di bidang industri asuransi jiwa dan individu ini berdiri sejak tahun 1978 dan memiliki rangkaian produk lengkap mencakup asuransi jiwa, kesehatan hingga dana pensiun. Model bisnis yang dikembangkan oleh Equity Life adalah melalui saluran distribusi multi-channel dengan tujuan agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia dari seluruh lapisan ekonomi dan sosial agar dapat memiliki asuransi secara mudah dan cepat. Adapun saluran multi-channel yang dimiliki Equity Life meliputi : Individu, Kumpulan, Bancassurance, Telemarketing dan Direct Marketing.
Sumber ilustrasi : Fb Equity Life Indonesia
Perusahaan ini juga telah mengukir berbagai macam prestasi sejak tahun 2004 hingga saat ini mulai dari predikat sebagai perusahaan dengan kinerja keuangan yang sangat bagus hingga penghargaan Best Life Insurance. 
Sumber Ilustrasi : Fb Equity Life Indonesia
Perusahaan yang memiliki Visi menjadi perusahaan asuransi jiwa yang berfokus pada pelanggan dengan memberikan solusi berharga melalui berbagai jaringan distribusi dan produk - produk inovatif ini memang tak pernah berhenti dalam berevolusi demi memberikan pelayanan terbaik bagi para nasabahnya. Di usianya yang ke 30 tahun, PT Equity Life kini semakin berkomitmen untuk terus berevolusi menuju ke arah yang lebih baik dalam rangka meningkatkan mutu dan pelayanannya demi kepuasan seluruh nasabahnya.

Happy Anniversary Equity Life Indonesia, Lets Celebrate Goodness of 30




Reactions:

1 komentar:

  1. sama, aku juga berasuransi buat pendidikan anak tapi. memang stigma asuransi masih beda-beda sih ya

    BalasHapus

Terimakasih Teman-Teman Semua Atas Komentarnya :)