Agustus 16, 2017

Federal Matic 2x Revolusi Dingin : Jodoh Yang Pas Untuk Motor Matic Saya

Edit Posted by with 5 comments
Naik sepeda motor matic itu praktis dan mudah. Nggak perlu mikirin oper gigi maupun masukin kopling, tinggal tarik gas saja. Gampang, enteng, nggak ribet dan tetap stylish. Makanya nggak heran kalau saat ini banyak kaum wanita yang memilih berkendara menggunakan sepeda motor jenis matic. Mulai dari embak-embak ABG hingga emak-emak yang sudah berumur, kini semakin banyak kita jumpai berkendara di jalan raya menggunakan berbagai merk sepeda motor matic. 

Saya juga termasuk golongan wanita pengguna sepeda motor matic. Alasan saya memilih berkendara menggunakan motor jenis ini juga sama yaitu karena praktis dan gampang mengendarainya. Saking gampangnya sampai-sampai saya itu nggak pernah mikirin soal urusan merawat motor matic. Yang saya tahu sih, tinggal pakai saja. Soal merawat sepeda motor itu urusan suami saya. 

Hingga suatu hari saya kena batunya. Saat sedang berkendara sepulang kerja, saya mengalami masalah pada sepeda motor matic yang efeknya cukup membahayakan keselamatan. Tiba-tiba saja gas motor matic saya tidak bisa dikendalikan. Saat saya tarik tuas gas sedikit saja, sepeda motor langsung melaju kencang dan gasnya nggak bisa kembali ke posisi normal. Bahkan saat nggak ditarik gas sama sekali, sepeda motornya tetep saja melaju sendiri sehingga untuk mengendalikannya saya harus menarik tuas rem terus menerus. Panik dong saya, takut jika terjadi sesuatu yang bisa bikin saya celaka. Kemudian saya putuskan untuk berhenti dan menelpon suami saya yang saat itu sedang ada tugas di luar kota.

Melalui ponsel, suami saya bilang lebih baik saya segera mencari bengkel saja daripada kenapa-kenapa. Karena suami juga nggak bisa bantuin mengingat posisinya saat itu sedang berada jauh di luar kota. Duh..ke bengkel? Saya agak grogi juga disuruh ke bengkel, karena selama ini saya nggak pernah pergi ke bengkel sendirian. Tapi karena kondisi darurat akhirnya saya mampir juga ke bengkel motor terdekat. Sampai di bengkel saya sampaikan keluhan yang saya alami kepada mas mekanik. Kemudian mas mekaniknya tanya sama saya, Kapan terakhir kali sepeda motornya diservis dan ganti oli ? Enggg...nganu...saya nggak tau coba saya tanya suami dulu. Mendengar jawaban saya mas mekaniknya cuma senyum sambil mulai utak-atik sepeda motor saya.
Akhirnya mampir ke bengkel terdekat. Foto : Koleksi Pribadi
"Mbak pernah telat ngisi BBM nggak?" tanya mas mekanik kepada saya. "Iya pernah mas, lha emang bisa ngaruh ya ke mesinnya?" tanya saya balik. " Ya ngaruh mbak. Soalnya motor matic injeksi semacam ini tidak boleh kalau tangki bensinnya sampai benar-benar kosong. Kalau sampai kosong kotoran pada tangki bensin jadi gampang terserap dan bisa menganggu kerja mesin motor mbak. Makanya usahakan sebelum kosong sudah diisi BBM nya". Mas mekaniknya memberi penjelasan yang bikin saya jadi merasa gimanaaa gitu. Saya akui saya memang suka menunda-nunda mengisi BBM, alasannya sih karena males mampir pom bensin dan juga males antri.

"Wah..ini setelan gasnya memang terlalu besar mbak dan kayaknya juga sudah lama nggak diservis dan ganti oli. Suara mesinnya kok kasar banget gini ya?" kata mas mekanik lagi sambil menyalakan mesin motor saya. "Biasanya saya pakai motornya normal-normal saja mas, kok bisa setelan gasnya tiba-tiba jadi gede sendiri padahal nggak pernah saya utak-atik lho" jawab saya agak membela diri. "Hmm..yang jelas motor ini kayaknya kurang terawat mbak. Coba saya cek dulu ya", kata mas mekanik menimpali jawaban saya. Dan lengkap sudah dosa saya. Sudah males ngisi BBM, males merawat sepeda motor pula.

Sambil menunggu mas mekanik ngecek motor, saya langsung WA suami untuk bertanya kapan terakhir servis sama ganti oli. Eh..suami saya ternyata juga lupa karena saking sibuknya mengurus pekerjaan kantor. "Mama coba belajar merawat motor sendiri deh, jangan tergantung sama papa. Beberapa bulan ini soalnya papa juga lagi sibuk banget", begitu tanggapan suami yang disampaikan melalu WA. Ya..sebenarnya suami saya nggak salah juga sih, saya aja yang kelewat males dan manja. Lha wong sepeda motor yang pakai tiap hari saya, bukan suami. Tapi giliran merawat sepeda motor malah saya serahkan ke suami sepenuhnya. Padahal saat ada masalah begini yang merasakan kerugian juga saya sendiri. Ahh..tiba-tiba saya jadi menyesal karena selama ini sudah abai dengan urusan merawat sepeda motor.

"Mbak ini motornya saya servis dan ganti oli sekalian ya. Ini olinya udah iteeeem banget" ucap mas mekanik motor tiba-tiba mengagetkan saya. "Eh..iya mas, boleh...silahkan yang penting motor saya bisa jalan normal lagi", jawab saya. "Ganti oli nya mau pakai oli merk apa mbak?" Tanya mas mekaniknya lagi. "Duh..apa ya biasanya? saya juga nggak tau mas. Yang bagus olinya merk apa sih mas?" tanya saya balik. "Kalau rekomendasi saya sih pakai Federal Matic, pelanggan yang pakai sepeda motor matic banyak yang cocok pakai Oli Motor merk ini" jawab mas mekaniknya. "Ya udah saya juga mau pake Oli Federal Matic juga mas", jawab saya.
Foto : Koleksi Pribadi
Setelah itu mas mekanik mulai deh bongkar-bongkar motor saya sekalian ganti oli. Sambil nunggu masnya kerja, daripada bosen saya iseng buka smartphone untuk browsing tentang Oli Federal Matic yang tadi dibilang sama masnya. Saya emang orangnya suka penasaran, bener nggak sih yang dibilang sama masnya kalo Federal Matic itu merk oli yang bagus buat motor matic? Jangan-jangan karena saya dianggap nggak paham soal oli motor, saya malah dibohongin.
sumber gambar : Liputan6.com
Dari hasil baca-baca internet saya jadi yakin bahwa ternyata mas mekaniknya memang nggak bohongin saya. Oli Federal Matic memang oli yang sangat cocok digunakan pada sepeda motor matic. Oli yang merupakan produk asli dalam negeri yang sudah ber-SNI ini merupakan oli berbahan dasar synthethic dengan formula spesial untuk motor otomatis jenis matic. Oli untuk motor matic dan non matic itu ternyata memang berbeda. Pada dasarnya sepeda motor matic memang berbeda dengan sepeda motor konvensional. Dari referensi yang saya baca dijelaskan bahwa Motor matic itu kubikasinya kecil tapi kerjanya lebih berat. Rata-rata putaran mesinnya lebih tinggi daripada sepeda motor biasa. Hal inilah yang menyebabkan mesin motor matic jadi lebih cepat panas sehingga dibutuhkan oli khusus. Pada motor matic diperlukan jenis oli yang diformulasikan rendah gesekan dan punya kekentalan yang tinggi. Oli Federal Matic yang saya pilih mempunyai kode SAE 10W-30. Kode ini menunjukkan tingkat kekentalan oli. Angka paling depan menunjukkan tingkat kekentalan oli pada suhu dingin dan angka setelah huruf W atau paling belakang adalah tingkat kekentalan ketika mesin dalam kondisi bekerja atau sudah panas.
Federal Matic merupakan jenis Oli Motor Matic yang terbukti 2x Lebih Efektif menjaga mesin motor matic tetap dingin. Oli Federal Matic Spesialis dingin sudah diperkuat dengan vitamin untuk mesin yang namanya Heat Protection Formula. Ini merupakan perpaduan antara 3 sistem yaitu Viscoelastic molecules yang bisa meningkatkan akselerasi dan ketahanan mesin. Active Moly yang berfungsi melindungi gesekan antar komponen mesin sehingga menjaga suhu mesin tetap dingin dan Double ACT Cleaner yang berfungsi membersihkan kotoran pada seluruh permukaan komponen mesin, sehingga kinerja mesin lebih optimal. Heat Protection Formula yang terkandung di dalam Oli Federal Matic ini mampu mengontrol panas 2 x lebih efektif sehingga tarikan motor lebih kencang dan menjaga kinerja mesin tetap optimal.
Oli Federal Matic Syntethic Special
Oli Federal Matic Spesialis Dingin
Oli memang mempunyai peran yang sangat penting dalam menjaga kinerja mesin kendaraan bermotor. Fungsi utama Oli adalah sebagai bahan pelumas dan perapat antar komponen agar mesin berjalan dengan baik dan bebas gangguan. Selain itu oli mesin juga mempunyai beberapa fungsi tambahan, yaitu:
  • Mengurangi gesekan antara komponen yang ada pada mesin sepeda motor. Gesekan yang terjadi dapat menyebabkan komponen mesin menjadi cepat aus, mengurangi tenaga yang dihasilkan, menghasilkan kotoran dan panas.
  • Sebagai pendingin dari panas yang dihasilkan oleh proses pembakaran di dalam silinder dan panas yang dihasilkan dari gesekan antar komponen.
  • Sebagai perapat celah antara piston dengan silinder. 
  • Sebagai peredam getaran dan suara bising hasil benturan piston, batang piston dan poros engkol sehingga suara mesin lebih halus.
  • Sebagai pembersih kotoran hasil gesekan antar komponen mesin.
  • Sebagai anti karat, pelumas melapisi bagian logam sehingga menghindari kontak langsung dengan udara atau air.
Mengganti oli secara teratur akan membuat mesin jadi lebih awet. Sehingga memang disarankan untuk rutin memeriksakan kondisi mesin sepeda motor ke bengkel dan mengganti Oli secara berkala. Untuk penggantian oli mesin yang disarankan adalah setiap 2.000 km atau 2 bulan sekali.

Sebenarnya ada banyak jenis oli mesin untuk sepeda motor. Mulai dari yang berbahan dasar mineral biasa, hingga berbahan dasar sintetik. Kalau menurut mas mekanik yang saya jumpai di bengkel katanya sih Oli yang berbahan dasar sintetik itu lebih bagus daripada oli yang berbahan dasar mineral. Berikut perbedaan Oli Mineral dan Oli Sintetis yang saya dapatkan dari baca-baca di Wikipedia :
  • Oli Mineral adalah Oli yang terbuat dari bahan dasar yang diambil dari minyak bumi yang telah diolah dan disempurnakan dan ditambah dengan zat - zat aditif untuk meningkatkan kemampuan dan fungsinya. Beberapa pakar mesin memberikan saran agar jika telah biasa menggunakan oli mineral selama bertahun-tahun maka jangan langsung menggantinya dengan oli sintetis dikarenakan oli sintetis umumnya mengikis deposit (sisa) yang ditinggalkan oli mineral sehingga deposit tadi terangkat dari tempatnya dan mengalir ke celah-celah mesin sehingga mengganggu pemakaian mesin.
  • Oli Sintetis biasanya terdiri atas Polyalphaolifins. Senyawa ini kemudian dicampur dengan oli mineral. Oli sintetis cenderung tidak mengandung bahan karbon reaktif, yaitu senyawa yang sangat tidak bagus untuk oli karena cenderung bergabung dengan oksigen sehingga menghasilkan acid (asam). Pada dasarnya, oli sintetis didesain untuk menghasilkan kinerja yang lebih efektif dibandingkan dengan oli mineral.
Namun untuk jenis oli yang paling bagus digunakan pada sepeda motor matic adalah jenis oli yang sudah memenuhi standar JASO. Ini merupakan standar oli yang dikeluarkan oleh Japanese Automotive Standards Organization. JASO MA untuk standar kopling basah (sepeda motor konvensional), sementara JASO MB untuk kopling kering (sepeda motor matic/skutik). Oli Federal Matic merupakan produk Oli Sintetik yang sudah memenuhi standar JASO MB yang bisa bikin motor melaju 2 x Lebih Kencang dan mesin motor juga jadi 2 x Lebih Bandel.


Jika dibandingkan dengan organ tubuh manusia, oli yang biasa digunakan pada kendaraan itu ibaratnya darah. Sementara piston motor seperti jantung. Apabila oli yang digunakan sudah jelek dan tidak dilakukan penggantian secara teratur maka akibatnya kerja mesin motor akan menjadi berat dan timbul berbagai macam resiko seperti suara mesin kasar, beberapa bagian pada mesin motor akan cepat aus dan lain sebagainya. Selain itu, jarang mengganti oli juga bisa membuat beberapa kerugian, antara lain:
  1. Mesin Kepanasan atau Overheating, Salah satu fungsi oli adalah sebagai pendingin. Jika oli mesin sudah dalam keadaan buruk dan volumenya berkurang banyak karena terlambat diganti, maka oli tak lagi mampu mendinginkan mesin dengan baik. Jika dibiarkan seperti itu terus, lama kelamaan komponen mesin bisa rusak, seperti kepala silinder akan melengkung dan harus diganti.
  2. Menurunnya Kinerja Mesin, Jarang melakukan pergantian oli akan beresiko performa mesin menjadi jauh lebih berkurang. Karena fungsi oli pada mesin sangatlah vital, ketika kondisi oli sudah tidak bagus atau berkurang, otomatis performa mesin pun menurun.
  3. Boros BBM, Saat mesin menyala, maka sejumlah komponen mesin akan terjadi gesekan. Jika oli mesin lama tidak diganti dan kinerja oli berkurang, maka gesekan antar komponen mesin tersebut akan semakin kasar dan keras. Hal ini membuat tarikan mesin jadi lebih berat, sehingga yang terjadi adalah dibutuhkannya lebih banyak konsumsi bahan bakar. Hal ini membuat alokasi pembelian BBM jadi meningkat.
  4. Komponen Mesin Lain Ikut Rusak, Hanya karena jarang ganti oli, banyak komponen yang menjadi cepat aus. Maka dari itu, kurang maksimalnya pelumas melumuri komponen dengan tepat, dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen mesin lainnya. Resiko yang paling fatal adalah turun mesin. Jika ini terjadi, maka langkah yang harus dilakukan adalah mengganti komponen dengan baru dan mengeluarkan biaya lebih mahal.
  5. Harga Jual Kembali Rendah, Jika telah mengalami berbagai masalah akibat jarang ganti oli, tentu saja performa mesin pun berkurang. Hal ini dapat menurunkan harga jual sepeda motor dipasaran jika akan dijual kembali.
Setelah saya mengetahui informasi ini saya jadi menyesal kenapa baru mengetahui informasi ini sekarang. Pantas saja belakangan ini saya merasa kok sepertinya penggunaan BBM saya jadi boros banget. Jangan-jangan mesin motor matic saya terlanjur rusak parah karena saya nggak pernah memikirkan urusan ganti oli dan perawatan mesinnya. Kalau sampai kejadian motor matic saya harus turun mesin bisa bangkrut dong saya.
sumber gambar : Liputan6.com
"Mbak ini motornya sudah beres", tiba-tiba mas mekaniknya udah berdiri didepan saya sambil nyodorin kunci motor. "Eh..udah jadi ya, Alhamdulilah. Btw..itu tadi sebenarnya kenapa ya mas motor saya kok bisa gasnya jadi eror begitu? Serem aja kalau nanti pas saya jalan trus tiba-tiba kumat lagi gasnya nggak bisa dikendalikan kayak tadi", tanya saya memastikan kondisi motor saya. "Udah saya beresin mbak, pokoknya tenang aja. Yang penting biar besok-besok motornya tetap awet dan nyaman dipakai jangan lupa untuk dirawat dengan baik mbak. Merawat motor matic itu gampang kok. Yang penting rutin servis dan ganti Oli. Selain itu jangan lupa kalau pagi mau dipakai berangkat kerja motornya dipanasin dulu sekitar 1 - 5 menit biar pembakaran motor matic injeksinya bisa lebih sempurna", jawab mas mekaniknya sambil ngasih wejangan. "Iya deh mas, saya sekarang udah kapok nggak bakal cuek lagi sama urusan merawat motor. Makasih ya sarannya", jawab saya.

Kemudian saya segera menyelesaikan pembayaran ke kasir dan memacu sepeda motor saya untuk pulang ke rumah sekalian menjemput anak pulang sekolah. Saat mengendarai motor yang habis diservis dan ganti oli dengan menggunakan Federal Matic, ternyata rasanya memang berbeda. Tarikan mesin terasa lebih enteng dan juga nyaman. Suara mesinnya juga lebih halus ketimbang sebelumnya. 
Foto : Koleksi Pribadi
Pengalaman ini benar-benar berharga bagi saya. Gara-gara penasaran sama oli Federal Matic saya malah jadi mendapatkan banyak ilmu baru terutama soal Oli Motor dan perawatan sepeda motor matic. Iya meskipun saya wanita ternyata saya juga perlu paham tentang hal-hal semacam ini, apalagi sepeda motor matic merupakan kendaraan yang biasa saya pakai pergi bekerja dan mengantar jemput anak ke sekolah. Jika sampai kondisi motor tidak prima tentu akan mengganggu aktivitas sehari-hari saya. 

Well, setelah tiba di rumah saya langsung menelpon suami. Menyampaikan kabar kalau kondisi sepeda motor sudah kembali normal dan saya sudah tiba di rumah dengan selamat. Lalu disela obrolan kami, suami saya tanya begini " Ma..tadi sepeda motornya diganti oli juga nggak? Papa lupa bilang kalau bisa pakai merk oli yang biasanya saja. Jangan ganti-ganti merk. Soalnya nggak bagus juga sih efeknya kalau pakai olinya gonta-ganti merk" ucap suami saya via telpon. "Kenapa tadi papa nggak bilang? Tadi sih mama ditawarin pakai Oli Federal Matic, katanya itu merk Oli Motor Terbaik buat motor matic. Duh..mama salah milih ya?" tanya saya khawatir. "Wah..kok bisa cocok begitu ya nawarinnya. Papa biasanya juga kalau ke bengkel belinya Oli Federal Matic juga ma. Nggak salah kok, malah udah pas tuh. Udah jodoh sama motor matic mama deh kayaknya itu Oli..hehehe...Betul Ma, Federal Matic memang Oli terbaik untuk motor matic. Cuma sayangnya kemarin motor matic mama sempat lama banget nggak papa ganti olinya karena lupa. Maaf ya..sayang" canda suami saya dari seberang sana.

Mendengar jawaban suami saya jadi lega. Ternyata saya memang nggak salah pilih oli. Dua bulan lagi kalau saya harus pergi ke bengkel lagi untuk mengganti oli mesin saya sudah nggak akan bingung lagi mau pilih oli merk apa. Karena Federal Matic 2 x revolusi dingin adalah jodoh yang paling pas untuk sepeda motor matic saya.

Sumber Referensi :
  1. http://otomotif.liputan6.com/read/2987700/beberapa-masalah-yang-timbul-akibat-jarang-ganti-oli
  2. http://www.otomotifinfo.com/fungsi-oli-mesin.html
  3. https://id.wikipedia.org/wiki/Oli_mesin
  4. http://www.otospek.com/2016/01/arti-kode-sae-jaso-dan-api-pada-oli.html

Reactions:

5 komentar:

  1. jadi keinget motor belum diservis.. saran bagus nih, mak Ari.. langsung cuzz ahh ke bengkel

    BalasHapus
    Balasan
    1. buruan diservis mak..jangan lupa ganti olinya pake Oli Federal yaa..

      Hapus
  2. huaaa aku suka bgt tuh ngisi bensin sampe bener2 jarumnya mepeeet. dan suamiku suka sebel takut klo ampe kosoong ������

    BalasHapus
    Balasan
    1. kok samaan ya kita..aku juga kalo blum mepet kosong blum ngisi. tapi ternyata itu nggak bagus efeknya buat mesin motor matic

      Hapus
  3. Kok kita samaaan mbaak :" saya sering lupa servis motor mesti gak sempat terus. Apalagi perihal ganti oli. Hikss alhasil sekarang motor matic saya gampang ngambek gtu :" makasih juga rekomendasi olinyaa yaaak, pengen cobaa nih jadinyaa hehehe 😄

    BalasHapus

Terimakasih Teman-Teman Semua Atas Komentarnya :)