Mei 04, 2014

#Kids Today : Let The Children Play

Edit Posted by with 18 comments
hihihi..kok malah jalan jongkok sih?

"Wah ketahuan nih, pasti Tayo jarang main kotor-kotoran ya" canda guru Tayo ketika melihat Tayo tidak mau kotor saat mengikuti outbond disekolahnya. Bukannya merayap tapi Tayo malah jalan jongkok dibawah tali. Saya jadi malu karena menyadari selama ini saya memang kurang memotivasi Tayo untuk bermain diluar rumah. "Ayo bunda dimotivasi dong..putranya biar nggak takut kotor" sambung gurunya lagi. "Ayo dek..merayap aja, bajunya kotor nggak apa-apa" bujuk saya kemudian. Awalnya Tayo ragu, namun akhirnya Tayo mau juga menyentuh lumpur, merasakan lumpur membasahi bajunya, kemudian "Hahaha..seru ma!!!" teriaknya kegirangan.

Ayo dek..jangan takut kotor                Ternyata main kotor2an  itu seru maaa
Selama ini saya memang terlalu "steril" dalam  mengasuh Tayo. Saya jarang mengajak Tayo main di luar rumah, karena menurut saya bermain di dalam rumah itu lebih aman, lebih bersih dan lebih mudah mengawasinya. Ternyata hal tersebut justru menjadikan Tayo jadi kehilangan kesempatan untuk belajar banyak hal diluar sana.

sumber gambar dari SINI

#KidsToday Project merupakan kampanye yang diluncurkan Rinso Indonesia untuk mengajak para ibu agar memahami betapa pentingnya bermain bagi anak, terutama dari sudut pandang anak-anak. Rinso membuat 4 film pendek yang membuat saya semakin sadar bahwa bermain merupakan bagian penting dari pertumbuhan. Dalam video yang berjudul Wajah Bermain, saya bisa menyaksikan betapa bahagianya anak saat bermain. Anak terbebas dari stres dan tumbuh jadi anak yang aktif serta pandai bersosialisasi. 



Beberapa waktu lalu saya mengikuti Live Discussion tentang Manfaat Bermain Bagi Perkembangan Kemampuan Berpikir & Belajar Pada Anak bersama Psikolog Roslina Verauli, M.PSI, PSI di facebook Rinso Indonesia. Dalam sesi ini saya mendapatkan banyak informasi tentang manfaat bermain bagi anak.


Saat anak bermain ia berkesempatan untuk mencoba apapun, menantang diri sendiri, menguji keahlian dan ketrampilannya tanpa takut dikritik dan salah. Aktivitas ini merangsang sel syaraf dan fungsi berpikir anak sehingga jadi berkembang optimal. Untuk anak usia 4 tahun seperti Tayo, kegiatan bermain yang dilakukan berfungsi meningkatkan perkembangan koordinasi motorik. Sehingga jenis permainan yang disarankan adalah permainan aktivitas fisik outdoor seperti bermain bola, frisbee, bersepeda, berenang, memanjat dll. Intinya anak harus banyak bergerak di luar rumah, tidak melulu bermain di dalam rumah, apalagi bermain dengan menggunakan gadget..its a big NO! kenapa? karena hal ini akan membuat anak jadi pasif dan kurang berkesempatan untuk melatih ketrampilan motorik dan sosialisasi. Umur 2-6 tahun merupakan usia The Play Years. Dalam sehari anak punya kebutuhan bermain 4-5 jam. Sebagai orangtua kita wajib  memenuhi kebutuhan  tersebut. Jangan sampai kita membebani anak dengan berbagai kegiatan sekolah, ekskul, jadwal les yang padat sehingga mereka jadi kehilangan kesempatan untuk bermain.
 


Kini saya dan suami sepakat untuk lebih membiasakan Tayo  bermain di luar rumah. Memang jadi lebih repot, karena bajunya selalu kotor. Tapi itu bukanlah masalah besar, baju kotor bisa dicuci pakai Rinsokan? Sementara kesempatan bebas bermain ini tidak akan datang 2 kali. Jika sampai terlewat maka efeknya akan merugikan bagi tumbuh kembang anak. 

senangnya bebas bermain di luar rumah

Menjadi anak kecil adalah moment yang paling membahagiakan dalam hidup seseorang, untuk itu biarkanlah mereka menikmati masanya jadi anak kecil. Kewajiban kita sebagai orang tua adalah membersihkan mereka saat mereka kotor, supaya mereka bisa kembali bermain lagi....lagi....dan lagi...:) Karena bagi mereka bebas bermain itu kelak akan membuat mereka tumbuh jadi orang dewasa yang sukses dan bahagia.




Let the children play, because it is their world

Reactions:

18 komentar:

  1. Ulasannya cukup memotivasi, mak. Banyak orang tua yang berpikiran klo main di dalam rumah itu aman, bersih, dan meminimalisasi resiko kotor2an tanah. Padahal sesekali mengajak anak berekspresi dengan lumpur, pasir, air, bisa menstimulasi tumbuh kembang anak juga lhoo. Ya memang sih, resiko ibu2 nyuci pakaian yg kotornya minta ampun itu malesin banget hehe... Saya kadang ajak anak main di luar, main layangan, main kelereng, perosotan di bukit, main bola sampe lumpur2an, pernah juga ajakin main di kolam ikan ampe nyempung. Seruuu banget... Buat para orang tua, bermain dan berekspresi yang berkesan baik buat si kecil, kenangan yang akan mereka ingat...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mak fauzia. Komennya makin memperkaya wawasan saya...hehe iya dulu alesan sy jg krn males repot. Tp ternyata anak sy lbh bahagia main diluar rumah:)

      Hapus
  2. kalo aku memang udah slebor dari sononya, jadi paling anti belikan baju putih ke anak. Pernah punya beberapa baju putih, ribetnya ampun kalau pas Faris pake itu. Haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe..emang si mak anak kecil klo pake baju putih cpt bgt kotornya. Tapi kan bisa dicuci pake rinso mak hihi:)

      Hapus
  3. Balasan
    1. Iya mak sy juga suka lihat video kids today project ini.jd semakin menyadarkan org tua bahwa bermain itu penting buat anak.trim udah berkunjung ya mak:)

      Hapus
  4. masa kanak2 itu masa yang menyenangkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul bgt mbak..masa kanak2 adl masa yg paling indah..trims atas junjungannya;)

      Hapus
  5. aku rindu masa kanak-kanak dulu seperti Tayo heee heee

    salam knl mba, aku follow blog ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal kembali mbak :) trims udah follow blog saya^^

      Hapus
  6. video dan ulasannya sangat menyentuh hati

    BalasHapus
  7. lucunya tayo mbak..memang paling senang lihat anak bebas main diluar rumah

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya rasanya bahagia sekali melihat wajah bermain anak-anak kita ya mbak:)

      Hapus
  8. jaman kita kecil juga biasa main di sawah, tapi anak jaman sekarang sudah jarang. nice artikel

    BalasHapus
    Balasan
    1. soalnya jaman sekarang sawahnya juga sudah banyak yang ilang pak jadi perumahan..lha anak-anak jadi bingung mau main dimana hehehe

      Hapus

Terimakasih Teman-Teman Semua Atas Komentarnya :)