Mei 15, 2014

Berinvestasi di Usia Muda Demi Masa Pensiun yang Lebih Sejahtera

Edit Posted by with 45 comments
sumber gambar dari SINI
Aku 28 tahun ke depan : Menikmati indahnya masa pensiun bersama suami tercinta. Punya usaha butik baju batik tanpa harus jual mobil buat modal usaha. Tiap bulan masih dapat gaji pensiunan dari pemerintah. Sering dikunjungi anak dan cucu tercinta dan  masih sanggup untuk  membelikan mainan atau memberi uang jajan buat mereka walaupun sudah pensiun. Bisa menjalankan ibadah dengan tenang, banyak berinfak dan bersedekah bagi kaum yang membutuhkan. Panjang umur, sehat jasmani dan rohani sehingga masih kuat untuk berhaji atau menikmati liburan jalan-jalan ke luar negeri bersama suami, anak dan cucu..wow..indahnya masa pensiunku nanti ya..Semoga  bisa benar-benar jadi kenyataan.Amiiin.

Itu adalah impianku saat pensiun nanti. Walaupun saat ini umurku masih 30 tahun dan baru 8 tahun menjalani masa kerja sebagai PNS tapi aku sudah berpikir panjang agar masa pensiun kelak bisa kunikmati seindah mimpiku tersebut. Bisa jadi PNS itu bersyukur banget lho.., walaupun gajinya tidak terlalu besar tapi setiap bulan pasti ada saja rejekinya. Salah satu keuntungan jadi PNS juga adanya dana pensiun yang diberikan oleh pemerintah dalam bentuk TASPEN dan gaji pensiun yang diterimakan setiap bulan. Bersyukur sih..tapi sebenarnya kalo dihitung-hitung  besar dana pensiun sebagai PNS itu jumlahnya tidak seberapa. Besar TASPEN yang diterima tidak banyak dan besar gaji pensiun bulanan hanya 75% dari gaji pokok terakhir sebagai PNS, sementara tunjangan-tunjangan seperti tunjangan jabatan dan tunjangan kinerja yang jumlahnya cukup besar tidak akan diterima lagi setelah masa pensiun tiba.

Aku sudah melihat sendiri kehidupan mertuaku yang merupakan pensiunan TNI. Setelah bapak mertua pensiun, ibu mertua ingin membuka usaha warung makan untuk kesibukan bapak dan ibu di hari tua. Namun dana pensiun yang mereka terima ternyata tidak mencukupi untuk modal usaha sehingga terpaksa mereka harus menjual mobil untuk menambah modal. Akhirnya usaha tersebut bisa juga berjalan tapi keuntungannya sampai sekarang juga belum bisa digunakan untuk membeli mobil lagi. 

Karena menyadari bahwa dana pensiun sebagai PNS itu jumlahnya tidak terlalu besar, maka sejak awal aku sudah berusaha mempersiapkannya dengan banyak menabung. Dulu sebelum punya anak, menabung itu merupakan hal yang sangat mudah bagiku. Tapi setelah aku berkeluarga dan memiliki anak, perlahan-lahan tabunganku mulai berkurang. Ditambah lagi saat suamiku memutuskan untuk membeli rumah dan mobil, kondisi keuangan kami berdua jadi makin terbebani dengan biaya cicilan yang harus kami bayarkan setiap bulan. Sebenarnya bisa sih menabung, tapi tiap kali tabunganku terkumpul cukup banyak aku sendiri kadang suka gatel juga untuk belanja-belanja. Hadeeeh...kalau begini gimana caranya kami bisa menabung untuk tambahan dana pensiun ya?


Untungnya kemudian aku mengenal BNI Simponi melalui obrolan dengan teman di kantor. Temanku bercerita bahwa dia adalah orang yang hobi banget belanja. Setiap kali jalan ke mall pasti adaaa saja barang yang dia beli. Gimana nggak nguras tabungan? karena cuma tinggal gesek kartu saja barang yang ingin dibeli sudah terbayar lunas. Kalau butuh uang cash tinggal tarik via ATM dan tidak usah repot antri di bank. Makanya kemudian tabungan temanku itu setiap akhir bulan selalu menyisakan jumlah saldo yang sangat memprihatinkan. Kondisi itu membuat temanku ini jadi berpikir, gimana ya besok kalau aku sudah pensiun? Bukankah nanti gaji yang akan diterima saat pensiun juga tidak sebesar gaji sekarang saat masih aktif bekerja? Singkat cerita temanku ini dipertemukan dengan tabungan BNI Simponi. Sejak menabung di BNI Simponi, dia jadi merasa jauh lebih tenang. Karena tabungan ini tidak bisa dengan mudah diambil-ambil sesuka hati seperti tabungan biasa. Jadi istilahnya kita "dipaksa" untuk benar-benar menabung demi masa pensiun.

Gara-gara mendengar cerita dari temanku itu, aku jadi tertarik untuk ikut membuka tabungan BNI Simponi. Dengan menjadi peserta BNI Simponi aku bisa mendapatkan manfaat berupa dana pensiun yang besarnya tergantung pada besarnya iuran yang kubayarkan tiap bulan, lama kepesertaan dan tingkat pengembangan dana selama masa kepesertaan. Cara menjadi peserta BNI Simponi ini juga sangat mudah yaitu kita tinggal datang ke kantor cabang BNI terdekat dengan membawa KTP dan uang setoran awal sebesar Rp.250.000,- lalu mengisi formulir aplikasi pendaftaran peserta BNI Simponi.

Di bank BNI kita akan dibantu oleh costumer service yang selalu siap untuk menjelaskan dan memandu kita dalam membuka rekening tabungan BNI Simponi ini. Seperti pengalamanku kemarin saat akan membuka rekening, awalnya aku sempat bingung menentukan berapa setoran bulanan yang akan kubayarkan selama menjadi peserta BNI Simponi ini. Untungnya ada program simulasi yang disediakan untuk menghitung dan memperkirakan berapa dana pensiun yang ingin kita terima.
simulasi bisa dicoba di SINI
Simulasi bisa dicoba di SINI
Misalnya aku, berhubung aku punya mimpi ingin membuka usaha di masa pensiun nanti maka aku butuh modal yang besar supaya aku tidak perlu lagi menjual mobil seperti pengalaman mertuaku dulu. Kira-kira dana pensiun yang kubutuhkan sekitar 300 jutaan. Dengan menggunakan program simulasi yang di sediakan oleh BNI aku jadi tahu berapa setoran per bulan yang harus kubayarkan dan jangka waktu yang kupilih jika menginginkan dana pensiun sebesar itu. Dengan menggunakan simulasi tersebut maka setiap bulan aku harus menabung sebesar Rp.500.000,- selama jangka waktu 20 tahun. Return yang akan aku dapatkan kira-kira sebesar Rp.356.751.188..Waaaah..besar juga ya, sepertinya kalau hanya mengharapkan dana pensiun dari pemerintah saja aku tidak akan bisa dapat dana pensiun sebesar itu kelak.  Hmm..kalau dihitung-hitung setoran Rp.500.000 per bulan sepertinya tidak masalah, toh..ini buat investasi...mumpung umurku masih muda, badanku masih sehat dan masa kerjaku Insya Allah masih sekitar 28 tahun lagi dan Alhamdulilah gaji bulananku juga masih mencukupi untuk membayar setoran bulanan sebesar itu.

Nah..jika kita sudah menentukan besar setoran tabungan perbulan dan jangka waktunya maka kita bisa segera mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening BNI Simponi. Oiya..jika dana kita terbatas, kita juga bisa lho memilih besar setoran tabungan perbulan yang paling ringan yaitu minimal Rp.50.000 per bulan.  Dan Jangka waktunya juga bisa kita tentukan sesuai kemampuan kita yaitu dengan cara menetapkan sendiri usia pensiun yang kita kehendaki dengan syarat minimal usia 45 tahun. 

Dengan menjadi peserta BNI Simponi, kita akan mendapatkan pengembangan dana yang lebih optimal karena dana yang kita setorkan akan dikelola dan dikembangkan secara profesional sehingga dana kita akan tumbuh lebih cepat dan kita akan mendapatkan return yang optimal. Kita bisa memilih salah satu dari beberapa macam paket investasi yang ditawarkan pada awal pembukaan rekening BNI Simponi. Paket investasi tersebut antara lain :
  • 75% (Deposito dan/atau Pasar Uang); 25% (Obligasi)
  • 50% (Deposito dan/atau Pasar Uang); 50% (Obligasi)
  • 100% (Deposito dan/atau Pasar Uang)
  • 100% (Deposito Syariah, Pasar Uang Syariah dan/atau Obligasi Syariah)
  • 50% (Deposito, Pasar Uang dan/atau Obligasi Syariah) dan 50% (RD Syariah)
  • 50% (Deposito dan/atau Pasar Uang); 50% (Reksadana dan/atau Saham)
  • 50% (Obligasi); 50% (Reksadana dan/atau Saham)
Masing-masing paket investasi yang ditawarkan memiliki tingat resiko dan keuntungan yang bervariasi, sehingga bagi orang yang kurang memahami masalah pasar modal seperti aku akan disarankan untuk memilih paket investasi yang naik turunnya cenderung stabil yaitu Paket 50% deposito dan/atau pasar uang ; 50% Obligasi (atau dalam formulir aplikasi pendaftaran BNI Simponi disebut Paket 6).

Setelah kita selesai mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening BNI Simponi maka kita bisa langsung melakukan setoran awal sebesar Rp.250,000,- dan membayar biaya penggantian materai sebesar Rp.6000,-. Untuk proses penyetoran selanjutnya dapat kita lakukan dengan cara sebagai berikut :
  • Setoran Tunai di seluruh kantor cabang BNI
  • Transfer dari Bank Lain
  • Autodebet dari rekening taplus atau rekening giro BNI
  • Phone Banking BNI, Internet Banking BNI dan SMS Banking BNI
Lalu untuk biaya administrasi yang akan dikenakan adalah sebesar Rp.18.000 per tahun dan biaya pengelolaan dana sebesar 0,85% per tahun dengan asumsi tingkat bunga sebesar 7% pa (dapat berubah sewaktu-waktu).

Selama menjadi peserta BNI Simponi ini, kita tidak bisa melakukan penarikan sewaktu-waktu atas dana Tabungan BNI Simponi kita. Setelah 2 tahun kita baru bisa melakukan penarikan dana namun besarnya maksimal hanya 10 % dari total dana yang kita miliki. Namanya juga dana buat pensiun, jika menginginkan return yang optimal lebih baik penarikan dilakukan jika masa pensiun telah tiba saja kan. Oya..untuk jumlah setoran per bulan juga kita harus tertib lho..misalkan memilih besar setoran Rp.50.000,- per bulan, ya sebisa mungkin tiap bulan kita rutin menabung Rp. 50.000,-, jika punya dana lebih dan ingin menabung lebih dari Rp.50.000,- sangat diperbolehkan. Dengan demikian pertumbuhan dana kita juga bisa jadi semakin besar. Tapi jika setoran per bulan kurang dari Rp. 50.000,- itu yang tidak diperkenankan.

Memulai investasi di BNI Simponi sejak masih berusia muda, akan mendatangkan return yang lebih optimal di masa tua nanti. Kita juga tidak perlu khawatir dengan keselamatan dana yang kita investasikan karena dana kita dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (DPLK BNI) yang telah berpengalaman dalam mengelola dana pensiun sejak tahun 1994. DPLK BNI ini merupakan Lembaga yang terpercaya dan reputasinya sudah teruji sebagai penyelenggara layanan program pensiun BNI Simponi. Pengurus DPLK BNI adalah Direksi BNI dan operasionalnya dilaksanakan oleh pegawai BNI serta menggunakan sarana dan prasarana BNI yang merupakan Bank Pemerintah yang sudah terpercaya reputasinya. Walaupun lembaga ini milik BNI tapi siapa saja bisa menjadi peserta BNI Simponi mulai dari pegawai negeri, karyawan BUMN/BUMD, perusahaan swasta atau profesi lain seperti dokter, pedagang, akuntan, notaris, petani, maupun mahasiswa dan sebagainya bisa menjadi peserta BNI Simponi.

Apapun Profesi Anda Bisa Mendapatkan Pensiun. Sumber gambar dari SINI
Kini aku jadi makin tenang setelah menjadi peserta BNI Simponi. Aku bisa mendapatkan manfaat pensiun yang pembayarannya bisa kuterima secara berkala atau sekaligus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jenis manfaat pensiunnya ada 4 macam yaitu :
  1. Pensiun Normal :Manfaat pensiun akan diberikan kepada peserta pada saat mencapai usia pensiun yang ditetapkan peserta pada awal masa kepesertaan. 
  2. Pensiun dipercepat : Manfaat pensiun diberikan kepada peserta yang minimal berusia 10 (sepuluh) tahun sebelum usia pensiun normal dan berhenti dari kepesertaan
  3. Pensiun Cacat : Manfaat pensiun cacat dibayarkan kepada peserta yang mengalami cacat tetap dan tidak dapat melanjutkan iurannya
  4. Peserta Meninggal Dunia : Apabila peserta meninggal dunia sebelum usia pensiun normal maka manfaat pensiun akan dibayarkan kepada janda/duda atau ahli waris peserta.
Dengan menjadi peserta BNI Simponi, Insya Allah kehidupan masa pensiun kita kelak akan lebih sejahtera. Karena setelah masa pensiun tiba maka kita akan mendapatkan dana pensiun sesuai dengan kebutuhan yang sudah kita rencanakan sejak awal. Mekanisme pencairannya juga dapat dilakukan di seluruh cabang BNI dengan menyampaikan :
  • Buku BNI Simponi (Asli)
  • Fotocopy KTP
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Mengisi Surat Kuasa Bermaterai
Setelah proses pencairan selesai maka kita akan mendapatkan  dana pensiun dengan ketentuan sebagai berikut :
  1. Jika total dana (setelah dikenakan pajak) berjumlah > Rp. 500 juta, maka manfaat pensiun wajib dibayarkan bulanan melalui pembelian produk anuitas di asurasi jiwa. Penarikan tunai dapat dilakukan maksimal 20% dari total dana.
  2. Jika total dana (setelah dikenakan pajak) berjumlah < atau = Rp. 500 juta, maka manfaat pensiun akan dibayarkan sekaligus. namun jika peserta menghendaki manfaat pensiun dibayarkan bulanan, hal itu tetap bisa dilakukan selama total dana peserta mencukupi batasan minimal pembelian produk anuitas di asuransi jiwa)
  3. Jika memilih pembayaran pensiun secara bulanan maka pembayaran akan dibayarkan secara berkala kepada peserta sampai seumur hidup juga kepada janda atau duda sampai seumur hidup, beserta anak sampai berusia 25 tahun / menikah / bekerja.


"I believe that the biggest mistake that most people make when it comes to their retirement is they do not plan for it" - Mark Singer, The Changing Landscape Of Retirement.

Dulu jaman aku masih SMA, aku sering mendengar ungkapan "Muda foya-foya, Tua kaya raya, Mati masuk surga". Menurut pendapatku ungkapan tersebut sangat naif, karena jika ingin kaya raya di masa tua yang harus kita lakukan sejak usia muda adalah bekerja dan mulai berinvestasi demi masa pensiun kelak, bukannya berfoya-foya. Kalau boleh membuat ungkapan sendiri aku lebih suka ungkapan "Muda memulai Investasi, Tua Hidup Sejahtera, Insya Allah Mati Khusnul Khotimah". Investasi yang bisa kita lakukan sejak masih muda ini tidak terbatas pada investasi dalam bentuk materi saja lho. Namun bisa juga investasi dalam bentuk amal perbuatan baik, seperti menjalankan perintah agama secara benar sehingga kita selalu mendapat petunjuk jalan kebenaran dan tidak tersesat dalam menentukan langkah kehidupan di masa muda. Investasi dalam bentuk menyayangi teman, saudara, keluarga sehingga kita memiliki semakin banyak sahabat dan orang-orang yang menyayangi kita, atau investasi dalam bentuk berbagi informasi positif dan bermanfaat bagi orang lain seperti menulis buku atau menulis blog serta masih banyak bentuk investasi berupa perbuatan baik lainnya.

Salah satu investasi dalam bentuk materi yang bisa kita lakukan sejak usia Muda adalah menabung di BNI Simponi seperti yang sudah kulakukan sekarang. Saat masa pensiun tiba nanti, aku berencana untuk menarik seluruh dana pensiun BNI Simponi yang kumiliki dan akan kugunakan untuk modal usaha demi mengisi masa pensiunku bersama suami. Lagipula total dana investasiku kelak tidak lebih dari 500 juta sehingga bisa dilakukan penarikan sekaligus. Sementara untuk biaya hidup sehari-hari aku sudah mendapat pensiun PNS yang akan diberikan secara bulanan oleh pemerintah. Begitu juga dengan suamiku karena kami sama-sama berprofesi sebagai PNS. Syukur - syukur kelak usaha kami itu bisa berkembang sehingga kami bisa memilki tambahan dana pensiun yang semakin banyak :). Kekayaan dalam bentuk materi itu memang bukan segalanya, namun dalam ajaran Islam juga dikatakan bahwa tangan di atas itu lebih baik daripada tangan di bawah. Dengan banyak harta yang dimiliki maka kitapun akan jadi mendiri dan tidak tergantung pada orang lain justru kita bisa lebih banyak membantu orang lain yang membutuhkan.

Selain itu bentuk investasi lain yang kulakukan saat ini adalah menuliskan pengalaman tentang langkah nyata persiapan pensiun yang sudah aku lakukan melalui blog pribadiku ini. Harapanku dengan menuliskan pengalaman ini, akan semakin banyak orang yang tahu tentang manfaat dari BNI Simponi dan keuntungan mempersiapkan dana pensiun sejak usia muda sehingga mereka bisa menjadikan BNI Simponi ini sebagai pilihan investasi demi menikmati masa pensiun yang lebih sejahtera. Bukankah melakukan perbuatan yang bermanfaat untuk orang lain itu juga akan mendatangkan pahala? So, jika kamu juga ingin mulai berinvestasi sejak usia muda seperti yang sudah kulakukan, maka jangan tunda lagi dari sekarang. Why Wait? 

Sumber Referensi : http://bit.ly/BNI_Simponi

Reactions:

45 komentar:

  1. perhitungan akumulasinya itu masih sementara ya mbak .. semoga sukses

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya memang masih sementara mbak..sifatnya perkiraan karena tergantung naik turunnya investasi kita..trims ya:)

      Hapus
  2. tulisane bagus mbak. aku jadi ingin buka rekening BNI Simponi juga.syaratnya cuma ktp saja kan ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. buka rekening aja mbak amzu :) iya syaratnya cuma KTP sama bawa uang 250ribu untuk setoran awal. nanti ganti biaya materainya 6000

      Hapus
  3. prepare for the future. good luck lombanya, mak :)

    BalasHapus
  4. daftar kolektif bisa nggak?sekantor ndaftar bareng-bareng

    BalasHapus
    Balasan
    1. kolektif satu kantor bisa kok pak daftarnya. coba hubungi CS Bank BNI 46 saja untuk info lebih jelasnya

      Hapus
  5. betul..ivestasi memang tidak terbatas pada materi saja, yang peling penting investasi untuk akhirat. bisa sukses dunia akhirat itu lebih baik. omong-omong BNI simponi menarik juga ya untuk bekal pensiun:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk ikut buka rekening BNI Simponi juga :)

      Hapus
  6. kalau setoran per bulan ambil yang 50 ribu juga sudah lumayan ya hasilnya..tapi itu masih bisa naik turun ya? tadi sudah coba simulasinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak perhitungan simulasi itu bukan harga pasti. masih bisa naik turun, nanti juga ada potongan pajaknya. tapi lumayanlah buat tabungan pensiun. yang jelas nggak usah diambil-ambil sampai pensiun jadi bisa terkumpul cukup untuk bekal pensiun nanti:)

      Hapus
  7. Nggak ribet ya mak BNI Simponi ini. Terjangkau juga:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mak..recomended banget buat persiapan pensiun;)

      Hapus
  8. Iya jadi pns itu jangan ngandelin dana pensiu aja, itu kaya senior ku mau pensiun malah bingung krn gak perhitungan. Mending kita inves dari awal biar dana yg kita punya berkembang

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mak bener banget, makanya aku buka BNI Simponi buat inves..nggak perlu modal besar , caranya juga gampang, returnnya juga insyaAllah optimal.

      Hapus
  9. indahnya planning masa pensiunmu mbak. kudoakan semoga jadi kenyataan ya:)

    BalasHapus
  10. wuih..menarik nih BNI simponi..gooduck ya buat kontesnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang menarik banget. ayo ikut buka tabungan BNI Simponi juga:)

      Hapus
  11. Wuhuuuuu, ini resume dan artikelnya top markotop. Good luck mak!

    BalasHapus
  12. Mantap mbak... Semoga menang. Amin

    BalasHapus
  13. Yang paling ditakutkan sih pensiun cacat dan gak bisa ngapa - ngapain. Makanya butuh mempersiapkan dana untuk masa tua.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas..cacat atau sakit di masa tua kita nggak tahu..yg diharapkan setiap orang tentunya sehat terus. Tp mau sehat atau sakit ttp harus punya tabungan di hari tua;)

      Hapus
  14. Mbaaaaak,,, mau ga terima the liebster award dariku.

    http://mask-id.blogspot.com/2014/05/liebster-award-dariku-untukmu.html

    BalasHapus
  15. Boleh mas adi. Sy mau terima..barusan baca sepertinya menarik:)

    BalasHapus
  16. selfienya oke banget mak, hehehe...benar sekali mak, dana pensiun memang hrs diprioritaskan ya.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe..trims ya mak...selain buat nabung sekolah anak, nabung dana pensiun juga perlu dimulai sejak anak masih kecil. mumpung blum berat buat bayar kuliah:)

      Hapus
  17. memang penting sekali mempersiapkan dana pensiun sejak usia muda. tulisan yang bagus mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mba jazim..yuk ikut buka tabungan simponi juga;)

      Hapus
  18. pensiun tanpa persiapan itu hasilnya nanti jadi susah sendiri. karena badan sudah nggak kuat kerja, tabungan nggak ada, akhirnya tergantung sama anak..ya kalau anaknya sukses. kalau enggak malah jadi beban..makanya memang penting nabung untuk persiapan pensiun ya mak:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak..paling enak kalau kita bs hidup mandiri.tdk tergantung org lain^^

      Hapus
  19. Betul juga ya mbak..gaji pensiunan PNS itu memang jauh dari cukup. walauapun PNS tetep harus punya cadangan pensiun lainnya.. jangan hanya nggantungkan pensiunan saja

    BalasHapus
  20. huaaaa...saingan berat banget.
    Saya nyerah deh mbak...
    Sukses ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aduh..jangan nyerah dong mbak..tetep semangat^^..trims ya sdh berkunjung

      Hapus
  21. Ulasanmu keren Mama Tayo...sukses yaaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih mak lies..sukses juga ya mak:)

      Hapus
  22. mbae saya juga ikut kompetisi nulis blog dari BNI simponi, ko smp skrg kg ada pengumuman yah?

    BalasHapus

Terimakasih Teman-Teman Semua Atas Komentarnya :)