6 to 9 PM : Momen Paling Membahagiakan Bagi ku

by - January 16, 2013

Waktu merupakan hal yang sangat berharga bagiku. Pekerjaan kantor telah menyita waktuku sejak jam 8 pagi hingga jam 4 sore setiap harinya, sehingga terpaksa aku harus rela menitipkan anakku di day care selama aku pergi bekerja. Sebenarnya sangat berat bagiku untuk menitipkan anakku yg baru berumur 3 tahun di day care, namun tuntutan kebutuhan ekonomi memaksaku untuk memilih tetap bekerja demi membantu suamiku dan aku tidak bisa menjadi full time mom bagi anak lelaki ku satu-satunya. Aktivitas kerja dikantor yang menuntutku untuk selalu tampil prima dan sempurna kadang sering membuatku stres. Undangan rapat disana-sini, belum lagi urusan internal kantor yang harus ku selesaikan sering membuatku merasa lelah dan terkadang ingin berhenti saja. Ada saat-saat tertentu aku merasa tugas ganda sebagai ibu rumah tangga dan ibu bekerja yang harus aku tanggung ini terasa berat. Namun semua itu menjadi terasa ringan setiap kali aku pulang dan bertemu dengan anakku.


Saat menjemputnya di day care, aku selalu menemukan dia sedang duduk menunggu kedatanganku di depan kelasnya sambil ditemani oleh guru pengasuhnya. Wajahnya yang polos tanpa dosa akan langsung tersenyum ceria begitu menyambut kedatanganku. Dia langsung berlari menuju ke arahku dan memelukku sambil memanggil "mamaaaa..." menandakan betapa dia begitu merindukanku selama seharian aku menitipkannya di daycare. Sungguh setiap kali aku menjemputnya akupun juga merasakan kerinduan yang sangat dalam padanya. Memeluk tubuh mungilnya yang hangat dan mencium aroma wangi minyak telon dan bedak bayi yang menempel di badannya merupakan aroma terapi paling hebat yang mampu menghilangkan rasa lelahku setelah bekerja seharian. Perjalanan pulang ke rumah bersamanya akan menjadi ramai oleh celoteh lucunya menceritakan apa saja yang dia kerjakan seharian di day care bersama dengan teman-temannya, dan itu semua telah menjadi suatu penghiburan rutin tersendiri bagiku.

Setelah sampai dirumah kami berdua akan bermalas-malasan di depan TV sambil menunggu suamiku pulang kerja dan biasanya jam 6 sore barulah kami bertiga bisa berkumpul bersama. Ya..kami bertiga hanya punya waktu berkumpul selama 3 jam saja dalam sehari, sehingga kami sangat menjaga kualitas waktu tersebut. Dari jam 6 sore hingga jam 9 malam, suasana rumah kami menjadi terasa begitu hangat berkat kehadiran buah hati kami. Sambil beristirahat aku dan suamiku masih bisa bermain bersama anak. Bermain apa saja yang dia mau, mulai dari main mobil-mobilan, kereta-keretaan, robot-robotan, kuda-kudaan, menggambar atau mewarnai bersama. Tawa cerianya, celoteh berisiknya dan polah tingkanya yang lucu dan aktif selama bermain bersama kami telah mampu menghilangkan kelelahan kami karena bekerja seharian. Semua masalah yang kami alami terasa hilang begitu saja. Dia seperti malaikat kecil yang mampu menghapuskan duka lara apapun yang sedang mendera. Inilah moment paling bahagia yang selalu kami nantikan setiap harinya.

Menjelang jam 9 malam biasanya anakku sudah mulai mengantuk, dan bersama-sama kami akan menemaninya tidur sambil membacakan cerita, mengaji bersama atau menyanyikan lagu nina bobo kesukaannya. Setelah tertidur lelap aku tak pernah lupa berdoa agar Tuhan selalu menjaganya selama dia tidur dan menjauhkan segala mimpi buruk yang dapat mengganggu tidur nyenyaknya hingga esok hari dia kembali terbangun dengan ceria.

Terkadang ada rasa bersalah dalam hatiku karena aku belum bisa menjadi full time mom baginya. Namun aku juga sadar bahwa pekerjaan yang harus aku jalani saat ini juga demi masa depannya yang lebih baik. Dan dialah semangat terbesarku yang membuatku mampu menjalani peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan ibu bekerja hingga saat ini. Segala kelelahanku menjadi terbayar manakala aku melihat anakku terus bertumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas dan soleh. I love You my Son..Now..and Forever

You May Also Like

0 comments

Terimakasih Teman-Teman Semua Atas Komentarnya :)